Akhirnya, Serbia Minta Maaf untuk Pembantaian 1995

Parlemen Serbia melakukan pemungutan suara hari ini untuk menerbitkan permintaan maaf atas pembantaian ribuan muslim Bosnia di Srebrenica. Namun, debat yang terjadi antar anggota parlemen tersebut juga makin menegaskan bahwa masih terdapat polarisasi pendapat mengenai sejarah perang Serbia di masa lalu.

Seperti dikutip dari laman surat kabar The New York Times, 31 Maret 2010, resolusi tersebut bertujuan untuk mengungkapkan simpati pada para korban dan meminta maaf karena tidak berusaha cukup keras untuk mencegah terjadinya pembantaian tersebut.

Koalisi berkuasa dari Partai Demokrat yang pro-Barat dengan Partai Sosialis berharap memenangkan dukungan Uni Eropa dan para investor negara Barat dengan adanya resolusi tersebut. Resolusi itu diadopsi setelah debat yang berlangsung hampir 12 jam dan ditayangkan langsung oleh stasiun televisi.

”Kami mengambil langkah beradab dari rakyat yang bertanggung jawab secara politik, berdasarkan pengakuan politis, bagi para korban perang yang terjadi di Srebrenica,” kata Branko Ruzic dari Partai Sosialis.

Pasukan Serbia Bosnia membunuh sekitar 8 ribu pria dan anak laki-laki muslim Bosnia setelah mengambil alih Srebrenica, yang berada di bawah perlindungan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pembantaian itu merupakan kekejaman paling brutal di Eropa sejak Perang Dunia II.(vivanews)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 comments

  1. sejarah hitam Serbia tidak akan hilang begitu saja dengan permintaan maaf. dan itupun akan dipertanggungjawabkan sampai di akhirat.

News Feed