Dua Sikap Ekstrem Tentang Soeharto

Ada dua sikap kontras terhadap Soeharto. Sebagian sangat memujanya. Sebagian lain sangat membencinya. Sebagian pihak mengganggap peliputan media telivisi tentang wafat dan pemakaman penguasa Orde Baru ini berlebihan. Sebagian menganggap itu sebagai penghargaan kepada tokoh yang sangat berjasa bagi negara dan bangsa. Inilah dua sikap ekstrem.

 

Yang bisa menjadi parameter adalah hukum. Karena itu, proses hokum mestinya dilanjutkan demi mempejelas pada bagian mana ia bersalah, dan pada bagian mana ia tidak bersalah.

Bila proses hukum dihentikan, maka status benar dan salahnya Soeharto menjadi tidak jelas, dan itu tentu tidak baik bagi Soeharto dan rakyat, terutama bagi generasi mendatang.

pemberian maaf hanyalah masalah moral dan kemanusian, namun tidak menyelesaikan masalah secara jelas. Karena itu, meskipun Soeharto telah wafat, beliau berhak untuk mendapatkan keadilan. Proses hukum tidak hanya baik bagi bangsa Indonesia, namun juga baik bagi Soeharto dan sejarah Indonesia.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 comments

  1. soal maafan boleh2 aja tp harus ada kjelasan keadilan /hukum jaln biar tau salahnya pak harto
    kasih maaf kok gak tau salahnya lucu donk…………..

  2. lalu kalo sudah ada kejelasan hukumnya keputusannya mau diapain ……. kalo diputuskan bersalah siapa yang akan menanggung bebannya di dunia …. dan kalo tdk terbukti siapa juga yang akan di kasih penghargaanya ………. wong di sidang juga lucu kalo ngga ada terdakwanya ………… masak di pengadilan yang hadir cuman hakim, jaksa dan pengacara

  3. saya setuju dengan pendapat anda. katika keadilan dalam sebuah bangsa tidak ditegakkan, maka itu akan menjadi sebuah cacat bagi bangsa itu.
    walaupun soeharto telah mati, dia masih punya hak untuk diadili. dan merupakan kewajiban bagi yang masih hidup untuk menegakkan keadilan.
    seperti yang dikatakan mantan ketua MPR (Amin Rais), adili Soeharto dulu, baru kita maafkan salahnya.
    hutang orang mati saja bisa dibebankan kepada keluarga yang bersangkutan, kenapa tidak dengan Soeharto.Minimal, dikembalikanlah harta yang bukan menjadi hak dari keluarga soeharto.
    thnx

  4. Dua Sikap Ekstrem Tentang Saqifah

    Ada dua sikap kontras terhadap Saqifah. Peristiwa Memilukan dan memalukan setelah Rosul wafat , para Sahabat meninggalkan Jenazah Kekasih Allah SWT hanya untuk kepentingan dunia ? Terpilihnya Abu bakar Sebagian sangat memujanya. Sebagian lain sangat membencinya. Sebagian pihak mengganggap Rosul wafat tidak berWASIAT menunjuk penggantinya , sehingga Abu bakar Umar berprinsip menyelamatkan umat dari perpecahan di banding mengkafani dan mensholati kekasih Allah SWT. Sebagian menganggap itu sebagai penghargaan kepada tokoh yang sangat berjasa bagi Umat , sebagian menganggap pengkhianatan terhadap Guru , Khalifah , Rosul , Ulil Amri dan Keluarga yang ditinggalkannya. Inilah dua sikap ekstrem.

    Yang bisa menjadi parameter adalah hukum. Karena itu, proses hokum mestinya dilanjutkan demi mempejelas pada bagian mana siapa bersalah siapa benar dalam kondisi tersebut adanya ? Apakah jika orang tua anda wafat , anda masih harus meneruskan rapat memenangkan tender ? (Nauzubillah , meskipun bobotnya tidak bisa disamakan ,ini yang Wafat adalah Kekasih Allah , kekasih Pembuat Dunia dan segala isinya , Kekasih yang mana kelak di Padang Mahsyar kita yang berlumuran dosa meminta Syafa’at ( pengampunan / diskon ) dosa darinya kepada Allah SWT ).
    Bila proses hukum dihentikan, maka status benar dan salahnya Abu Bakar Umar menjadi tidak jelas, dan itu tentu tidak baik bagi Abu Bakar Umar dan Umat islam khususnya, terutama bagi generasi mendatang.
    pemberian maaf dan nota di hadist , bahwa haram mengkritik sahabat , semua sahabat adalah benar , 10 sahabat di jamin masuk surga , adalah hadist -hadist politik yang ada karena diadakan . Hal ini tidak menyelesaikan masalah secara jelas. Karena itu, meskipun Saqifah telah 1500 tahun berlalu, merupakan peristiwa yang layak dan wajib di kritisi karena untuk mendapatkan keadilan. Proses hukum tidak hanya baik bagi Umat Islam saat ini , namun juga baik bagi para Abu bakar Umar Mania dan sejarah Islam khususnya.

News Feed