Dulu Menyerang SBY, Kini Gus Dur Mendukungnya

Figur yang satu ini benar-benar memusingkan. Beberapa waktu lalu sering melontarkan kritik pedas bahkan terkesan serampangan terhadap SBY, tapi belakangan malah berbalik memberikan sanjungan dan dukungan. Ada apa di balik ini semua?

Sebagaimana dilaporkan oleh okezone, mantan Ketua PBNU itu menyatakan akan mendukung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai calon presiden periode 2009-2014.

“Kalau dukungan saya termasuk (untuk) SBY. Kalau ndak jadi calon. Kalau jadi calon (presiden) tidak mungkin (saya) mendukung orang lain,” ujarnya di sela-sela acara Kongkow Bareng Gus Dur di Kedai Tempo, Jalan Utan Kayu Nomor 68 H, Jakarta Timur, Sabtu (13/9/2008).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, beberapa waktu lalu Gus Dur juga pernah mengungkapkan dukungan kepada SBY untuk maju dalam Pilpres 2009. Namun, saat itu pernyataan dukungan Gus Dur dalam bingkai menyindir SBY agar terpilih kembali untuk memperbaiki kerusakan yang telah diperbuatnya sendiri di negeri ini.

Lontaran Gus Dur mendukung SBY di atas menjadi semakin menarik. Pasalnya, baru beberapa hari lalu Gus Dur menggugat SBY ke PTUN Jakarta Timur dalam kasus konflik internal PKB.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 comments

  1. biasa ajah atuh bib dukung mendukung dalam politik..
    Tidak ada koalisi/oposisi yg Abadi yg ada adalah kepentingan Abadi.
    Apalagi kritik bukan berarti tdk mendukung, juga memuji bukan berarti mendukung jadi proporsional sajah…apalagi dipulitik…
    hihihihih…..

  2. Menurut saya sebaiknya Gus Dur neh mikirkan masa tuanya. Nggak usah serang sana…serang sini….. jadilah bapak bangsa yang baik, kan sesuai dengan predikat sebagai bapak “pengayom minoritas”. Nggak usah sikut sana, senggol sini. Jadilah panutan anak bangsa yang baik Gus………

  3. Jadilah pendidik, bukan pencela.
    Jadilah seperti cak nur, bukan seperti yasser.

    hehehe…berarti saya pencela yach? ya mungkin bisa dikatakan begitu. Abis banyak sih yang bilang. xixixixixi….:D

    Politik yang berkembang di Indonesia, yang berbicara adalah kepentingan bukan kebenaran.

    Walaupun partai itu berbasiskan Islam, tidak menjamin partai tersebut terbebas dari permainan kotor bin najis.

    Masih mahasiswa aja politiknya dah kotor (semoga Allah menghancurleburkan mereka dalam kebinasaan), apalagi kalau dah jadi politisi beneran yang bakal mempermainkan suara rakyat.

  4. Rekan-rekan yang baik,

    Sebagai mantan Presiden RI dan Bapak Bangsa, Gus Dur punya pengalaman segudang. Kita selaku generasi muda tentunya dapat memilah-milah mana yang terbaik untuk menjadi Pemimpin bangsa kita. Siapapun yang menjadi Presiden RI, tentunya tidak semudah apa yang dibayangkan orang awam. Adalah hak Gus Dur untuk meyatakan sikap. Kalau dipendam, nanti bisa-bisa jadi bisul.

    Salam hangat,
    Ruslan Andy Chandra
    Hp.081584021244

  5. pahamilah ungkanpan gus dur, jangan ditafsirkan! dengan demikian kita bisa memahaminya apa adanya. dan tolong jangan membodohi bangsa ini dengan realitas yang tak beraturan!

  6. duh jadi bingung
    SBY ingat janjinya ga?? “hanya akan mencalonkan sebagai presiden untuk satu periode saja ” dah keenakan nangkring di sono kali ya…. wkwkwkw

    (jadi ga bisa nulis apa2 nih buat sby a,a gusdur )

News Feed