AMBISI KEKUASAAN

Ambisi kekuasaan adalah abnormalitas yang paling umum sehingga pengidapnya terlihat seperti orang waras.
Ambisi kekuasaan timbul dari rasa rendah diri. Karena cemas dan takut didominasi orang lain, ia berusaha melenyapkannya dengan mencari dominasi.
Ambisi kuasa timbul dari kehendak survive. Namun saat ruangnya kian sempit dan arena kompetisi makin padat, ia berubah jadi kehendak dominasi.
Dominasi yang sulit dicapai karena ragam faktor mendorongnya mengabaikan hak survive orang lain dan melanggar aturan kompetisi dengan melakukan agresi.
Saat dominasi telah diraih dengan agresi, kecemasannya kian menebal. Karena itu ia merasa perlu memperluas area dominasi demi mempertahankannya.
Kehendak kuasa tak selalu berhubungan dengan struktur dan negara. Ia bisa muncul berupa agresi terhadap keyakinan, kebahagiaan dan kesuksesan orang lain.
Agresi sebagai produk ambisi kuasa bisa muncul secara eksplisit berupa represi, intimidasi, pembunuhan karakter, kampanye hitam, hate speech dan sebagainya. Baca Juga: PARADOKS EKSTREMISME
Agresi juga muncul scara implisit dalam canda yang mempermalukan, sindiran yang menyakitkan, pujian yang berlebihan, kritik, yang melemahkan, jasa yang membelenggu dan sebagainya.
Anehnya, sepanjang sejarah selalu ada (banyak) orang yang membiarkan diri jadi mangsa agresi kekuasaan, baik struktural maupun kultural.
Penyesatan oleh orang-orang yang menobatkan diri sebagai ulama terhadap warga negara yang memilih cara pandang (mahzab) adalah contoh kehendak dominasi kultural.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed