CORONA, AZAB ATAU PRILAKU ALAM ATAU ULAH MANUSIA?

Alam mematuhi hukum Tuhan yang telah ditetapkan atasnya. Kausalitas adalah hukum yang tak mungkin dihindarinya. Sebagian prilaku alam adalah respon niscaya atas prilaku manusia. Kadang ia berprilaku atas kehendak langsung Tuhan berupa mukjizat dan azab namun tetap dalam koridor hukum kausitasnya.

Nyaris tak ada selain Nabi dan manusia-manusia super arif yang bisa menentukan sebuah bencana sebagai azab. Kalau ada orang zaman ini memastikan sebuah peristiwa alam sebagai azab, maka dia pastilah sotoy dan pembual yang berhalusinasi mendapatkan info bocoran dari langit.

Syarat-syarat logis azab adalah a) yang tertimpa adalah kelompok tertentu atau di wilayah tertentu, b) yang tertimpa terbukti jahat dan menentang kebaikan secara sadar, c) diawali dengan peringatan, d) yang tak jahat dan tak menentang kebaikan di TKP dievakuasi lebih dulu. Bila syarat-syarat tersebut tak terpenuhi, ia adalah prllaku alam sebgai respon terhadap prilaku sebagian manusia yang berefek luas.

Bencana yang tak memilih korbannya berdasarkan keyakinan dan prilaku bukanlah azab. Anggapan bahwa azab ditimpakan atas kelompok yang jahat dan yang tak jahat adalah buah kepercayaan kepada Yang Maha Jahat. Anggapan bahwa dia adalah Maha Pengasih juga Maha Semaunya sendiri tanpa keadilan adalah buah iman kepada Maha Kontradiktif. Karena takut membatasi perbuatan Tuhan dengan prinsip keadilan, banyak orang mengimaniNya sebagai Maha SemauNya sendiri.

Yang mengundang rasa kagum alias tak habis pikir adalah sebagian (besar) orang mengimaniNya sebagai maha Sewenang-wenang juga menyembah dan mencintaiNya.

Virus akan menjangkiti tubuh (siapapun yang memohon perlindungan Tuhan dan yang tidak memohon) yang tak mampu menangkalnya. Pikiran yang logis menciptkan imunitas tubuh yang mematuhi komando otak sebagai hardware yang mereprsentasi akal sebagai software.

Singkatnya, andai setiap perbuatan buruk dibalas kontan dengan azab,kesempatan untuk bertaubat hilang dan neraka sia-sia.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed