Daftar Printer yang diduga sebabkan kanker

 printer.gif

Seperti yang pernah diberitakan sebelumnya studi terbaru yang digagas para peneliti dari Queensland University of Technology Australia, menemukan beberapa printer laser mengeluarkan polusi partikel polutan yang bisa bersarang pada paru paru manusia serta mengancam kesehatan.

Pemimpin penelitian, Lidia Morawska mengatakan bahwa menghirup partikel ini dapat menyebabkan iritasi sistem pernafasan. Bahkan terdapat juga resiko terkena penyakit jantung dan kanker.

Dalam studi tersebut, dari sebanyak 62 printer yang diuji, 17 di antaranya dinyatakan sebagai ‘penghasil partikel tingkat tinggi’. Bahkan, salah satu dari printer mengeluarkan partikel polutan yang sangat banyak sama seperti asap tembakau. Disebutkan bahwa printer laser yang diujicoba meliputi produksi Canon, Toshiba, Hewlett Packard dan Ricoh.

Tentu saja tidak semua printer laser beresiko terhadap kesehatan. Sebanyak 37 persen dari seluruh printer yang diteliti sama sekali tidak mengeluarkan partikel yang membuat polusi berbahaya.

Seperti dikutip detikINET dari San Francisco Chronicle Jumat (3/8/2007), berikut daftar lengkap printer laser yang diujicoba berikut level partikel polutan yang dihasilkannya:


Penghasil Polutan Level Tinggi

HP Color LaserJet 4650dn
HP Color LaserJet 5550dtn
HP Color LaserJet 8550N
HP LaserJet 1320N
HP LaserJet 1320n
HP LaserJet 2420dn
HP LaserJet 4250n (cartridge lama)
HP LaserJet 4250n (cartridge baru)
HP LaserJet 5(a) (studi lebih lanjut diperlukan)
HP LaserJet 8150N
Toshiba Studio 450

Penghasil Polutan Level Menengah

HP LaserJet 1020
HP LaserJet 4200dtn

Penghasil Polutan Level Rendah

Canon IRC6800
HP LaserJet 5M
HP LaserJet 9000dn
Ricoh CL3000DN

Printer Laser Non Polutan

HP Color LaserJet 4550DN
HP Color LaserJet 8500DN
HP LaserJet 2200DN
HP LaserJet 2300dtn
HP LaserJet 4 plus
HP LaserJet 4000N
HP LaserJet 4000TN
HP LaserJet 4050N
HP LaserJet 4050TN
HP LaserJet 4si
HP LaserJet 5(b) (studi lebih lanjut diperlukan)
HP LaserJet 5000n
HP LaserJet 5100tn
HP LaserJet 5N
HP LaserJet 5si
HP LaserJet 5si/NX
HP LaserJet 8000DN
HP LaserJet 8150DN
Ricoh Aficio 2022
Ricoh Aficio 3045
Ricoh Aficio 3245C
Ricoh Aficio CC3000DN
Toshiba Studio 350

Demikian daftar printer laser yang dikeluarkan International Laboratory for Air Quality and Health, Queensland, yang diduga membahayakan.(fyk/amz)

(Sumber : detikcom)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 comments

  1. Hasil penelitian ini kok sepertinya menyasar satu produk yang kini paling favorit ya: Hewlett Packard (HP). Apa ga ada main mata dengan produsen lain? Soalnya penelitian universitas di Barat umumnya berkolaborasi dengan perusahaan tertentu. Just wondering:-)

  2. Harus kita akui bahwa dunia IT penuh dengan persaingan yang sangat sengit, dari hardware, seperti HP, Motherboard, HD, RAM atau Software seperti persaingan berdarah dingin yang terjadi antara Microsoft dan Linux. Ini belum lagi ditambah dengan telekomunikasi, seperti HP, Hi-Speed modem dan lain sebagainya.

    Barangkali, spionase antar negara tak sesibuk para spionase di dunia Industri Teknologi. Sepak terjang mereka juga didukung oleh media-media internasional yang secara langsung memang memiliki andil dalam bentuk saham di perusahaan-perusahaan terkait.

    Kita tahu bahwa, skandal terbesar di era 80an adalah soal senjata, tapi di saat ini, skandal jual beli senjata tak seheboh skandal keuangan di perusahaan-perusahaan IT dunia.

    Lebih dari itu, firma-firma konsultan hukum berkaliber internasional yang disewa oleh perusahaan-perusahaan tersebut juga ikut memainkan peran untuk menghantam produk-produk lain. Bahkan bisa jadi bahwa riset yang kemungkinan masih di tahap gosip sekalipun, akan segera di orbitkan oleh gurita-gurita media untuk memojokkan produk-produk IT tertentu.

    Selain di dunia IT, hal ini juga terjadi di dunia farmasi, seperti obat-obatan dan suplemen harian. Kanker dan Tumor adalah penyakit-penyakit yang paling sering didongkrak untuk menakut-nakuti konsumen.

    Mungkin hal ini disebabkan penyakit-penyakit seperti hernia, HIV, influensa, dan lain sebagainya agak sulit untuk diklasifikasi sebagai salah satu penyebab jangka panjang dari menggunakan produk-produk IT tertentu. Tapi artikelnya menarik dan sungguh disayangkan jika hal itu benar adanya…bisa guaawaat!!! 🙂

News Feed