Disertasi tentang Almarhum Ustadz Husein Al-Habsyi

ustadzhusein

Disertasi teman saya, Muhammad Tamimi, berjudul “Habib Husein al-Habsyi dan Perannya dalam Perkembangan Syiah di Bangil” baru saja dinyatakan lulus dalam ujian pendahuluan di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Jogjakarta.

Ustadz Husein Al-Habsyi lahir di Surabaya pada tanggal, 21 April 1921 M. Pada usia yang masih belia  beliau sudah harus berjuang sendiri karena ditinggal wafat orang tuanya. Ayah beliau adalah Sayid Abu Bakar Al-Habsyi yang mempunyai garis keturunan dengan Sayid Ali Al-‘Uraidy putra Imam Ja’far Shodiq a.s. Selanjutnya beliau  diasuh, dididik dan ditempa oleh pamannya yang ‘Alim dan wara’, yakni Ustadz Muhammad Baraja’.

Beliau masuk pendidikan dasar di Madrasah Al-Khairiyah, sebuah lembaga pendidikan diniah tertua di Surabaya. Pada umurnya 10 tahun beliau sudah aktif mengikuti pengajian rutin yang membahas masalah-masalah fikih, tauhid dan lainnya. Setelah lulus, beliau mengajar di Madrasah tersebut bersama kakaknya, Ustadz Ali Al-Habsyi, yang kemudian bersama-sama hijrah ke Pinang Malaysia. Beliau pernah berguru kepada Ust. Abdul Qadir Balfaqih  (seorang ulama besar dan ahli hadis), Syekh Muhammad Robah Hassuna (seorang ulama dari Qolili, Palestina yang berkhidmat mengajar di madrasah Al Khairiyah), Al-Habib Alwi bin Thahir Al-Haddad (seorang mufti kerajaan Johor Baru, Malaysia), Sayid Muhammad Muntasir Al-Kattani (Ulama’ Maghribi, Maroko), dll.

Di Johor  beliau juga mengajar di madrasah Al-Aththas dalam kurun waktu yang cukup lama. Berbagai peristiwa politik semasa penjajahan Inggris atas semenanjung Malaysia memaksa beliau untuk meninggalkan negeri tersebut dan kembali ke kampung halamannya di Surabaya .

Sepulang dari Malaysia, Ustadz Husein Al-Habsyi memulai aktifitas dakwah dan banyak berkecimpung di dunia politik. Dalam menapaki jenjang karirnya, beliau sempat menduduki kepengurusan teras bersama DR. M. Natsir dalam Partai Syuro Muslimin Indonesia. Bahkan, beliau terpilih sebagai Ketua Komisi  Hak Asasi Manusia.

Sekian lama setelah beliau tidak aktif dalam partai, Ustadz Husein mulai berpikir bahwa perjuangan Islam lebih “absah” melalui pendidikan agama bukan “politik praktis”. Dalam pikirannya terbersit keinginan untuk mendirikan sebuah lembaga pendidikan Islam.

Pada tahun 1970 beliau mendirikan Pondok Pesantren di kota Bondowoso Jatim. Keberadaan beliau di Bondowoso membawa banyak pengaruh bagi perkembangan pendidikan masyarakat di sekitarnya. Setelah dari Bondowoso, karena berbagai hal, akhirnya beliau hijrah ke Bangil. Dan akhirmya membuka Pesantren-Putra di Kenep-Beji, Pesantren-Putri, dan TK di Kota Bangil. Dari kehidupan beliau, hampir seluruh Waktu, tenaga dan pikirannya beliau tercurah untuk kemajuan para santri. Selain mengawasi jalannya seluruh perkembangan di Pesantren, beliau juga mengajar para santri dalam berbagai disiplin ilmu, seperti Bahasa Arab, Ushul Fikih, Tafsir, Tauiyah, dan lain-lain. Metode pembelajaran beliau pun mampu membuahkan hasil yang luar biasa bagi anak didiknya. Hal tersebut terlihat dari alumni-alumni yang mampu tampil sebagai tokoh masyarakat di daerahnya masing-masing. Selain  mereka juga dapat dengan mudah melanjutkan pendidikan di berbagai pendidikan tinggi di luar negeri seperti; Mesir, Pakistan, India, Qatar, Saudi Arabiyah dan negara-negara timur tengah lainnya.

Dalam ceramahnya ustadz Husein Al-Habsyi, baik di hadapan santri maupun di hadapan kaum muslimin selalu menekankan akan pentingnya persatuan kaum muslimin, toleransi antar mazhab, menekankan kebebasan berfikir.

Untuk tujuan dakwah, Ustadz Husein Al-Habsyi telah meluangkan banyak waktunya untuk mengadakan safari dakwah dengan menyisir daerah-daerah terpencil kaum muslimin, seperti Sorong, pedalaman Ambon, beberapa daerah di Kalimantan, dan Sulawesi dan Sumatera. Bahkan, di masa akhir hayatnya beliau juga menyempatkan pergi ke negeri Jiran demi meniupkan ruh keterbukaan dan semangat da’wah Islam.

Fitnah demi fitnah dilontarkan oleh pihak-pihak yang tidak menyukai beliau dan misi Islam yang sedang beliau perjuangkan. Sehingga tidak jarang beliau harus berhadapan dengan penguasa pada zaman itu sampai dijebloskan ke dalam penjara. Namun semua itu beliau hadapi dengan penuh kesabaran, ketabahan, dan ruh tawakkal yang luar biasa.

Setelah berpuluh-puluh tahun mengabdikan diri demi Islam dalam dunia pendidikan dan dakwah, beliau memenuhi panggilan Ilahi pada hari Jum’at 2 Sya’ban 1414/14 Januari 1994 di rumah beliau. Beliau dimakamkan  pada hari Sabtu 3 Sya’ban 1414/15 Januari 1994 di belakang Masjid Tsaqalain yang terletak di komplek Pesantren Putra “Al-Ma’hadul Islami” YAPI, Desa Kenep Beji Pasuruan.

(http://www.republika.co.id/launcher/view/mid/19/news_id/7570)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

22 comments

  1. Penulisan disertasi tentang kiprah dan perjuangan Almarhum Ustadz Husein Al-Habsyi akan menjadi panduan bagi kita dalam menapaki aras perjuangan sekaligus sebagai hujjah hidup dalam melihat sosok yang bisa dijadikan tauladan dalam perspektif Indonesia…

  2. Allah yarhamuh, kita rindu dengan sosok ustadz seperti beliau di saat2 seperti ini, Al-fatihah ila hazhratin-Nabi wa ila ruh al ustadz Husein bin Abubakar al Habsyi, al-Fatihah!

  3. salam kenal ustad labib, saya bram dari manado. luar biasa kalau disertasinya bisa di bukukan jadi saya yang di manado bisa menikmatinya, udah lama saya mencari buku yang menulis tentang ustadz Husein yang merupakan idola saya.

  4. Almarhum Ustad Husein adalah ulama pejuang Islam yang pemikirannya sangat maju. Beliau telah membangkitkan semangat dan telah memberikan pencerahan kepada pemuda-pemudi Muslim Indonesia untuk menjadi lebih cerdas.

  5. Ada manusia tertentu yang menisbatkan hal tidak pada tempatnya menganalisa pada warna bukan jamak,peran ustaz husen dalam perkembangan syaiah di bangil,ustaz husen yang saya tahu malah mengembangkan ajaran salafuna sholeh di pesantren yang beliau dirikan di pesantren -selama dia hidup- yang diajarkan sama seperti yang diajarkan salafuna sholih dari wird latif,maulid habsyi burdah busiri,ratib haddad,dalam pelajaran pun alias kurikulum menggunakan buku rujukan ahli sunnah seperti,lu’lu’ walmarjaan,sirah ibn hisyaam alaqaid alislaamiyah karya hasan alabanna,dll yang semua notabenenya buku-buku klasik ahli sunnah,selama beliau hidup di pesantren TIDAK MENGAJARKAN AJARAN SYIAH,beliau memang orang pejuang yang sangat terpengaruh pada revolusi islam di iran yang mungkin ia ekspresikan dengan mengikuti hal-hal yang mengarah pada revolusi-perjuangan,belum pernah -sepanjang saya tahu-ia menganjurkan anak didiknya memeluk ajaran syiah, jadi desertasi tsb saya pikir kurang akurat atau melihat garis besar USTAZ HUSEN-SYIAH-BANGIL, yang saya lihat,malah ustadz husen pernah mengusir murid- muridnya yang memeluk syiah ke jember-mungkin ustadz labib tahu-ke tempat asmawi pada era delapan puluhan,jadi sekali lagi desertasi tsb sangat jauh dari kenyataan atau mkn hanya sebuah pancingan

  6. ass.wr.wb
    biarlah ustad husien menjadi bagian sejarah islam di indonesia.
    sekarang bagaimana anda ????????????????????????????????

