1001 KEMUNGKINAN

Dunia adalah arena dialetika dan dinamika dengan ragam peristiwa yang berbarengan, bersusulan bahkan berbenturan. Ia taman yang rindang sekaligus belantara yang kejam. Di dalamnya ada yang berjingkrak merasa sukses. Ada pula yang terkapar gagal. Ada yang menanti kematian karena tak mampu berobat. Ada pula yang cemas karena memikirkan warna yang pas untuk rambut dan kukunya. Setiap orang punya hidupnya sendiri-sendiri. Anda hanya salah satu dari mereka.

Dalam dunia supra modern ini, sistem komunikasi telah mengalami revolusi. Kesalahpahaman kerap terjadi akibat penanda-penanda yang menjadi bagian dari sistem itu dan benturan kepentingan antar individu.

Bila message yang anda kirim berbentuk kotak jam, mungkin nomernya sudah tidak digunakan, atau nomer yang anda masukkan salah atau kurang, atau nomer itu tidak terkoneksi ke fitur aplikasi media sosial yang anda gunakan.

Bila message yang anda kirim tercetak dengan satu centang? Mungkin paket internet penerima habis, atau penerima berada di area kosong jaringan, atau ponselnya off (karena habis bateray, sedang istirahat, sedang mandi dan 1001 situasi mungkin lainnya).

Bila message yang anda kirim tercetak dengan dua centang dan tak membiru, mungkin dia belum membacanya karena sedang melakukan aktivitas offline yang mengharuskan penerima meninggalkan ponselnya, seperti mengajar, memasak, berkendara dan 101 aktivitas mungkin lainnya.

Bila message yang anda kirim tercetak dengan dua centak dan sudah membiru namun belum dibalas, mungkin penerima sedang membalas message-message lain yang lebih dulu terkirim atau lebih penting atau penerima menunggu waktu luang untuk menulis balasan atas message yang dianggapnya serius atau perlu kehati-hatian, atau penerima sedang memeras otak mencari konsep untuk membalas, atau dia merasa message yang terkirim hanya pemberitahuan atau info umum yang tak memerlukan balasan khusus, atau dia hanya bisa membuka dan tak membacanya karena pikirannya masgul dengan persoalan yang sedang dihadapinya, atau penerim tak menemukan nama pengirim di ponselnya, atau isi messagen yang diterimanya tak relevan dengan dirinya, atau 1001 situasi mungkin lainnya.

Jadikan dadamu selebar Senayan agar bisa berempati dan berbagi dengan sesama

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed