Author: redaksi

Inilah sekelumit kisah antiklimaks seorang dai muda yang namanya melejit tenar justru karena sikap dan pandangannya yang inklusif serta toleran kini nyaris setipe dengan para ustadz intoleran lainnya. Kalau seseorang yang dikenal ustadz atau kyai merasa bebas membicarakan (lebih tepat : menggunjingkan) sebuah mazhab, maka penganutnya pantas pula membincangkan dan mengkritik mazhab yang dianut ustadz itu. Itulah konfrontasi yang bisa menimbulkan ketegangan dan konflik yang melemahkan umat Islam. Namun karena menganut sebuah mazhab mestinya menganut logika dan etika juga, maka membanggakan mazhab sendiri di hadapan massa atau jamaah semazhab dan mengggunjing mazhab lain, apalagi dibumbui dengan klaim kontradiktif “pernah menganut…

Read More

Setelah kampanye gencar penyesatan Syiah para agen bayaran Saudi mengira masyarakat umum sudah terpengaruh dan membenci Syiah tanpa perlu berdialog. Langkah berikutnya adalah menguatkan kebencian yang tertanam dengan membagi manusia dalam dua kelompok, yaitu Syiah dan yang mengkafirkan Syiah dengan harapan tak ada yang berani mengambil risiko membela kemusliman Syiah. Langkah selanjutnya adalah mengunci gerak setiap tokoh yang mendukung toleransi dan memblokade opininya dengan menganggapnya Syiah. Hampir semua tokoh intelektual, pejabat dan ulama juga pegiat media sosial yang dikenal sebagai penentang khilafah dan radikalisme pernah di-syi’ah-kan, termasuk Ketua Umum PBNU yang kini sudah digantikan, ahli tafsir terkemuka, mantan ketua umum…

Read More

Banyak orang hanya menilai orang dari outlook dan kesantuan yang dikemas demi pencitraan. Di balik gaya bicara kasar dan penampilan garang Habib Kribo ketika bicara tentang intoleransi depan kamera, ada desir kelembutan hati dan bilur derita besar yang mengiringi setiap detak jantungnya. Beberapa tahun lalu saya pernah menulis sebuah artikel singkat tentang teman saya ini, tapi karena saat itu dia belum setenar sekarang tak banyak yang membacanya. Zen Asseggaf adalah satu dari beberapa yang amat berjasa kepada saya sejak pulang ke Tanah Air dan punya saham besar dalam kehidupan saya sejak menginjakkan kaki di Cililitan Kecil sekitar 20 tahun silam.…

Read More

Boom! HK menggebrak media sosial. Kemasan visualnya biasa-biasa saja. Narasinya pun kadang hanya kalimat-kalimat yang diulang-ulang. Tapi gaya ceplas ceplos dan pernyataan vulgar tanpa sensor itu justru menjadi magnit melejitkan nama dan channelnya, terutama bagi warganet yang sepemikiran. Begitulah rezim algoritma. Karena mengandalkan spontanitas dan otensitas, tentu terlihat tidak santun tidak rapi. Sebagian yang menentang para habib penggerak umat intoleran dan sepemikiran dengannya menyesalkan blunder yang kerap terlontar dari mulutnya. Ada pula yang menganggap kehadiran HK di medsos kontraproduktif karena para penentangnya terutama kalangan radikalis, mencoba menghentikan laju popularitasnya dengan mengaitkan HK dengan Syiah yang terus digempur dengan stigma sesat…

Read More

Kemarin sore sebuah kafe saat ngobrol santai bertiga tentang perkembangan propinsi Kaltim hingga nyenggol berita teranyar OTT terhadap pemimpin sebuah kabupaten. Sugiarto melontarkan rasa herannya. “Dia sebelum menjadi bupati sudah sangat-sangat kaya dengan harta triliunan,” katanya. “Sedangkan uang suap yang diterimanya hanya sekitar satu setengah miliar yang tak seberapa, lanjutnya. Mengapa pejabat kaya raya mencuri uang yang sangat sedikit? Mengapa orang tampan dan punya isteri cantik mau menggoda pembantu di rumahnya? Banyak orang mengira perbuatan negatif dilakukan hanya demi menikmati hasilnya. Padahal bila diperhatikan, sebagian pelakunya tidak memerlukannya. Sebenarnya hasil tak selalu menjadi motif di balik setiap perbuatan negatif individual…

Read More

Entah karena malas mencari info, banyak orang salah paham tentang Arab, Quraisy, Bani Hasyim dan keturunan Nabi. Kesalahpahaman ini kadang digandakan dengan keracuan tentang makna, terapan dan cakupan ras, suku, klan, marga, bangsa dan keturunan. Sayangnya, media informasi, yang mestinya menjadi teladan dalam berbahasa, justru sering melakukan disinformasi. Salah satu contohnya menyingkat nama negara Arab Saudi dengan Arab, padahal ia hanyalah salah satu dari banyak negara Arab. Akibatnya, sering kali sikap kerjaan King Salman yang disingkat dengan Arab dipahami sebagai sikap bangsa Arab atau negara-negara Arab. Misalnya judul berita pertandingan sepakbola ditulis “Timnas Arab kalahkah Timnas Jordania”. Faktanya Jordania adalah…

Read More

Belakangan ini berita seputar habib gondrong makin deras dan ulahnya selalu bertengger di headline seluruh situs berita dan menguasai peringkat atas trending topic bahkan masuk di wikipedia bersama tokoh-tokoh besar di Indonesia. Ia mungkin sekarang mengungguli ketenaran habib yang dibelanya itu. Video-video ceramahnya yang hampir semuanya berisikan teriak seruannya dan sahutan massa mengundang banyak penonton dan disebar dengan caption dukungan oleh yang menyukainya dan dibincangkan dengan caption kecaman oleh yang menentangnya. Kontroversi di era sosmed selalu berhasil membelah opini publik menjadi dua antara kubu pro dan kubu kontra. Karena memajang gelar habib, dia pun punya pemuja yang memandangnya suci atau…

Read More

Pernyataan-pernyataan tajam dan kasar Habib Kribo tak ditanggapi oleh yang dikritik atau dilaporkan tapi malah diserang dengan meme yang isinya tak berkaitan dengan isi pernyataannya. Ini justru kian melejitkan nama dan kribo-nya. Dia adalah seorang yang punya status sama dengan tokoh-tokoh yang dihormati massanya karena statusnya. Kasarnya, sama-sama punya kartu.Dia bukan youtuber, pegiat medsos dan buzzer profesional yang sengaja membranding diri demi meluaskan ketenaran dan mengundang viewer, tapi warga biasa yang sejak lama menentang politisasi agama dan eksploitasi gelar habib demi menggerakkan massa polos yang terjejali doktrin irrasional kultus habib.Dia mengabaikan pencitraan dan kejaiman alias kesantunan artifisial dengan gaya bicara…

Read More

Memeluk sebuah agama niscaya sadar atau tidak sadar memilih salah satu sistem penafsiran terhadap ajarannya. Karenanya menganut sebuah mazhab adalah konsekuensi tak terelakkan. Namun menganut sebuah mazhab atau sekte tak mesti berpikir serba kemazhaban alias sektarian. Artinya, mestinya memposisikan mazhab sebagai metode memahami ajaran agama, bukan malah menggeser agama dengan mazhab. Tak sedikit orang yang semula bermaksud menganut sebuah mazhab justru melupakan tujuan utamanya, yaitu mengamalkan agama, dan menjadikan mazhab, yang semula merupakan metode penafsiran terhadap agama, sebagai agama. Ia laksana orang yang mengenderai mobil karena hendak menuju Surabaya, misalnya. Namun akibat terlampau sibuk memikirkan dan menikmati kenyamanan mobil, sesampainya…

Read More

Setan selalu jadi alasan pelaku kejahatan setelah terungkap atau ditangkap seolah ia melakukannya tanpa kehendaknya tapi karena godaan setan. Sayangnya pengakuan itu baru disampaikan setelah ditangkap. Mengelak dari perbuatan keji dengan dusta justru menggandakan kekejian. Setiap perbuatan buruk adalah produk pikiran salah, yaitu pandangan atau anggapan bahwa pemenuhan semua kehendak adalah sesuatu yang utama dan bahwa cara mengikuti tujuan dan bahwa tujuan mengikuti kehendak. Perbuatan buruk adalah hasil keputusan irrasional subjek pelaku alias manusia yang memang menghendakinya kecuali saat kehendak bebasnya dicabut alias terpaksa di bawah ancaman atau dikendalikan di bawah pengaruh hipnosis atau sihir atau lainnya. Lalu apa peran…

Read More