Author: redaksi

Dia dipandang sebagai malaikat berambut panjang. Bak lentera berpendar, kata tuturnya memecah gulita kehidupan tribal dan nir adab sekitarnya. Siapapun, kerabat, sahabat dan masyarakat memperlakukannya sebagai teladan sempurna, tokoh pemersatu dan galeri etika serta logika. Ia menjadi asuransi keselamatan dan keamanan bagi siapapun., Rumahnya menjadi gudang aneka barang berharga yang dititipkan kepadanya. Karena itu, “Al-Amin” disematkan pada dirinya semata. Kota di tengah savana tandus itu adalah kumpulan dari aneka blok dan perkampungan dengan penguasa khusus. Mekah adalah rimba kaktus berbau anyir perang antar suku. Perompakan, penyekapan dan duel kehormatan adalah aktivitas lumrah di sana. Belakangan ini banyak pengusaha imprortir komoditas…

Read More

Ulil Abshar Abdalla Ini adalah catatan kedua saya tentang isu Palestina, setelah catatan pertama dua hari lalu. Masih ada satu tulisan lagi yang saya rencanakan, dan setelah itu saya akan berhenti menulis tentang isu ini. Terlalu terfiksasi pada satu isu kadang kurang baik dan bisa juga membosankan. Yang ingin mengetahui pendapat saya lebih detil, meskipun agak sporadis, silahkan menengok lini waktu di akun Twitter saya: @ulil. Di sana, saya menyampaikan pendapat saya secara lebih blak-blakan dan cukup banyak mengenai Palestina. Baru-baru ini, Ghassan Hage, seorang profesor antropologi dan teori sosial di University of Melbourne, Australia, menulis kolom menarik: “The Right…

Read More

Belakangan ini suara-suara serta gerakan terstruktur dan sistematis muncul di negeri kita, membela zionis Israel. Ada yang beralasan karena Hamas adalah teroris. Mereka lupa bahwa pejuang kemerdekaan kita dulu juga disebut teroris dan ekstrimis oleh Belanda? Ada buzzer yang menganggap pendukung Palestina adalah kelompok kadrun yang anti pemerintah. Diantaranya ada mantan jenderal yang menyatakan bahwa Palestina bukan urusan kita. Lupakah sang jenderal bahwa sebelum ada Israel, bangsa Palestinalah yg pertama mengakui kemerdekaan Indonesia. Mereka mengirim bantuan dan mendukung kemerdekaan Indonesia di tahun 1944, bahkan ketika kita belim mendeklarasikan kemerdekaan. Ada kelompok sekte agama yang mengharapkan Israelberjaya karena berdasarkan dalil kitab…

Read More

Banyak orang mengagungkan Israel sebagai negara mahakuat karena Israel terbukti dalam perang 6 hari mengalahkan gabungan TEMPUR antara 3 negara Arab. Padahal faksi Hezbollah, tanpa tentara reguler Lebanon, terbukti mengusirnya dari Lebanon selatan. Banyak zionis muallaf yang mengerdilkan makna kemenangan Hamas dan faksi-faksi perlawanan Palestina karena beranggapan bahwa Hamas hanya mendapatkan hasil kehancuran banyak bangunan dan infrastruktur serta jumlah korban sipil yang melebihi 200 jiwa. Padahal gugurnya 200 lebih warga sipil Gaza dan tewasnya 12 orang Israel dalam perang 11 hari mengafirmasi bahwa rudal-rudal Gaza mengenai instalasi militer sesuai rencana, sedangkan serangan jet-jet pembom dan rudal-rudal canggih yang ditembakkan ke…

Read More

Mendukung dan menyarankan perdamaian tanpa keadilan dalam kesetaraan hak berarti merestui penjajahan dan berpartisipasi dalam penjajahan. Menimpakan kesalahan atas sebuah pihak karena jatuhnya korban sipil sebagai akibat upaya meraih kemerdekaan dan merebut kembali hak yang dirampas berarti merestui perampasan dan bersekutu dengan perampas. Mendorong perundingan tanpa solusi adil di bawah kuasa veto pihak yang mendominasi pihak penyelenggara perundingan berarti mendukung pemegang veto menghalangi upaya pihak terjajah meraih kemerdekaannya. Mendorong pihak terampas berbagi wilayah dengan pihak perampas (yang mengimani wilayah sebagai anugerah khusus dari Tuhan dengan bukti teks ayat dalam kitab suci bagai keturunannya semata) berarti melemahkan pihak terampas dan berpartisipasi…

Read More

Apakah semua penganut Yudaisme (ajaran Yahudi) mendukung okupasi Palestina dan berdirinya rezim ilegal zionis “Israel”? Benarkah setiap orang Yahudi mengimani Jerusalem dan “negara Israel” sebagai tanah yang dijanjikan? Mari kita telusuri jawabannya. Yudaisme Banyak yang mengira Yudaisme (ajaran Yahudi) mirip Kristianisme atau ajaran Kristiani dan Islam karena terhimpun dalam rumpun Ibrahimik. Beberapa ajarannya boleh jadi mirip. Tapi secara substansial, Yudaisme berbeda dengan Kristiani dan Islam. Umat Yahudi merupakan kelompok etno-religius yang anggotanya terdiri dari orang-orang dengan ras Yahudi sejak lahir maupun yang baru memeluk ajaran Yahudi. Ciri ini juga terdapat dalam beberapa agama, seperti Asyiria, Armenia, Sikh, Druze, Koptik, Yazidi, Shaba, dan Zoroaster. Meski bercabang banyak…

Read More

Rezim kolonial zionis “Israel” kini berada di ujung tanduk. Mayoritas warga planet bumi mengepungnya dengan kecaman hingga makian online dan offline. Pelbagai aksi demo meletup di seantero dunia. Ancaman terbesar yang kini dihadapi rezim zionis yang menguasai “negara fiktif Israel” itu pun ditanggapi secara culas; “menggerakkan semua sel dan jejaring kriminalnya di dunia, terutama di dunia Islam dan kawasan berpenduduk mayoritas Muslim seperti Indonesia. Kawanan itu diinstruksikan untuk menghalalkan segala cara demi meredam amarah dunia yang jika didiamkan akan segera merubuhkan negara palsu yang sebenarnya kamp teroris itu. Modusnya dengan menabur opini sampah dan post truth yang dicitrakan sebagai fakta.…

Read More

Salah satu agenda licik Barat dalam melestarikan cengkraman hegemoninya adalah menciptakan polemik internal dalam masyarakat terjajah melalui penyebaran propaganda anti perang dan cinta damai yang sekilas sangat mempesona bagi lapisan tertentu yang merasa cukup cerdas dan beradab. Propaganda ini bertujuan pelemahan spirit resistensi dalam masyarakat terjajah dengan dalih bahwa semua konflik hanyalah strategi marketing industri senjata. Karena pandangan ini terkesan jauh dari aroma politik dan tendensi zionisme, banyak orang yang merasa beradab menjadikan “cinta damai” sebagai landasan sikapnya . Pandangan-pandangan ini menafikan nilai-nilai transenden di balik semua aksi perlawanan terhadap kezaliman dan menetapkan bahwa pedamaian dan perundingan alias jalan diplomasi…

Read More

Situasi Palestina, khususnya di wilayah Baitul Maqdis (Quds, Jerusalem) belakangan ini terus membara. Ratusan tentara ilegal zionis dengan senjata lengkap menggeruduk dan menembaki warga Palestina yang sedang menjalankan ibadah. Ratusan warga sipil Palestina pun mengalami cedera fatal, khususnya anak-anak dan kaum perempuan. Sebagai bentuk solidaritas, kelompok perlawanan Palestina di bawah koordinasi HAMAS melancarkan aksi balasan dengan menghujani wilayah pendudukan di Palestina dengan ratusan rudal. Serangan itu langsung menampar telak koloni ilegal zionis di Palestina yang diokupasi. Bagi pihak yang optimis, situasi panas itu adalah pertanda gelombang baru intifadah yang terbesar sekaligus terkoordinasi dengan apik secara internal. Menurut informasi dari sumber…

Read More

Media mainstream dunia berlomba memberitakan sikap berani Turki melalui retorika berapi-api Erdogan yang mengecam Israel dan menyerukan umat Islam serta negara-negara Muslim untuk mendukung perlawanan atas agresi rezim zionis “Israel” terhadap Al-Aqsa. Di Indonesia, sebagian warganya yang, maaf, agak terbelakang bahkan terbalik secara keagamaan, memuja khilafah dan memandang Turki sebagai pemimpin dunia Islam dengan warisan dinasti Otomannya, secara massif dan intensif memblow up sikap Erdogan dan pidatonya yang eksplosif. Singkatnya, Turki secara geopolitik di bawah kepemimpinan Recep Tayyip Erdogan dipersepsi secara sesat oleh sebagian kalangan obskurantis sebagai manifestasi kebangkitan kembali “khilafah” (yang faktanya adalah dinasti), berani melawan “Israel”, serta musuh…

Read More