AMPUHNYA DOKTRIN KHILAFAH DI KAMPUS

Banyak pihak yang heran dan bertanya-tanya mengapa doktrin khiilafah, intoleransi dan radikalisme mudah dan cepat mempengaruhi kalangan ilmuwan?

Justru doktrin irrasional ini lebih ampuh diinfuskan atas orang yang tak punya dasar logika agama dan wawasan pemahaman tradisional. Karena itu, sangat kecil kemungkinan seorang yang berpikir bebas seperti rasionalis dan liberalis juga orang yang terdidik dalam lingkungan tradisional agama terpengaruh.

Dari sisi konten, calon peserta dipahamkan bahwa doktrin khilafah merupakan kelanjutan dari khilafah yang telah diterapkan sepanjang sejarah umat Islam dan berujung pada khulafa’ Rasyidin yang didoktrinkan sebagai kepemimpinan yang direstui Nabi dan disepakati oleh para ulama setelahnya serta menjadi prinsip akidah.

Selanjutnya calon pengikut dijejali dengan doktrin anti logika demi menutup celah kritik dan menciptakan calon pengikut sebagai keranjang dan robot.

Karena kuliah sejak semula hanya diajarkan logika empiris dengan objek fisikal, dengan mudah menerima doktrin bahwa agama sebagai sesuatu yang metafisikal berada di luar domain logika.

Setelah doktrin kontra logika terserap secara sempurna, dokrin khilafah sesuai prinsip yang telah dirancang ditanamkan secara intensif.

Setelah melewati beberapa jenjang pembinaan, calon pun menjadi instruktur dan trainer yang melakukan perekrutan dengan metode yang sama terhadap calon yang punya mindset “saintifik’ seperti dirinya.

Rasanya, bila saya dan anda berada dalam lingkungan seperti di atas, sangat mungkin dapat sekejap menjadi khilafahis militan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed