Skip to main content

CIA acak-acak Wikipedia

By November 25, 20112 Comments

wikipedia.jpg

Sebuah perangkat pemindai online yang dikembangkan seorang mahasiswa California Institute of Technology berhasil melacak jutaan IP address yang mengedit entry dalam situs ensiklopedia online Wikipedia, demi memanipulasi data. Salah satunya adalah IP address milik Badan Intelijen Pusat AS, CIA, yang di antaranya dilaporkan telah mengedit entry tentang Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad.

Wikipedia memang mempunyai kebijakan yang memperkenankan para penggunanya di seluruh dunia untuk melakukan penyuntingan terhadap entry-entry di dalamnya. Namun, kebijakan ini kini mengancam kredibilitas situs ensiklopedia gratis itu ketika sebuah perangkat pemindai online mengungkap bagaimana CIA, korporasi-korporasi seperti Diebold, dan yang lainnya secara rutin mengedit entry-entry di dalamnya dengan tujuan menghilangkan kritik dan memanipulasi kebenaran.

“Wikipedia Scanner”, nama perangkat yang dikembangkan Virgil Griffith—mahasiswa CalTech—melacak database yang menghubungkan jutaan suntingan anonim Wikipedia kepada organisasi-organisasi dimana suntingan-suntingan itu berasal, melalui referensi-silang hasil suntingan tersebut dengan data orang yang menggunakan IP address yang terekam.

“Pada 17 November 2005, seorang pengguna anonim Wikipedia menghapus 15 paragraf dari sebuah artikel mengenai perusahaan AS pembuat mesin e-voting, Diebold. Kelima belas paragraf tersebut merupakan bagian yang memuat kritik terhadap mesin buatan perusahaan itu dan dugaan penggalangan dana oleh CEO perusahaan bagi kampanye Presiden George W. Bush. Dalam kasus ini, perubahan tersebut datang dari IP address yang dimiliki Diebold itu sendiri,” papar Griffith coba menjelaskan contoh kasus manipulasi terhadap Wikipedia.

Griffith juga berhasil mendaftar sejumlah korporasi lain dan institusi-institusi pemerintah AS yang telah memanipulasi Wikipedia, yang secara esensial berupaya menutupi kebenaran dan menggantikannya dengan propaganda tanpa berdasarkan atas netralitas dan obyektivitas.

Hasilnya, sebagaimana dilaporkan situs wired.com, adalah sebuah database berisi 34,4 juta suntingan yang dilakukan oleh 2,6 juta organisasi atau perorangan, dari mulai CIA, Microsoft, hingga Kongres AS.

Namun Griffith mengakui bahwa perangkat buatannya tidak mampu mengidentifikasi individu yang melakukan suntingan. “Secara teknis, kami tidak mengetahui apakah suntingan itu datang dari seseorang di institusi tersebut atau bukan. Namun, kami jelas mengetahui bahwa suntingan berasal dari seseorang yang memiliki akses kepada jaringan institusi itu,” tulis Griffith.

Sebagian besar dari artikel yang telah diubah itu telah diperbaiki, baik oleh Wikipedia maupun para pengguna lainnya. Bagi para pengguna anonim yang telah menyunting tanpa obyektivitas dan netralitas itu, Wikipedia kerap memberi peringatan seperti: You have recently vandalized a Wikipedia article, and you are now being asked to stop this type of behavior. Namun, persoalannya, menurut Paul Joseph Watson dari Prison Planet, adalah jika mayoritas pengguna Wikipedia sepakat dengan hasil suntingan, maka ia akan menjadi sebuah kebenaran.

Sebelumnya, Watson pun berhasil mengungkap bagaimana sekelompok vandalis bekerja sama dalam upaya menghapus jejak kebenaran peristiwa 9/11 dari Wikipedia. Artikel-artikel yang dihapus di antaranya meliputi “teori-teori konspirasi”, “skandal seks politisi Partai Republik”, “keraguan atas laporan Komisi 9/11”, dan “gerakan pemecatan Presiden Bush”.

Ketika dimintai komentarnya mengenai keterlibatan CIA dalam “skandal Wikipedia” ini, seorang jurubicara badan intelijen itu, yang meminta namanya tidak disebutkan, mengatakan, “Saya ingin menegaskan poin yang jauh lebih besar dan signifikan, bahwa CIA memiliki misi vital untuk melindungi Amerika Serikat, dan inilah fokus dari agensi.”[irm]

Sumber: BBC News, Prison Planet, Wired, Herald Sun. (dicopy dari www.icc-jakarta.com)