loading...

Muhsin Labib

Antara Jihad dan Jahat

Amrozi, Mukhlas dan Imam Samudera telah dieksekusi mati beberapa waktu lalu. Pro dan kontra mengiringi peluru yang menembus dada para aktor “Bom Bali” itu. Sebagian menganggapnya sebagai pencoreng citra Islam dan sebagian menyebutnya sebagai pahlawan Islam. Di antara dua kelompok ini, tidak sedikit yang kebingungan mengambil sikap karena karena kerumitan seputar makna jihad dan mujahid. Terlalu banyak kata jihad yang diobral …

Read More »

‘Megahnya’ Kezaliman

Saking banyaknya telepon genggam yang berjajar di meja ruang tamu, sepintas ruangan itu mirip dengan counter selular. Karena banyak orang bertampang angker yang duduk-duduk atau hilir mudik—entah karena memang sibuk atau sekedar memberi kesan ‘seram’—rumah megah di kawasan elite itu tak ubahnya posko suatu partai atau ormas spesialis ‘hit and run’. Pemiliknya, yang disebut ‘Yang Mulia’, tak henti maggut-manggut atau …

Read More »

Human Error

Beberapa hari lalu saya bertemu dengan seseorang di perpustakaan kantor yang kemudian berlanjut dengan obrolan tentang skenario film yang sedang digarapnya. Karena dunia ini adalah hal baru, maka saya kasih pendapat dan saran. Saya juga jadi tergerak membuat novel Tapi lambat laun arah perbincangan, yang seharusnya mengasyikkan tentang perfilman, menjadi aneh. Tiba-tiba dia melontarkan kata aneh yang menurut saya tidak berhubungan …

Read More »

“MANUSIA TAPI”

Percaya pada agama Tuhan, tapi menawar firman-Nya Mengharap keadilan, tapi menyepelekan janji-Nya Menentang kezaliman, tapi mendekap absurditas Meyakini Muhammad, tapi menelikung wekasnya Menanti fajar, tapi menolak surya berlagak rasional, tapi meliburkan logika mengaku kritis, tapi menolak aksioma siap berjuang, tapi tinggalkan arena Boros teks, tapi pelit makna Merasa optimis, tapi gamang Berlagak militan, tapi gagap konsep Mengaku relijius, tapi benci toleransi Ejakulasi dalam nalar, tapi gagap dalam wacana Narsis tanpa …

Read More »

Derma Sesaat

Suatu hari tampak seorang wanita tua sedang tertatih berjalan sambil membawa timba air. Seorang pria tak dikenal tiba-tiba berpapasan dengannya, dan segera meminta timba yang tampak memberatkan wanita itu. Pria itu membawa timba tersebut ke arah rumah yang dituju wanita tua itu. Di rumah tampak beberapa anak kecil menanti yang ternyata adalah anak-anak wanita itu. Sesampainya dirumah, pria itu berkata: …

Read More »

Syiah Bukan Islam, Islam Bukan Syiah

Berikut ini merupakan modus-modus yang dituduhkan “Syiah Bukan Islam, Islam Bukan Syiah” oleh sekelompok orang pandir yang berlagak sebagai tuhan-tuhan swasta dengan klaim sebagai “Penentu Surga-Neraka” Ini adalah tahapan modus kezaliman yang dilakukan oleh kelompok intoleran terhadap Madzhab Syiah dan pengikutnya. Modus Pertama: Pemutarbalikan Fakta Meski selalu menjadi sasaran tindak kekerasan, pengusiran, bahkan sampai pembunuhan, Syiah selalu ditampilkan sebagai pelakunya oleh …

Read More »