Ahmadinejad: Obama Harus Minta Maaf kepada Iran atas Kejahatan AS

Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad menuntut Presiden Amerika Serikat Barack Obama meminta maaf atas ’kejahatan-kejahatan’ yang dilakukan AS terhadap Iran selama lebih dari 60 tahun yang lalu.

“Anda bersikap memusuhi rakyat Iran selama 60 tahun,” kata Ahmadinejad dalam pidatonya di wilayah barat Kermanshah, yang disiarkan oleh televisi negara, Rabu (28/1).

Pada bagian lain ceramahnya di provinsi Kermanshah Ahmadinejad mengatakan, teriakan rakyat Iran telah mematahkan punggung Rezim Zionis Israel dan menutup jalan arogansi mereka.

Sebagaimana dilaporkan IRIB, Ahmadinejad hari ini (Rabu, 28/01) di tengah warga provinsi Kermanshah mengatakan, rakyat Iran merupakan bangsa yang menginginkan keadilan dan bangsa yang berani. Ditegaskannya, bangsa ini siap membela rakyat Palestina di Gaza jika tidak terdapat halangan geografis dan politis.

“Siapa pun yang ingin mengubah hal itu harus meminta maaf kepada rakyat Iran dan berusaha untuk memperbaiki tindakan-tindakan buruk mereka di masa lalu, dan kejahatan-kejahatan yang mereka lakukan terhadap Iran,” katanya seperti dilansir AFP.

Ahmadinejad menyambut baik perubahan kebijakan yang didengung-dengungkan Obama. Namun, ia menegaskan, perubahan sikap itu harus bersifat mendasar. Jika tidak, Iran akan tetap pada kebijakan seperti ditunjukkan pada pemerintahan George W Bush.

“Jika seseorang ingin berbicara dengan kami dalam bahasa yang digunakan (George W) Bush… meskipun dia menggunakan kata-kata baru, respons kami akan sama seperti yang kami tunjukkan kepada Bush selama bertahun-tahun sebelumnya,” tambah Ahmadinejad.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 comments

News Feed