Author: redaksi

Krisis multidimensi sedang melahap Lebanon. Biang keladinya apalagi kalau bukan korupsi gila-gilaan plus teror ekonomi rezim arogan AS. Pemerintah sukses melanjutkan kegagalan. Bukannya ksatria minta maaf, Perdana Menteri Najib Mikati malah sibuk berkhayal dan alihkan perhatian publik. Amerika dan jongos-jongos monarki Arabnya yang ikut menenggelamkan Lebanon dalam krisis, malah dipercaya janji kosongnya. Lebih lagi, Mikati getol mencibir inisiasi Hezbollah mendatangkan minyak dari Iran. “Pelanggaran kedaulatan Lebanon membuat saya sedih,” katanya kepada CNN dalam sebuah wawancara, menurut kantornya dalam secarik postingan Twitter. Padahal, sebagaimana ditegaskan Sekjen Hezbollah, Sayyid Hasan Nasrallah, minyak impor dari Iran itu akan didistribusikan ke seluruh rakyat yang…

Read More

Sebagian orang keburu sinis bila tema kompetensi dan otoritas diketengahkan karena keburu menuduhnya sebagai pembatasan hak dan pengekangan kreativitas atau menuduhnya sebagai dominasi. Padahal kompetensi dan otoritas dalam bidang-bidang pengetahuan bisa diperoleh oleh siapa saja yang mau bekerja keras untuk memperolehnya. Kompetensi dan otoritas (legitimasi) dalam bidang agama yang meniscayakan kepatuhan tak didasarkan pada penerimaan umat. Kewenangan seorang nabi terbentuk dan diperoleh karena penunjukan Tuhan meski publik tak mengakui bahkan menolaknya. Tanpa dasar pemahaman rasional sebagai hasil dari usaha inteleksi sendiri tentang kewenangan (Ketuhanan), pengamalan agama menjadi sia-sia. Umumnya, perintah dan anjuran serta nasihat juga teguran yang kerap diulang-ulang para…

Read More

Suatu komunitas merupakan kumpulan individu yang terintegrasi berdasarkan prinsip umum yang menjadi perekatnya. Kuat atau lemahnya soliditas suatu komunitas merefleksikan validitas dan pengaruh aktual dari prinsip yang dianut. Ia sekaligus, memperlihatkan kualitas militansi dan tingkat komitmen segenap individu penganutnya serta kesiapan menerima segala risikonya. Sebagai keyakinan berbentuk worldview yang mengkombinasikan kepatuhan dengan resistensi secara apik, mazhab keislaman Syiah seolah memiliki takdirnya sendiri; dijadikan target persekongkolan sekaligus objek kebencian yang sistematis dan konstan oleh banyak anasir yang terancam oleh keberadaan hingga pemkirannya. Diasingkan, disingkirkan, difitnah, dipersekusi, diburu, bahkan digenosida tanpa ampun, merupakan rangkaian risiko dan konsekuensi historis yang substansial dari memilih…

Read More

Realitas ataukah pengetahuan yang lebih mendasar? Pertanyaan ini boleh jadi tidak lazim. Tapi, bagi siapa saja yang menolak berpikir dogmatis, pertanyaan itu justru teramat lumrah, bahkan wajib mengemuka. Bila pengetahuan yang mendasari realitas, maka itu bermakna, pengetahuan mencipta realitas. Implikasinya, realitas sebagai ciptaan pengetahuan bukanlah realitas itu sendiri. Di sisi lain, jika pengetahuan itu mendasari realitas, maka pengetahuan tersebut bukanlah realitas itu sendiri. Nah, bila pengetahuan bukanlah realitas itu sendiri, sementara realitas sebagai produk pengetahuan juga (dianggap) bukanlah realitas, maka apa yang disebut “pengetahuan tentang realitas” menjadi nihil, bahkan absurd. Sebaliknya, bila pengetahuan tidak mendasari realitas alias bukan produk pengetahuan,…

Read More

Acapkali kita bingung saat apa yang ada di benak kita bertolak belakang dengan realitasnya. Semua yang bersarang dalam benak bersifat subjektif dan abstrak berupa senarai idea yang terbentuk dari keyakinan, keinginan, dan nilai-nilai sempurna lainnya. Sementara realitas itu sendiri meliputi ihwal objektif dan kongkrit berupa fenomena, peristiwa hingga benda-benda dan aneka penghuni alam, termasuk tentunya seluruh manusia dengan perilaku masing-masing yang terkoneksi dengan kita secara langsung maupun tidak. Dalam konteks ini, kita dituntut untuk memberi putusan; apa yang mesti dilakukan atau ditinggalkan. Instrumen untuk melakukan putusan itulah yang disebut dengan “akal praktis”. Secara longgar, akal praktis dimaknai sebagai subjek yang…

