An American Carol, Film Pleseten Michael Moore

Inilah film yang mengerjai sutradara top, Michael Moore melalui satir dan kritik terhadap klaim kemerdekaan dan paradoks imperialisme Amerika. Sebuah kritik melalui perspektif Hollywood, yang ujung-ujungnya cuma cari duit.

Film ini berkisah tentang seorang aktivis sayap kiri yg karismatik dan pembuat film, michael malone (memparodikan michael moore) yang menyuarakan untuk mengakhiri perayaan fourth of july (hari kemerdekaan us) karena menurutnya Amerika Serikat sejak dulu hingga sekarang selalu offensive (melakukan penyerangan atau menjajah). Karena itu, selayaknya tidak merayakan hari kemerdekaan.

Akibar ulahnya, Michael Malone (plesetan Michael Moore, diperankan oleh aktir yang mirip sutradara beken itu oleh Kevin P. Farley), akhirnya didatangi oleh tiga hantu mantan presiden AS, yaitu George washington, (diperankan oleh Join Voight, ayah Angelina Jolie), George S. Patton (diperankan oleh Kelsey Grammer) dan George F. Kennedy (diperankan oleh Chriss Anglin) yang berusaha membuatnya berpikir kembali mengenai Amerika.

Film komedi-politik ini diangkat dari oleh novella (novel mini) berjudul a Chrismast Carol. Yang beda, setting cerita yang semula tentang Chrismast diubah Independence Day (Hari kemerdekaaan).

A Chrismast carol berkisah tentang seorang individualis yang tidak memikirkan apapun, baik itu pertemanan bahkan natal sekalipun. Suatu hari ia didatangi oleh tiga hantu yang membuatnya “bisa bertobat dalam semalam”

Saat diminta komentarnya oleh dalam talk show sebuah televisi ternama, Micahel Moore sempat nyeletuk, “mudah-mudahan lucu.”

Kecuali Lislie Nielsen,  film ini  diramaikan oleh sejumlah aktor “tidak lucu”, seperti James Woods, Robert Davi, Dennis Hopper, dan aktor Pakistan, Serdar Kalsim.

Kabarnya, wayang digital ini akan diluncurkan pada 8 Oktober mendatang.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed