Arab Saudi Bangun Masjid di Kampus-kampus Indonesia

Kementerian wakaf dan urusan agama Islam Saudi Arabia menyebutkan akan membangun empat mesjid di empat kampus besar di Indonesia

Iqna merilis dari surat kabar Al Madinah yang terbit di Arab Saudi, bahwa Syaikh Saleh bin Abdul Aziz Al Syaikh, menteri Wakaf dan urusan Islam menyebutkan akan membangun empat mesjid di Universitas Islam Alaudin, Universitas Hasanudin Makassar, Universitas Indonesia Jakarta dan Universitas Sumatera Utara.

Pembangunan yang berjumlah 1 juta dolar ini akan dikhususkan 650 ribu darinya untuk Mesjid Arif Rahman Hakim yang akan dibangun di UI Jakarta dan sudah mulai dikerjakan.

Sedangkan untuk UIN Alaudin Makassar sudah rampung 50 % dan akan menelan biaya 90 ribu dolar Amerika.

Beliau juga menyebutkan, bahwa telah mengucurkan dana untuk membangun dua pusat kebudayaan dan perpustakaan di dua kota di Jawa, salah satunya di UIN Malang.

Untuk proyek kedua ini dikucurkan dana 100 ribu dolar yang berbentuk buku-buku berbahasa Arab dan Inggris, tambahnya. (iqna).

 

Mudah-mudahan inisiatif mulia ini tidak melahirkan efek buruk bagi persatuan umat.

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 comments

  1. Masih adakah sisa harapan untuk bangsa Indonesia agar tidak trauma atas yang sudah-sudah dilakukan pemerintah Arab Saudi, bahwa pembangunan Masjid itu tidak untuk melestarikan Teologi Horor!

  2. Apapun alasannya, daripada membangun masjid yang kebanyakan sepi pengunjung lebih baik berikan saja ke anak anak jalanan, anak anak miskin yang putus sekolah, anak anak miskin korban lapindo, orang orang melarat yang kehilangan rumah karena dievakuasi dan digusur pemerintah, orang orang melarat, orang orang melarat dan orang orang melarat yang terus menerus dihujani bencana demi bencana. Harap usul diterima.

  3. Bravo Saudi….Begitu dong…Lanjutkan MISI anda….Cuekin aja kalau ada yang bilang mau menyebarkan mazhab yang penuh kekerasan….Salah sendiri Mazhab Cinta kagak turun tangan…..Kasihan Bangsa ini karena kalo ada pelaksanaan pembangunan mesjid pasti TURUN KE JALAN ( bukan demonstrasi) tapi mengais seperak dua perak dengan segala bentuk alat..dari alat cuci (ember dsb)hingga alat memancing(Jala untuk Jaring Ikan)…

  4. Semoga harga diri dan identitas kampus sebagai lembaga ilmu tidak tergadaikan dengan bantuan ini, megahnya mesjid yang didirikan menghasilkan ahli fikir yg banyak dzikir, amien.

  5. masjid, pembangunan masjid, berlombah dalam kemewahan tempat ibadah dengan meminta-minta dijalan tidak sedikit menyebut sebagai perampok jalanan, karena keberadaanya yang menggangu jalur normal lalulintas, apakah harus memaksakan membangun masjid dengan segala macam cara….masjid ada dalam hati, bangunlah masjid masjid dengan upaya mencerdaskan kader bangsa, jangan sampai seperti apa yang pernah terjadi di inggris, masjid akan dibeli dan digantikan oleh greja, karena banyaknya basjid yang tidak efektif, mati, saling merebut pengaruh ditengah masyarakat….dirikan masjid seindah mungkin dengen ketersediaan anggaran, jangan paksakan pendirian masjid dan lain sebagainya kalao harga diri martabat sebagai bangsa ummat islam tergadaikan……!!

  6. Alhamdullilah, mudah-mudahan masjid tersebut menjadi ladang ibadah dan ilmu bagi yang memfaatkan dan yang kita semua menjadi lebih dekat lagi dengan ALLAH SWT

  7. Alhamdulillah mudah-mudahan dapat meningkatkan keimanan para mahasiswa.
    Kami mau tanya bagaimana kalau seandainya bantuan bangunan masjid diberikan ke kampung atau daerah yg belum punya masjid, dan caranya bagaimana untuk memperoleh sumbangan tsb. Karena di kampung kami sudah ada tanah untuk bangun musolla tetapi belum bisa bangun musolla?
    mohon informasi.

  8. Mungkin ada yang berminat beramal jariyah untuk pembangunan masjid NURUL FADHOIL SOROGAN Desa Tamba’an Kec. Camplong Kab. Sampang Madura
    bisa transfer di No. Rek. Bank Jatim : 0242531469 a/n Masjid Nurul Fadhoil
    Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi K.H. NASIR MOH BAHRI Tlp.08175122277
    Berapapun yang anda berikan akan sangat membantu bagi pembangunan masjid ini.
    “Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)
    atas doa restu dan partisipasinya kami ucapkan terima kasih

News Feed