    ML: Mestinya : sekarang bagaimana kita? Terasa lebih sejuk….

  7. ASsalamu’alaikum

    Informasi berharga bagi saya yang sedang mendalami kehidupan syi’ah di Indonesia. Kalau boleh saya minta alamat kontak Muhammad Tamimi Terima kasih

    Wassalam

  8. Bravo…salam atasmu wahai ustaduna, saat palestina mencuat kami rindu komentar dan gagasanmu, karena pasti komentarmulah cerminan sikap islam sejati yang dapat kami jadikan pijakan dalam berfikir dan bertindak, saat krisis melanda negri ini, carut marut menyertai dari segala aspek kami terbayang oleh keteguhan sikap dan ketajaman analisa, serta. kebijakanmu. dan saat kami dilanda gunda gulana, risau, tak tau langkah ku rindu dekap peluk bimbinganmu ustad…ku rindu harum desir angin aromamu, pancaran cahaya tatapan matamu, kehangatan sapa, halus tutur kata,,salam atasmu ustad, ma’afkan kami saat kami tak dapat berikan yang terbaik seperti yang kau harap, yang jelas dan pasti ku ingin tetap menjadi apa yang kau banggakan, ma’afkan dari yang pernah menjadi murid setelah kepulanganmu disorga.

  9. Assalaamu’alaikum wr wb

    Saya ada sejumlah ceramah beliau di tahun 80-90-an
    hasil konversi dari kaset ke MP3
    yg berminat silahkan info le saya email addressnya agar saya bisa beri download link-nya
    saya simpan mulai kemarin di 4shared.com
    beberapa yg sudah ada (dan masih akan terus saya upload 100 lebih kaset rekaman beliau)

    http://www.4shared.com/file/98676035/670f10a4/UST_HUSIN_ALHABSYI_-_187_-_TENTANG_TV.html
    http://www.4shared.com/file/98674397/dba1efd0/UST_HUSIN_ALHABSYI_-_133_-_MENYELAMATKAN_GENERASI_MUDA_-_MASJ.html
    http://www.4shared.com/file/98656797/c61dce7/UST_HUSIN_ALHABSYI_-_001_-_AHLAQ_TERPUJI_DAN_TERCELA_-_MASJID_JARHUM.html

    1. Assalamu’alaikum……… ana pengen sekali punya berbagai ceramah dari Ustadz Husien, kalo memang ana bisa dapetin gimana caranya…….dan ini alamat email ana
      (said_basyith@yahoo.com)

      1. saya pingin punya kaset dan cd nya cerama ustadz husaen bagaimana caranya? dan berapa harganya per kaset.

        Salam

        Musyafiin

    1. terlalu besar u di email…
      sebagian bisa download di indowebster.com, 4shared.com
      search aja ust husain alhabsyi/ust husin alhabsyi atau alhabsyi saja…
      insya-Allah ada sejumlah ceramah yg bisa antum unduh

  10. ya… ALLAH berilah ampunan dan hidayah pada orang2 yang benci terhadap ustadz Husein dan Syiah Ahlulbayt…

  11. MasyaAllah Ustadz Husein, kita butuh ulama2 seperti beliau… tagguh, kokoh, tegar, dan kegigihannya daam berda’wah.

    1. ketika guru saya Mama’ Abdullah bin Nuh masih hidup saya suka datang ke Bangil. silaturahmi dgn beliau (Ust Husein), setelah saya piondah ke Padang, saya terus berkirim surat, nama beliau di alamat pos Abu Ali. sekarang sy sdh mencari riosalah ke-2 dst, yg beliau tulis untuk membantah pemikiran A.Hassan. klo ada yang tahu risalah tsb ?

  12. Syiah …… sesat dan menyesatkan….

    Ya rab… jaukanlah diri ku dan keluargaku dari orang 2 syiah…
    Sadarkan lah mereka…. supaya kembali pada ajaram yg benar

News Feed