Read More

Banyak yang mengaku menganutnya tapi sebagian dari mereka tak mengamalkannya. Lalu apakah mengaku menganutnya tapi mengamalkannya lebih baik dari tak mengaku menganutnya dan tak mengamalkannya atau tak mengaku menganutnya tapi mengamalkannya? Apakah kita menganut sebuah agama karena keterlanjuran atau karena memastikan ajarannya benar? Bila karena memastikan ajaran-ajarannya benar, apakah itu berdasarkan komparasi ataukah penelitian terhadap setiap ajarannya? Bila dianut karena keterlanjuran, maka mempertahankan, apalagi mengajak orang lain menganutnya tidaklah relevan. Bila karena memastikan semua ajarannya benar, bukankah itu memerlukan komparasi dan observasi komprehensif? Lomba klaim kebenaran keyakinan antar sesama korban keterlanjuran adalah kekonyolan yang telah melumuri sejarah umat manusia dengan…

Read More

Keinginan untuk mengetahui sesuatu merupakan ciri umum makhluk biologis. Lebih-lebih manusia yang dibekali panca indra, juga akal budi. Istilah lazimnya “penasaran”, dan bahasa gaulnya, kepo. Kepo sendiri punya tiga jenis kelamin. Kepo yang produktif, kepo yang rekreatif sebagai produk gaya hidup, dan kepo yang kontraproduktif. Disebut produktif bila kepo atau rasa penasaran didasarkan pada kehendak dan penyusunan rencana. Tindakannya juga sebagai respon antisipatif bila objeknya negatif atau proaktif bila afirmatif. Namun, bila tidak berdasar rencana responsif karena objek yang ingin diketahui tak bernilai sama sekali, maka kepo ini hanyalah sebentuk rekreasi. Modusnya “ingin tahu agar sudah tahu”, atau “agar tahu…

Read More

Gerakan ini dibentuk pada tahun 1994, dan terdiri dari mantan pejuang perlawanan Afghanistan, yang secara kolektif dikenal sebagai “Mujahidin”, yang berperang melawan pasukan Soviet pada 1980-an. Taliban muncul terutama dari perang saudara yang brutal di Afghanistan yang mengikuti penarikan Uni Soviet dari negara itu. CIA diam-diam mendukung upaya para pejuang melawan pasukan Soviet. Saat itu mereka dikenal dengan sebutan Mujahidin. Nama “Taliban” diyakini berasal dari fakta bahwa banyak dari anggotanya adalah siswa di madrasah Afghanistan dan Pakistan, atau sekolah agama. Mullah Muhammad Omar, yang kemudian menjadi pendiri gerakan, kecewa karena hukum Islam tidak diadopsi di negaranya setelah berakhirnya intervensi Soviet,…

Read More

Detektif adalah sebutan bagi seseorang yang melakukan penyelidikan terhadap suatu kejahatan, baik sebagai detektif polisi yang resmi maupun sebagai detektif swasta (partikelir). Dalam pengertian umum detektif swasta biasanya bekerja secara komersial dan memerlukan lisensi. Tapi “detektif swasta” kadang bisa diplesetkan untuk pasangan posesif dan paranoid yang disiksa oleh cemburu buta dan rasa inscure (tidak aman). Tentu, tak semua cemburu selalu buta dan negatif. Alih-alih mengevaluasi dan mengoreksi diri dengan mengubah beberapa hal yang negatif, pengidap cemburu buta malah kerap menyalahkan pasangan. Tak jarang dia melantik diri sendiri sebagai pengawas, penguasa dan pemilik tunggal pasangannya yang justru mesti jadi pemimpin dalam…

Read More

Idealnya, agama ini dipeluk dengan mengamalkan ajaran-ajarannya. Tentu dengan satu cara agar terbentuk satu umat dengan satu sumber dan otoritas. Faktanya, ajaran-ajaran agama ini menjadi bercabang. Sebagiannya malah saling berlawanan. Terbentuk beragam moda yang berlainan. Hingga akhirnya bermunculan aneka sub-umat yang saling bersengketa dan berebut klaim kewenangan. Idealnya, umat ini berbaris apik, solid, dan jadi teladan bagi pihak lain di seantero jagad. Bukankah ajaran-ajarannya begitu menyadarkan, memanusiakan, dan mencerdaskan? Faktanya, perintis agama agung ini, saat terbujur sakit di akhir hayatnya yang mulia, malah diacuhkan, direcoki, dan dianggap meracau. Idealnya, agama ini dijaga dan diajarkan oleh insan-insan pilihan. Tujuannya agar tetap…

Read More