Breaking News

Gereja Anggap Kristen Unitarian Aliran Sesat?

first-unitarian-church.jpg

Ternyata isu aliran sesat juga ada dalam masyarakat Kristen. Dalam perjalanan sejarah, banyak tokoh unitarian Kristen yang dianggap sesat oleh Gereja dan dijatuhi hukuman mati, antara lain:

1. IRANAEUS (130-200 M):

Ia meyakini Tuhan Yang Maha Esa dan mendukung doktrin tentang “kemanusiaan” yesus. Dengan sengit ia mengeritik Paulus karena telah bertanggung jawab memasukkan doktrin-doktrin dari agama berhala dan filsafat Plato ke dalam Kristen.

2. TERTULIAN (160-220)

Ia menulis: “Orang-orang kebanyak berpikir tentang Kristus sebagai seorang manusia biasa. Saat itu Paus Callistuslah yang mengenalkan Trinitas ke dalam tulisan-tulisannya “ecclesiastical” latin ketika ia membahas doktrin baru yang aneh tersebut.

3. ORIGEN (185-254 M).

Karena Origen menentang ajaran gereja yang Trinitas, dia menulis tidak kurang 600 brosur dan risalah yang isinya mengenai keesaan Tuhan. Berdarkan hasil Konsili Alexandria, dia lalu ditangkap dan dipenjarakan dengan mengalami penyiksaan hingga menyebabkan kematiannya pada tahun 254 M.

4. LUCIAN (..-312)

Dia percaya bahwa Yesus tidaklah sama dengan Tuhan dan karenanya berada (di bawah) Tuhan. Pandangan inilah yang menulut kebencian Gereja Pauline, dan setelah mengalami berbagai siksaan, Lucian lalu dihukum mati oleh Gereja Tahun 312.

Check Also

PALU ARIT

PALU ARIT Pelajari dulu pandangan Hegel, Marx, Engels, Trotsky, Giddens, Tan Malaka, Kianuri, Syariati, Habermas …

79 comments

  1. wah, ternyata sama saja, ya?
    informasi yang berguna.

  2. Ibrahim Abu Dasteghib

    Pak Konstantin dan Bu Helena kok dilawan…

  3. wacana yang d kembangkan iu adalah sangat tidak masuk akal karena tulisan it hanyalah fiktif belaka yang tidak di landasan kan pada bukti-bukti yang riil?jadi sejarh tanpa latar blakang hanyalah omong kosong doank..dimana tujuannya membuat iman kristen goyah?apabila IRANEUS berpendpat seperti itu maka yang di pertanyakan “apakah yang dia percayakan saat itu’?sangat tidak masuk akal pandangan yang seperti itu…karena imannya goyah maka dia bisa mengeluarkan wacana yang tidak penting untuk d bahas…gbu

  4. Bukan masalah wacana-nya, tapi soal inkuisisi (penghukuman atas apa yang dianggap berseberangan dalam pemikiran) menjadi isu yang diangkat di sini (begitu kira-kira ya ustad?)
    Jadi, bahwa kebiasaan menghantam orang yang berseberangan dalam pemikiran dan kepercayaan ternyata adalah isu universal. That’s all.

  5. Shalom alaikhem (salamu’alaikum)
    Hari gini masih percaya TRINITAS??!

    Di Indonesia ada orang-orang unitarian (antitrinitas) yang cukup bagus dan sangat berani, di antaranya: Sdr. Frans Donald yang menulis buku sangat bagus “MENJAWAB DOKTRIN TRITUNGGAL”.
    Siapa saja. baik islam / kristen rasanya wajib dan perlu baca buku dahsyat tersebut. Dan hebatnya penulisnyapun mencantumkan nomor hp aktif pada buku-bukunya, sehingga bisa dikontak n siap dialog.
    GBU, Allahu akbar!!

  6. Shalom,
    Info lagi. Frans Donald, seorang antitrinitas yang sangat vokal, ini sepertinya blog nya dia: http://www.fransdonald.blogspot.com.
    Di Indonesia juga sudah banyak teolog-teolog + pastur/ Romo + pendeta-pendeta yang kabarnya sudah berani terus terang mengakui bahwa Doktrin Trinitas benar-benar TIDAK ALKITABIAH!

  7. saya pendukung gerakan ALLAH yang Esa. mudah2han kekristenan makin dibukakan kebenaran yang sesungguhnya tentang ke Esaan ALLAH. dari alkitab maupun sejarah, sungguh, trinitas tidak berdasar sama sekali. GBU

  8. Umat Kristen beranggapan Yesus adalah Tuhan karena adanya Konsep Trinitas. Tapi tahukah mereka bahwa konsep itu baru ada saat Konsili Nicea. Saat Yesus masih hidup, dia tidak mengajarkan konsep Trinitas.
    Yesus pernah ditanya oleh beberapa orang Yahudi terdidik di dalam Injil Markus.
    “Tuan, hukum apa yang terutama?. Jawab Yesus (Markus 12 : 29) : “Hukum yang terutama ialah : Dengarlah hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu Esa (Satu)”.

    Yang mengulang kata perkata apa yang dikataka oleh Musa +/- 1.300 tahun sebelum Yesus lahir.

    Matius 5 : 17-18

    “Janganlah kamu sangkakan aku datang hendak merombak hukum Taurat atau kitab nabi-nabi; bukannya aku datang hendak merombak, melainkan hendak menggenapkan. Karena sesungguhnya aku berkata kepadamu, sehingga langit dan bumi lenyap, satu noktah atau satu titikpun sekali-sekali tiada akan lenyap dari hukum Taurat itu sampai semuanya telah jadi”.

    1. Tauhid Nabi Musa (Ulangan 4:35, Ulangan 6:4, Ulangan 32:39).
    2. Tauhid Nabi Daud (II Samuel 7:22, Mazmur 86:8).
    3. Tauhid Nabi Sulaiman (I Raja-raja 8:23).
    4. Tauhid Nabi Yesaya (Yesaya 43: 10-11, Yesaya 44:6,Yesaya 45:5-6, Yesaya 46:9).
    5. Tauhid Yesus (Markus 12:29, Yohanes 5:30, Yohanes 17:3).

    Bukankah Hukum Taurat mengatakan Tuhan hanya 1, itulah mengapa umat Yahudi tidak mempercayai Yesus sebagai anak Tuhan. Karena mereka salah dalam menafsirkan ajaran Yesus, mereka mengira seolah-olah Yesus mengaku sebagai Tuhan atau anak Tuhan. Itulah mengapa umat Yahudi mencelakai Yesus dengan menyalibnya.
    Jika Trinitas adalah hal penting yang perlu diajarkan, saat itu adalah saat yang tepat untuk mengajarkan kepada orang-orang Yahudi. Tentang ada 3 yang memberi kesaksian., Bapa, Firman dan Roh Kudus ketiganya adalah satu. Tetapi Yesus tidak mengatakan itu. Juga kalau Yesus adalah Tuhan, dia pasti langsung menjawab “Ya”saya Tuhan kalau ada yang bertanya siapa dirinya. Kalau ada yang bertanya apakah Ibu Kota Indonesia Jakarta, pasti akan saya Jawab “Ya”. Tapi Yesus tidak pernah mengatakan itu. Jadi tidak ada Konsep Trinitas yang diajarkan oleh Yesus. Kalau sekarang ada, anda pikirlah sendiri.
    Konsep Trinitas :

    1. Tuhan Bapa adalah Tuhan, anak adalah Tuhan dan Roh Kudus adalah Tuhan, namun bukan 3 Tuhan melainkan 1.
    2. Tuhan Bapa itu Maha Perkasa, anak itu Maha Perkasa dan Roh Kudus Maha Perkasa, namun bukan 3 yang Maha Perkasa melainkan 1
    3. Tuhan Bapa adalah Person, anak adalah Person dan Roh Kudus adalah Person, Tapi mereka bukan 3 Person melainkan 1

    Bahasa apakah itu?. Bahasa Inggriskah?. Bahasa Indonesiakah?

    Konsep Trinitas berasal dari 1 Yohanes 5 : 7-8

    “Sebab ada tiga yang memiliki kesaksian didalam Surga : Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu”. (7) “Dan ada 3 yang memberi kesaksian di bumi, Roh dan Air dan Darah dan ketiganya adalah satu”. ( 8)

    TERNYATA: ayat ini dikeluarkan dari Al-kitab versi standard yang direvisi (Revised Standard Version disingkat RSV) yang dipakai oleh negara-negara barat karena dianggap sisipan. Mengapa demikian?. Karena ayat ini merupakan catatan saja oleh penyalin yang dibuat pada abad ke 6 untuk tujuan pendidikan anak-anak. Tatkala penerbit mendapati manuskrip-manuskrip tersebut, catatan-cacatan pinggir itu telah dimasukkan ke dalam teks. Karena itu para Sarjana Kristen menemukan bahwa ayat ini adalah ayat buatan/sisipan (bukan ayat asli). Ayat ini adalah catatan pinggir bukan perkataan Yohanes. RSV disusun oleh 33 Cendekiawan tingkat tertinggi dalam Agama Kristen didukung oleh 50 kitab.

