BERPENAMPILAN MENARIK

Pensyaratan “berpenampilan menarik” untuk pekerjaan-pekerjaan yang memerlukan kompetensi bisa dianggap sebagai sikap diskriminasi anti ilmu, budaya dan etika.
“Berpenampilan menarik” bukan skill dan prestasi. Dalam hierarki ontologi dan realisme, raga menempati urutan yang lebih rendah dari intelek dan jiwa.
Jangan memuji sesuatu yang bukan prestasi dan hasil usaha. Jangan mencela sesuatu yang bukan akibat pelanggaran etika dan logika.
Hargailah seseorang karena capaiannya agar orang lain terpicu untuk berusaha mencapainya.
“Bersih dan sopan” harus menggantikan syarat “berpenampilan menarik” karena kebersihan dan kesopanan bisa dilakukan oleh setiap orang.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed