DIKOTOMI CAHAYA

Ada yang melihat. Ada yang silau. Karena cahaya.

Ada yang benderang. Ada yang jadi arang. Karena cahaya.

Ada yang kuncup. Ada yang mekar. Karena cahaya.

Ada yang melenggang. Ada yang menyeberang. Karena cahaya.

Ada yang jadi mawa. Ada yang jadi hawa. Karena cahaya.

Ada yang jadi cawan. Ada yang jadi arak. Karena cahaya.

Ada yang jadi penuang anggur. Ada yang jadi pelanggan kedai. Karena cahaya.

Ada yang jadi darwisaya penyair. Ada yang jadi bait sayair. Karena cahaya.

Ada yang jadi pecinta. Ada yang jadi cinta. Karena cahaya.

Ada yang bertuhan. Ada yang menuhan. Karena cahaya.

Ada yang bersatu. Ada yang jadi satu. Karena cahaya.

Ada yang ada dalam tiada. Ada yang tiada dalam ada. Karena cahaya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed