BUKAN THE LAST BATTLE

Kesibukan mengukuhkan pilihan politik demi melawan intoleransi tak boleh membuat kita lupa bahwa takfirisme tak hanya hadir dalam arena politik.

Takfirisme adalah ideologi obskurantisme yang dibudidayakan secara masif oleh sentra hegemoni kapitalisme-neoklonialisme dan zionisme dalam desain global. Ini melampaui batas geografis dan memerlukan stamina serta energi juang untuk babak-babak lama melebihi kontestasi politik 5 tahunan.

Takfirisme tak punya agenda politik domestik karena hanya percaya sistem imajinal khilafah. Tapi demi memuluskan jalan menuju agenda itu, para tokohnya memanfaatkan ketegangan politik dengan mengeksploitasi simbol agama dan menyebarkan ujaran kebencian kepada simbol dan asas negara serta keyakinan lain.

Karena itu, kita, masyarkat pro Pancasila dan anti khilafah tak boleh rabun prioritas dan menghabiskan semua stamina untuk babak awal perjuangan. Pilpres bukanlah the last battle.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed