Blair : 30 Tahun berpura-pura Anglikan demi Karir Politik

Menjelang pengunduran diri dari jabatan perdana Menteri inggris, Blair mengegerkan publik Inggris. Saat mengunjungi Paus Benedictus XVI Sabtu 22 Juni 2007 lalu, ia mengumumkan keinginannya untuk menjadi pemganut Katolik.

Ia mengaku bahwa hasratnya telah muncul sejak 30 tahun lalu, namun ia menyembunyikannya dan berpura-pura menjadi Anglikan demi menyelamatkan karier politiknya. Sukar bagi seseorang di Inggris non Anglikan untuk bisa dipilih menjadi perdana menteri. Anglikan adalah sekte Kristen yang bisa dianggap sebagai produk lokal. Kata ‘Anglican’ merupakan serapan dari bahasa Latin Anglicanus = Inggris.

Banyak yang menduga bahwa peranan, Cherie, istrinya yang beragama katolik sangat besar dalam proses konversi ini. keempat anak-anaknya juga penganut agama Katolik. Sejak lama dia sering turut misa di Gereja Katolik. Bahkan sepuluh tahun yang lampau ia pernah ditegor oleh Kardinal Basil Hume agar tidak turut menerima komuni, di gereja Westminster Cathedral, karena ia bukanlah seorang penganut agama Katolik. (Sumber: The Guardian).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

  1. Bagaimana dengan Gus kita yang dengan amat lucunya dukung holocaust di Bali?. Pengin balik lagi ke habitat politik tanah air di 2009 atau sudah dapat tawaran jadi jubirnya si Ehud kefarat itu?
    Jangan2 itu malah sengaja pingin bikin kita lebih pol geramnya sama zionis? Ah, tapi buat apa khusnuzzhan sama Gus satu ini, bisa tambah ngelunjak dianya nanti. Gitu aja kok repot…

News Feed