AS Suplayer Al-Qaeda

Wayne Madsen Report (WMR)

WMR telah mempelajari dari sumber intelijen yang bertugas pada 2007 di Pangkalan Udara Tallil di Irak, yang juga dikenal sebagai Camp Adder oleh AD AS dan Pangkalan Udara Ali oleh AU AS, bahwa elemen-elemen intelijen AS mengimpor ‘pasukan bayaran’ Afghan ke Irak dalam rangka menyerang warga sipil Irak dan personil militer, serta pasukan koalisi, bahkan termasuk personil militer AS. Orang-orang Afghan ini direkrut dari elemen-elemen Taliban dan dibayar dalam melakukan “tugas” tersebut di Irak.

WMR telah mengetahui bahwa sekitar tahun 2007, polisi Irak menghentikan sebuah truk yang menggandeng trailer setinggi 40 kaki di atas jembatan Kerrada di Baghdad. Ketika polisi Irak memeriksa trailer tersebut, mereka dikejutkan dengan keberadaan sekitar 30 hingga 40 orang-orang Taliban dari Afghan. Mereka mengatakan bahwa mereka dibawa ke Irak oleh Amerika Serikat dan bertugas menimbulkan kekacauan di Irak, kebanyakan dari kekacauan itu dinisbatkan oleh komandan militer AS sebagai pekerjaan “Tanzim Qaidat Al-Jihad fi Bilad al-Rafidayn (Organisasi jihad di Negeri Dua Sungai) atau lebih dikenal dengan “Al Qaeda di Mesopotamia.”

Polisi Irak diperintahkan oleh para komandan militer AS pada saat itu juga untuk mengizinkan para perusuh Afghan ini meninggalkan jembatan Kerrada tanpa gangguan lebih lanjut. (Wayne Madsen,(jurnalis investigatif; mantan pejabat intelijen U.S. Navy; mantan analis intelijen NSA, Posted by Jemala Gembala)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 comments

  1. AS suplier Al Qaeda…nah malingsya itu distributor Al Qaeda di asia …mantap kan? Di Malingsya teroris handal ready stok tinggal pilih warna dan jenis jenggotnya

  2. Lagi-lagi sebuah teori konspirasi…..
    andai teori diatas benar… Amerika Serikat hebat sekali yach…
    Dia yang memfasilitasi berdirinya Al-qaida, dia yg meledakkan WTC, dia membasmi Al-qaida di Afgan, setelah dibasmi lalu direkrut lagi untuk mengacaukan rekonstruksi Irak….. masuk akalkah?

    uhh…sangat menyebalkan…

  3. secara historis negara adidayalah yang menyetir kemana arah poltik dunia. ketika islam berjaya dng Sistem Khilafah dan Syariahnya Maka Islamlah yang mangatur peradaban dunia selama 3 abad lebih. Klo hari ini AS sbg negara adidaya maka itu wajar. Skrng tinggal pilh, membiarkan peradaban ini di pimpin oleh AS atau kembali ke Peradaban Yang Benar2 Memanusikan Manusia

News Feed