Akhirnya, Novel Itu Selesai

Berkat bantuan seorang teman yang sangat pinter dan baik, novel fiktif pertama saya (yang hingga kini belum diberi judul) mendekati garis finish dan siap diterbitkan.

Yang diangkat dalam novel ini adalah sebuah tema “aneh”. Namun, karena ia menjadi “kejutan” yang akan diledakkan di tengah rimba  cerita, penulis tidak bisa mengungkapkannya di sini.

Tema yang diangkat dalam novel ini mungkin bisa mengundang kontroversi, tapi bila tidak mulai sekarang dibicarakan terbuka, maka tidak tertutup kemungkinan di masa depan yang tidak jauh, sebuah bencana soal dan moral akan menggerus sendi-sendiri sosial yang ditegakkan di atas budaya, tradisi dan agama, bahkan bisa menerkam orang-orang yang kita cintai, anak, suadara, suami atau istri.

“Orang-orang itu” adalah realitas sosial yang tidak bisa diabaikan dan dianggap sebagai sebuah “pengecualian”. Kemampuan tinggi untuk bertahan hidup telah melejitkan kreativitas sehingga mereka pun menjadi ikon modernitas dan gaya hidup kosmopolis. Dunia showbiz adalah lahan mengais uang bagi mereka. Mereka selalu hadir dalam acara-acara gosip, talkshow, lawak dan bahkan dialog agama.

Menentang, mengumpat dan mencibir tidak menyelesaikan masalah, malah menimbulkan keteguhan dan romantisme kesendirian atau keterasingan yang membatu. Ia tidak hanya di café-café di kota-kota besar, tapi telah menyebar ke kota-kota santri hingga dusun-dusun di semua pelosok Tanah Air. Mereka ada di mana-mana, bahkan mungkin dalam rumah kita.

Kekhawatiran akan menyebarnya gaya hidup bebas tanpa batas, sebagai akibat dari globalisasi budaya yang menejang semua batas privat ini, dan keinginan untuk memberikan perspektif lain sebagai tawaran solusi, menjadi alasan penulisan novel ini.

Penasaran?

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 comments

  1. wahhh……….saya tunggu tu novelnya mas,… moga aja buat saya gratiss…………. heeeee……..
    http://www.ilmu-marketing.co.cc/

    ni khan komentar pertama di posting ini. heeee….
    http://www.cangkrukdisini.co.cc/

    ojo lali kunjungan baliknya, aku tungggu.
    good bye…. cieee..ciee…kayak apa aja..

    ooyaaa…..gimana mas caranya bisa terbitkan buku novel kayak gitu ya…
    saya ada ide, tapi cara kerja sama dengan penerbit gak tahu, kasih tau dong….???????????
    pliiiiiissssssss…………
    balas ya……di blogku.

  2. iya ust jadi penasaran. Kapan naik cetak?
    Semoga bisa meriuhkan wacana sastra di Indonesia.
    btw, selamat untuk karya barnya….

  3. Selamat, Ustadz!

    Kalau dugaan saya benar2 benar,mudah2an ini merupakan perwujudan ‘janji’ yang telah ditepati.

    Sekian tahun yang lalu, ketika ustadz sedang berada di tengah2 kami, sempat bercerita tentang hal-ihwal “orang2 itu.”

    Sebuah kisah jenaka yang bikin kami semua tertawa. Namun bukan kisah biasa, karena di dalamnya ada muatan pesan moral soal manusia dan kehidupan. Membuat kami terpekur setelah ketawa, dan pada akhirnya lagi2 tercerahkan dalam memandang kehidupan, betapapun kadang teramat “aneh” nya warna kehidupan itu.

    Saat itu ustadz sempat berujar, suatu saat akan menuliskan “tema aneh” yang telah kami dengar. Sepuluh tahun lebih kami menunggu. Hingga kami tak tahu pasti, apa mungkin ustadz sudah lupa pada ‘janji’ yang sangat mungkin terlontar tak sengaja itu?

    Tapi kalau “kejutan” yang akan diledakkan di tengah rimba cerita itu akan terbit segera, akan kami tunggu dengan debar gembira.
    Mari kita tunggu bersama kehadirannya!.

    Percayalah, kita akan dapat lebih “banyak hal” dengan membaca tuntas novel itu, tentu saja setelah kita MEMBELINYA, bukan setelah kita MEMINJAMNYA dari orang lain yang membeli novel itu…

News Feed