Breaking News

Sejarah

MEMPERINGATI WAFATNYA “KEMANUSIAAN”

MEMPERINGATI WAFATNYA “KEMANUSIAAN” 28 Safar diyakini oleh sebagian umat Islam sebagai tanggal wafat Nabi Termulia Muhammad saw. Di Indonesia peringatan haul selalu menjadi tradisi dan simbol relijiusitas di kalangan masyarakat santri sejak dakwah Wali Songo. Namun yang diperingati adalah ulama atau kakek dan ayah atas inisatif keluarga. Karena itulah, acara haul Nabi Muhammad terasa aneh. Lebih penting manakah antara memperingati …

Read More »

KEMBALI DARI KARBALA

KEMBALI DARI KARBALA Ranting zaitun di hamparan sahara bergoyang bergesekan bak biola melengking melejitkan himne, sebuah berita duka… Angin kering melesat menerbangkan desau sendu menerpa gerbang Madinah hingga altar suci pusara Sang Nabi. Warga bergumam, meninggalkan pasar dan ladang berhamburan menuju gerbang kota menyongsong. Kafilah putri-putri Muhammad melintas. Kepala-kepala berjajar itu serempak merunduk resah menghormat kilau wibawa iringi derap kaki-kaki …

Read More »

KUDA ITU TETAP BERGEMING

KUDA ITU TETAP BERGEMING Telapak kaki Al-Husain dan karavannya kembali memahat padang pasir dan menangkal sinar surya, melintasi dusun demi dusun. Tiba-tiba kuda Al-Husain berhenti, enggan bergerak. Al-Husain berusaha memacunya, namun tetap juga bergeming. Setelah gagal mencoba beberapa kuda lain, Al-Husain menyapu dusun itu dengan tatapan penuh makna. “Apa nama dusun ini?” tanyanya memecah kesunyian. “Al-Ghadhiriyah,” sahut beberapa pengikutnya. “Adakah …

Read More »

ASYURA DAN URGENSI MELEK PRIORITAS

ASYURA DAN URGENSI MELEK PRIORITAS Terbunuhnya Al-Husain adalah hasil kolaborasi kebengisan pasukan Yazid dan kepengecutan para saksi mata kedudukan istimewanya di sisi Nabi. Salah satu hal yang memotivasi Yazid untuk membantai Al-Husain AS dan rombongannya adalah sikap abai masyarakat. Al-Husain dibunuh oleh Yazid karena pembiaran kumpulan orang yang sebagian menyaksikan perhatian besar Nabi SAW kepadanya. Al-Husain menghentikan thawaf dan mengurungkan …

Read More »

TREND ASYURA

TREND ASYURA Banyak orang enggan mengenang Asyura dan Karbala bukan karena kebencian atau terinfeksi takfirisme, tapi karena menolak konsekuensi spiritual, mental, sosial dan individualnya. Mereka mungkin mengaku menghormati Al-Husain tapi tak ingin mengubah pola pikir, pola prilaku dan mindsetnya yang tercangkok lama. Bagi mereka, tragedi Karbala hanyalah sebuah fragmen sejarah yang telah berlalu. Bagi mereka, mengenangnya berarti meratapi sebuah museum …

Read More »

MEMPERINGATI ASYURA TANPA KHURAFAT

MEMPERINGATI ASYURA TANPA KHURAFAT Asyura menjadi sumber spirit perlawanan terhadap kezaliman karena proses naturalnya. Al-Husain menjadi ikon perjuangan keadilan karena humanitasnya. Ia bangkit dengan spektrum deritanya, tanpa backup langit. Tuhan menghadirkan Karbala sebagai peristiwa natural yang tak menggunting mata rantai kausalitas kebumiannya agar diduplikasi dan agar prestasi itu apkikatif dan terjangkau oleh nalar setiap manusia, apapun keyakinannya. Terdapat sejumlah narasi …

Read More »

MA’TAM, MAQTAL DAN KONTEKSTUALITAS ASYURA

MA’TAM, MAQTAL DAN KONTEKSTUALITAS ASYURA Al-Husain telah gugur. Husainisme tak pernah gugur. Karbala adalah peristiwa dulu dan di sana, tapi spiritnya adalah kini dan di sini. Menghayati spirit anti kezaliman Al-Husain tak kalah penting dari menangis sebagai ekspresi duka dalam setiap acara Asyura. Pelaksanaan acara peringatan Asyura harus disertai dengan kearifan lokal dan semangat kebangsaan. Menepuk dada sebagai ungkapan turut …

Read More »

MERAYAKAN HIJRAH ATAU MERATAPINYA

MERAYAKAN HIJRAH ATAU MERATAPINYA Kalender Hijriyah, baik qamariyah maupun syamsiah ditetspkan sebagai kalender Islam (at-taqwim al-hijri), bukan karena ke-arabannya, namun karena ditetapkan sejak hijrahnya Nabi Muhammad saw. Ia ditetapkan sebagai kalender dan awal tahun Islam setelah Nabi wafat atas inisiatif Khalifah kedua, Umar bin Khathab pada tahun 638 M (17 H). Hijrah Nabi ditetapkan sebagai awal kalender Islam, menyisihkan dua …

Read More »

PALU ARIT

PALU ARIT Pelajari dulu pandangan Hegel, Marx, Engels, Trotsky, Giddens, Tan Malaka, Kianuri, Syariati, Habermas dan lainnya, baru pas teriak-teriak soal palu dan arit. Kehendak melawan kezaliman yang direpresentasi oleh sekelompok orang rakus adalah bagian dari spirit kemanusiaan sepanjang sejarah jauh sebelum Marx mengajak kaum buruh bersatu. Sebelum berdirinya Uni Sovyet dan disahkan sebagai ideologi negara oleh Lenin, Komunisme hanyalah …

Read More »

KILAS BALIK DEKLARASI GHADIR

KILAS BALIK DEKLARASI GHADIR Setelah melakukan pembersihan kota kelahirannya, Mekah, pada 24 Dzul-Qa’dah atau 25, 10 / Februari tahun 632 Masehi, Nabi pergi dengan tujuan berhaji dari Madinah ke Mekah bersama ribuan sahabatnya (beberapa periwayat bahkan menyebutkan jumlah ini lebih dari 120 ribu orang). Haji Nabi ini juga disebut Haji al-Wada ‘, Haji al-Islam, dan Haji Al-Balagh. Pada bulan itu, …

Read More »