  9. DOKTRIN TRINITAS :
    KEBINGUNGAN ini tersebar luas. The Encyclopedia Americana mengatakan bahwa Tritunggal dianggap “di luar jangkauan akal manusia.”
    Banyak orang yang menerima Tritunggal menganggapnya demikian. Monsignor Eugene Clark berkata: “Allah itu satu, dan Allah itu tiga. Karena tidak ada ciptaan yang seperti ini, kita tidak dapat mengertinya, tetapi menerimanya saja.”

    Kardinal John O’Connor berkata: “Kami tahu ini suatu misteri yang sangat dalam, yang sama sekali tidak kita mengerti.”
    Dan Paus Yohanes Paulus II berkata mengenai “misteri yang tidak dapat dimengerti tentang Allah Tritunggal.”
    Jadi, A Dictionary of Religious Knowledge berkata: “Tepatnya apa doktrin itu, atau bagaimana hal itu harus dijelaskan, para penganut Tritunggal pun tidak mencapai kata sepakat di antara mereka sendiri.”

    Maka, kita dapat mengerti mengapa New Catholic Encyclopedia berkata: “Hanya sedikit diantara guru-guru teologi Tritunggal di seminari-seminari Katolik Roma yang pada suatu waktu tidak dipojokkan oleh pertanyaan, ‘Tetapi bagaimana kita akan berkhotbah tentang Tritunggal?’ Dan jika pertanyaan itu merupakan gejala kebingungan di pihak para siswa, kemungkinan hal itu juga merupakan gejala kebingungan yang serupa di pihak guru-guru mereka.”

    Kebenaran dari pernyataan di atas dapat dibuktikan dengan mengunjungi suatu perpustakaan dan memeriksa buku-buku yang mendukung Tritunggal. Tak terhitung banyaknya halaman yang ditulis dalam upaya untuk menjelaskannya. Namun, setelah bersusah payah memeriksa istilah-istilah teologi yang membingungkan dan penjelasannya, para peneliti masih tetap tidak puas.

    Mengenai ini, imam Yesuit Joseph Bracken mengatakan dalam bukunya What Are They Saying About the Trinity?: “Para imam yang dengan cukup banyak upaya telah mempelajari…
    Tritunggal selama tahun-tahun mereka di seminari tentu saja ragu-ragu untuk menyampaikannya kepada jemaah mereka dari mimbar, bahkan pada hari Minggu. Tritunggal… Untuk apa seseorang akan membuat umatnya bosan dengan sesuatu yang pada akhirnya pun tidak akan mereka mengerti dengan benar?”
    Ia juga berkata: “Tritunggal adalah soal kepercayaan formal, namun hal itu hanya sedikit atau tidak [berpengaruh] dalam kehidupan dan ibadat Kristen sehari-hari.” Meskipun demikian, ini adalah “doktrin utama” dari gereja-gereja!
    Teolog Katolik Hans Kung menyatakan dalam bukunya Christianity and the World Religions bahwa Tritunggal merupakan satu alasan mengapa gereja-gereja tidak berhasil membuat kemajuan yang berarti di kalangan orang bukan Kristen. Ia berkata: “Bahkan orang Muslim yang terpelajar,
    sama sekali tidak dapat mengerti, sebagaimana juga orang-orang Yahudi sebegitu jauh tidak dapat memahami, gagasan mengenai Tritunggal… Perbedaan yang dibuat oleh doktrin Tritunggal antara satu Allah dan tiga hypostase [zat] tidak memuaskan orang Muslim, yang bukannya merasa mendapat penjelasan, tetapi justru merasa bingung, oleh istilah-istilah teologi yang berasal dari bahasa Syria, Yunani, dan Latin.“Tritunggal” apakah ada dalam Alkitab?
    SEBUAH publikasi Protestan berkata: “Kata Tritunggal tidak terdapat dalam Alkitab… Ia baru mendapat tempat secara resmi dalam teologi gereja pada abad ke-4.” (The Illustrated Bible Dictionary) Dan seorang yang berwewenang dalam agama Katolik mengatakan bahwa Tritunggal “bukanlah… secara langsung firman dari Allah.” -New Catholic Encyclopedia.
    The Catholic Encyclopedia juga mengomentari: “Dalam Alkitab belum terdapat satu istilah pun untuk menyatakan ke-Tiga Pribadi Ilahi tersebut secara bersama. Kata triaz [tri’as] (asal kata dari trinitas bahasa Latin) mula-mula ditemukan dalam [tulisan] Teofilus dari Antiokhia kira-kira tahun 180 M…. Tidak lama kemudian itu muncul dalam bentuk Latinnya trinitas dalam [tulisan] Tertullian.”
    Namun, hal ini sendiri tidak membuktikan bahwa Tertullian mengajarkan Tritunggal. Karya tulis Katolik Trinitas – A Theological Encyclopedia of the Holy Trinity misalnya, menyatakan bahwa beberapa dari kata-kata Tertullian belakangan digunakan oleh orang-orang lain untuk menjelaskan Tritunggal. Kemudian ia memperingatkan: “Tetapi kesimpulan yang tergesa-gesa tidak dapat diambil hanya berdasarkan pemakaian, karena ia tidak menerapkan kata-kata tersebut untuk teologi Tritunggal.”
    Bukti dari Kitab-Kitab Ibrani
    MESKIPUN kata “Tritunggal” tidak dapat ditemukan dalam Alkitab, apakah setidak-tidaknya gagasan tentang Tritunggal dengan jelas diajarkan di dalamnya? Sebagai contoh, apa yang ditunjukkan oleh Kitab-Kitab Ibrani (“Perjanjian Lama”)?
    The Encyclopedia of Religion mengakui: “Para teolog dewasa ini setuju bahwa Alkitab Ibrani tidak memuat doktrin tentang Tritunggal.” Dan New Catholic Encyclopedia juga mengatakan:
    “Doktrin Tritunggal Kudus tidak diajarkan dalam P[erjanjian] L[ama].”
    Demikian pula, dalam bukunya The Triune God, imam Yesuit Edmund Fortman mengakui: “Perjanjian Lama… tidak secara tegas ataupun samar-samar memberi tahu kepada kita mengenai Allah Tiga Serangkai yang adalah Allah, Anak dan Roh Kudus… Tidak ada bukti bahwa penulis tulisan suci manapun bahkan menduga adanya suatu [Tritunggal] di dalam Keilahian… Bahkan mencari di dalam [”Perjanjian Lama”] kesan-kesan atau gambaran di muka atau ‘tanda-tanda terselubung’ mengenai trinitas dari pribadi-pribadi, berarti melampaui kata-kata dan tujuan dari para penulis tulisan-tulisan suci.”-Cetak miring red.
    Penyelidikan dalam Kitab-Kitab Ibrani itu sendiri akan membuktikan komentar-komentar ini. Jadi, tidak ada ajaran yang jelas mengenai Tritunggal dalam 39 buku pertama dari Alkitab yang membentuk kanon yang asli dari Kitab-Kitab Ibrani yang terilham.
    Bukti dari Kitab-Kitab Yunani
    MAKA, apakah Kitab-Kitab Yunani Kristen (“Perjanjian Baru”) dengan jelas berbicara tentang suatu Tritunggal?
    The Encydopedia of Religion mengatakan: “Para teolog setuju bahwa Perjanjian Baru juga tidak memuat doktrin yang jelas mengenai Tritunggal.”
    Imam Yesuit Fortman mengatakan: “Para penulis Perjanjian Baru… tidak memberi kita doktrin Tritunggal yang resmi atau dirumuskan, juga tidak ajaran yang jelas bahwa dalam satu Allah terdapat tiga pribadi ilahi yang setara… Di mana pun kita tidak menemukan doktrin tritunggal dari tiga subyek kehidupan dan kegiatan ilahi yang berbeda dalam Keilahian yang sama.”
    The New Encyclopaedia Britannica menyatakan: “Kata Tritunggal atau doktrinnya yang jelas tidak terdapat dalam Perjanjian Baru.”
    Bernhard Lohse mengatakan dalam A Short History of Christian Doctrine: “Sejauh itu menyangkut Perjanjian Baru, seseorang tidak menemukan di dalamnya doktrin Tritunggal yang aktual.”
    The New International Dictionary of New Testament Theology juga mengatakan: “P[erjanjian] B[aru] tidak memuat doktrin Tritunggal yang diperkembangkan. ‘Alkitab tidak memuat deklarasi yang terus terang bahwa Bapa, Anak dan Roh Kudus adalah dari zat yang sama’ [kata teolog Protestan Karl Barth].”
    Profesor E. Washburn Hopkins dari Universitas Yale meneguhkan: “Bagi Yesus dan Paulus doktrin tritunggal jelas tidak dikenal;… mereka tidak mengatakan apa-apa mengenai itu.”-Origin and Evolution of Religion.
    Sejarawan Arthur Weigall menyatakan: “Yesus Kristus tidak pernah menyebutkan perwujudan demikian, dan di manapun dalam Perjanjian Baru tidak terdapat kata ‘Tritunggal.’ Gagasannya baru diterima oleh Gereja tiga ratus tahun setelah kematian Tuhan kita.”-The Paganism in Our Christianity.
    Jadi, ke-39 buku dari Kitab-Kitab Ibrani ataupun kanon dari ke-27′

    sori kepanjangan.
    gw ambil dari pelbagai sumber. GBU

  10. I LOVE JESUS

  11. I LOVE JESUS AS WELL…THE MESSENGER OF GOD..

  12. shalom. aku sangat bersyukur ternyata banyak juga orang2 yang menganut paham kristen tauhid. saya tak ingin berdebat tentang iman dg orang lain, ttp saya terkadang sedih bila sampai saat ini masih banyak orang yang belum amu membuka mata hati dan pikriannya tentang siapa Allah? Allah ada dengan sendirinya, Dia tdk diciptakan, Dia ada karena dia ada. namaNya YAHWE. Dia tidak bisa disekutukan dengan apa dan siapapun.
    Siapa Yesus? Yesus adalah ciptaanya dan sudah jelas itu. jadi berfikirlah yang benar: apa mungkin Yesus sama dengan Allah? nonsense
    saya tak perlu mengupas itu dari Alkitab, tapi kita tahu banyak tulisan yang mengatakan Yesus adalah utusanNya. ada itu keluar dari mulut Yesus sendiri. jadi jangan lagi ada keraguan lagi tentang itu.
    Allah maha kuasa: Dia ada dengan sendirinya, tidak diciptakan dan tidak mungkin mati, sekali lagi tidak mungkin mati!
    bayangkan Sang Pencipta Dunia ini mati! bagaimana alam ini?
    sekian ulasan saya. terima kasih.
    Catt: bagi saudara2 Unitarian marilah kita perkuat iman percaya kita, jangan goyah walaupun kita sangat minoritas, beritakanlah Injil kapan saja dan dimana saja kepada siapa saja. Bapa memberkati kita semua.

  13. Telah nampaklah suatu fakta. Sirna sudah kedustaan. Yg baik akan menang!

  14. Koq yo onok ae wong keblinger…
    Opo iki sing diarani zaman edan…
    Sampe gak ngerti Sejatine Gusti Allahe…

  15. udah jgn slng menuding…
    emang Allah tu suka kalian slg mencela…???
    kalo kalian brani mencela org lain,
    brarti klian merasa bhwa klianlah yg plg benar…
    brarti Allah klian kyk gt ya…

    kalo Allah aq bilang ne,
    jgn slg mencela…
    smua org berhak tuk percaya dan mempercayai…
    ntr lg Allah dtg kq…

    apakah islam yg trbaik dan plg benar??
    atokah kristen???
    atokah yahudi???

    ditunggu aja ya…
    peace… 🙂

  16. Assalamu ‘alaikum, sebetulnya Yesus tidak pernah di sebut Tuhan dlm Alkitab, dlm Alkitab Terjemahan Bhs Arab yg saya punya Yesus disebut mu’allim ( artinya org yg berilmu ), sayyid ( artinya tuan atau yg dihormati ), rabbu/rabbi/murabbi ( artinya pendidik atau guru ), istilah ini tidak asing ditelinga orang Islam, Nabi Muhammad jg sering disebut sayyidinaa ( artinya tuan kami/junjungan kami ) tp tidak menganggap Nabi Muhammad sebagai Tuhan dan memang Yesus jg bukan Tuhan, yang sebetulnya Tuhan dlm Alkitab itu adalah Bapak Yesus, makanya Yesus aja berdoa kepada Bapaknya yg di surga. Jd ga ada istilah Tritunggal dlm Agama Kristen sebetulnya, ini kesalahan Bapak-bapak Gereja wkt itu. Kuasa Yesus sebetulnya dari Bapaknya/Surga bukan dari Yesus sendiri, Roh Kudus sendiri punya banyak penafsiran dan bukan berarti bagian dari Allah Tritunggal. Makanya Islam/Yudaisme tidak mengenal istilah Allah Tritunggal, Bapak lebih berkuasa dari Yesus. Kata Tuhan dlm PB terjemahan LAI membingungkan, kita harus meraba mana yg menunjuk kepada Yahweh mana yg menunjuk kpd Yesus, seharusnya penulisan kata Tuhan dlm PB yang menunjuk pd Yahweh harus ditulis TUHAN jd jelas dan yang menunjuk pada Yesus ditulis Tuhan ato Tuan aja jd ada perbedaannya dan enak untuk dibaca. Islam sangat menghormati Yesus karena dia adalah utusan TUHAN/Yahweh Bapaknya dan Bapak kita semua manusia. Islam jg menghormati Maria sebagai ibu Yesus, Maria sebagai saksi Kemahakuasaaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Amin.
    Wassalam.

  17. ini ni yg gue demen, tak akan ada lagi trinitas trinitas lagi….

  18. KnAPAh ceh…

    KuG SMWA.na SlInG MeNcEla AgAmA bKaNKah

    KrIsTeN .IsLam, HiNdU, buDhA

    sMwA jGa tuJUan.na camah qn

    SmUA.Na pERcya Tuhan adah dan IgN MsuG sUrGA???

  19. Tak ada seorangpun yang boleh menghakimi siapapun, tak terkecuali Gereja. Sudah seharusnya kita meng”imani” kebenaran yang kita yakini dan ikuti, tapi bukan berarti kita boleh menilai kepercayaan orang lain itu sesat.
    Sikap mencap kepercayaan yang dianggap melenceng dari “pakem” itu sesat boleh saja terjadi dijaman gereja purba, dimana kepicikan dan nafsu kekuasaan masih melingkupi tokoh tokoh dan lembaga Gerejawi, seakan mereka adalah “wakil Tuhan Didunia”.
    Pada jaman sekarang orang akan mentertawakan sikap (primitif) yang sok paling bener itu. Sikap yang mencerminkan gila kuasa seakan punya mandat dari Allah untuk menghukum orang lain menyangkut pelanggaran “Hukum Allah”.
    Kenapa enggak biarkan saja Allah yang menghukum mereka yang melanggar hukumNya ? Tidak mampukah dia sehingga harus menyuruh manusia untuk melakukan “Law enforcement” ?

  20. Yang saya tahu Tuhan itu jauh melampaui apa yg bisa kita pikirkan
    Hadir dalam apasaja dia bisa
    Hadir sebagai Yesuspun Dia bisa
    Dia jauh diluar jangkauan nalar dan akal kita
    Dia melampau semuanya
    Yang penting saat berdoa hati kita bergetar disitulah TUhan ada

  21. Aku "anak Allah" (orang yg mentaati Allah)

    Assalamu’alaikum
    Yah klo kondisi jaman skrg susah. Semua sangat kompleks, bs2 perang ini hahaha…Klo saya sih utk jaman sekarang cuma pegang “Lakum dinukum waliadin” (Untuk mu lah agamamu, Untukk ku lah agamaku) biar Allah sendiri yg buktikan setelah orang tersebut meninggal dunia, klo udah meninggal akan tau kok mana yg bner mana yg ga, dan apakah siksa kubur itu bner2 ada. Dan jg dibuktikan setelah datang hari kiamat. Kita umat islam sebagaimana perintah Allah dan Rasulullah, harus MENYAMPAIKAN ajaran bukan MEMAKSAKAN ajaran. Demikian lah konsep islam sebenarnya. Karena Allah sendiri ingin Manusia itu beribadah/menyembah padanya bukan karena takut neraka, ingin surga, bukan karena paksaan dsb. Melainkan atas keikhlasan dan kesadaran diri dr manusia itu untuk menyembah dan berbakti pada Tuhan Yg Maha Kuasa yg telah menciptakan mereka dan segala sesuatunya. Karena bagi Allah untuk menjadikan seluruh manusia dibumi ini dan segala makhluk yg dia ciptakan supaya Beribadah, beriman, bertaqwa, menyembah padaNya adalah hal yg sangat mudah, layaknya Dia menciptakan jagad raya hanya dgn “kun fayakun(jadilah maka Jadilah). Inilah yg dinama kan Hak Bebas yg diberikan pada manusia. Manusia di beri akal budi dan hati supaya mereka berpikir sendiri apakah perintah Tuhan itu layak dijalankan atau tidak, apakah Larangan Tuhan itu patut di patuhi atau tidak. Pikirkanlah sendiri kita pnya akal budi dan hati tho?? bs bedakan mana yg baek mana yg buruk, dan mungkinkah Tuhan memberi perintah dan larangan yg merugikan manusia??Dan bagi manusia yg belum sadar, sekiranya bs pake lah itu modal akal budi dan hati kalian untuk menelaah. Sebelumnya saya sebagai muslim mohon maaf pada umat non muslim. Jika ada saudara kami muslim yg mengatas namakan MENJALANKAN PERINTAH TUHAN memaksakan keyakinan/mengejek/menghina agama lain. Karena Muhammad SAW, Rasulullah, mengajarkan pada kami utk bersikap baik pada umat non muslim dan tidak memaksakan kepercayaan, namun hanya menyampaikan ajaran. Bahkan seorang Atheis pun berhak untuk hidup. Dan sekali lg saya sbg muslim sangat mohon maaf jika ada orang islam yg tidak berbuat baik pada kalian yg non muslim. Karena sesungguhnya orang2 yg demikian itu ga menjalankan perintah Allah dan Rasulnya. Mereka bukanlah golongan kami muslim yg meneladani Rasulullah SAW. Wassalamu’alaikum. Terimakasih

  22. hai hahaha

  23. jpercayai apa yang anda percaya…dan jangan bahas Allah orang lain
    semoga Allah mu menyelamatkan engkau seperti engkaumempercayainya…….
    Kristen trinitatis
    Kristen unitari
    islam
    hindu
    dan Budha
    punya konsep masing-masing
    jadi berpeganglah pada apa yang kau percayai
    bagi yang buat blog ini
    anda hanay menyulut permasalahn dan perdebatan
    ingat brooo
    perdebatan mengenai agama tidak akan habis dan berkesudahan
    atau bisakah anda membuktikan bahwa agama anda adalh yang paling benar????
    klo bisa segera publish dan lihat seberapa orng yang ikut agama anda????

    Go-Blog: Hei! Jangan keburu sewot. Ini bukan opini pemilik blog, tapi berita. Blog ini menghargai perbedaan agama dan sekte, bahkan ateispun kita terima. Peace!!!

  24. wacana yang aneh…Masalah trinitas aja dipusingin…
    kalau kita membahas trinitas tidak alkitabiah maka kita sudah menyepelhkan yang namanya Tuhan. Bukankan Dia maha kuasa..? tidak terbatas dengan ruang dan waktu…? kalau Tuhan mau jadi 10, 1000, atau mungkin 10.000 apakah itu sesuatu yang mustahil…?
    kalau kita masih memperdebatkannya juga maka kitalah yang bodoh…
    ingatlah ketika kita bisa mengerti Allah maka Ia bukan Allah, tetapi saat kita tidak bisa mengerti Siapa itu Allah maka Ia adalah Allah. karena Allah tidak dapat dimegerti oleh pikiran manusia yang rata-rata IQ jongkok…

  25. Yesus dan kita adalah anak Allah..Yesus juga mengatakan bahwa Allah adalah Tuhan dan hanya ada satu Allah yang Ia yakini..Ia datang kedunia untuk menyebarkan apa yang telah Allah katakan dalam dirinya.Ia adalah perantara bagi Kita manusia..sekarang tidak penting membahas siapa Yesus yang sebenarnya yang terpenting adalah apakah kita sebagai umat yang mengagumi Yesus mampu menjadi atau minim menirukan apa yang telah Dia perbuat untuk umat manusia seluruhnya tanpa membedakan golongan apapun..Bersediakah kita menerima orang yang menasehati kita,bersediakah kita menerima Yesus dengan wujud yang papa,hina dan tak pantas masuk rumah yang mewah..???Apakah dalam kehidupan kita sudah MENJALANKAN apa yang telah Yesus Ajarkan.Kalau bagi saya pribadi apapun Yesus Dia tetaplah satu2nya sosok yang jadi panutandalam hidup saya..Hanya saja yang pantas jadi pertanyaan apakah Yesus pernah mempermasalahkan agama oranglain..karena bagi Dia yang terpenting adalah Takut akan Allah.

  26. Memang saling mencela adalah tidak baik, yang mengikutinya adalah rasa saling bermusuhan yang kebanyakan sudah tidak menggunakan nalar lagi.
    Tetapi mendiskusikan adalah baik, asal dipenuhi oleh rasa ingin tahu mana2 ajaran yang paling benar, dengan argumen yang pas pula tentunya.
    Sebenarnya kita tak boleh menunggu setelah mati untuk tahu bahwa salah satu ajaran yang selama ini kita ketahui ada dimuka bumi ini ternyata yang benar, sebab ketika ternyata kita termasuk yang mengikuti ajaran yang salah dan masuk neraka, pengetahuan itu sudah tak berarti lagi.
    Namun demikian kita memang tak boleh memaksakan apa yang kita percayai sebagai sebuah kebenaran, juga harus dipercayai oleh orang lain.
    Bagi para pendakwah, yang mendasari gerakan dakwah seharusnya tidak semata bertujuan memperoleh pengikut se banyak2nya, tetapi harus dilandasi rasa kasih sayang terhadap orang yang dianggap belum mendapatkan hidayah.

  27. Salam. Bagi yang masih ngotot tentang Tritunggal, silahkan dibaca saja buku FransDonald yg judulnya: Menjawab Doktrin Tritunggal. Di buku itu juga terdapat statemen2 trolog Kristen yg bnyk menolak trinitas.
    Tampaknya ini abad kegelapan bagi Trinitas.
    Trinitas yg malang, diambang keruntuhan ….!

  28. hai..knpa kalian yg mndukung kristen tauhid tdk masuk islam sekali ?…dr pd kalian semua pusing…islam sdh jelas doktrinya…dr pd kalian yg ragu2 tntang TRINITAS..jgn mmbuat batu sndungan pd umat kristen yg laen…bg teman2 SSY…ISLM & TAUHID…kalian kog ga percaya sih TUHAN maha segalanya…Dia kan Tuhan (ALLAH/YAHWE) yg bs jd segalanya…jgnkan jd manusia..jd batu,api,hewan,apa saja dia bisa ..kan dia TUHAN…klo yg kalian perdebatkan tdk bisa mnjadi apa2 itu bearti bukan TUHAN..setan sendiri percaya YESUS itu anak ALLAH (MAT 4:5-6) (MAT 8 :28-29)…di ayat ini aja sdh sngat jelas YESUS itu ANAK ALLAH klo kalian msh mnyngkalnya bearti kalian lebih dr pada SETAN dan ingat hal ini di ucapkan jauh sebelum adanya agama apapun..jd klo skrg kalian menyangklnya bearti kalian mnciptakan doktrin penyangkalan..lg masalah TRINITAS ..ALLAH kan bs jd roh,bs jd ujud.klo ada BAPA-PUTRA-ROH KUDUS kog kalian bingung…

  29. kalian aneh..katanya berdasarkan ALKITAB tp kog msh mencari di luar alkitab..bukunya FRANSDONALd kan bukan alkitab,napa jd rujukan…inilah klo manusia sdh terpojok..apa sj bs jd alasan dan dalil…lama2 nanti buku ATEIS pun jd rujukan hahahaaaa…..klo ciptakan buku gmpang bro..gw aja bs ciptakan buku menentang atau mndukung ALKITAB…sdhlah jgn ngade-ngade….TRINITAS tak kan luntur bro..klo maunya luciefer sih luntur hahahaaa….yg jelas skrg tobat bro….tobat..tobat….sebelum ngekkk…

  30. Lebih dari 2000 thn agama kristen berawal ..
    trinitas dikenal mulai thn berapa masehi..?
    kalau dari awal nya dimana Yesus yang mengajarkanya,berarti tidak menjadi masalah
    Tetapi kalau dikenalnya trinitas bertahun tahun setelah Yesus tiada,itu baru menjadi masalah
    karena harus di pertanyakan siapa yang mengenalkan/menciptakan trinitas itu .? apakah yang mengenalkannya itu seorang atau sekelompok manusia biasa .?
    jadi jawabanya terserah anda masing2 untuk menerimanya,menerima yang dari Yesus (yang di utus Tuhan) atau seseorang/kelompok orang biasa setelah Yesus tiada itu..?
    Keyakinan memang berasal dr hati,maka tanyalah ke hati diri kita masing2 sesuai dengan kemampuan hati,daya pikir serta keimanan kita

    Kita semua bersaudara karena kita semua anak cucu Nabi Adam dan dalam agama samawi kita semua merupakan anak cucu Nabi Ibrahim/Abraham

  31. lebih baik masuk islam aja, lebih masuk akal
    http://www.convertstoislam.com/Sites/sites.html

  32. udh g ush d perdebatin lg…yesus tu bkn tuhan..melainkan utusan allah ato lebh tptnya rasulullah dn mengajarkn keesaan allah..allah tdk d peranakkan,tdk beranak,dan yg terpenting tdk beristri..ms pencipta menikah dgn ciptaannya..g msk akal,hidup allah yg esa..(shalom alaikhem/assalamualaikum)

  33. Biar berani klo memutar balik kebenaran kan sama dengan bonek, gitu koq di banggakan

  34. binggung karena mo paksaain logika manusia supaya cocok dengan Allah, jelas nga nyampe. Klo nga masuk akal di anggap salah, emangnya pikiran Allah bisa dimasukin semua ke otak manusia yang kecil itu. Apa yang tidak bisa di masukkan akal karena akal manusia itu nga pernah akan cukup untuk di isi dengan pikiran Allah, hanya sebagian kecil yang Allah nyatakan saja yang dapat dimengerti, yang tidak dinyatkan Allah tetap misteri dan rahasia Allah, gitu bro

  35. emang situ tau? jangan2 ya situ ketahui justru bukan Allah yang sejati, tapi juga hasil rekaan mns

  36. nek ra ngerti ra usah ngomong le, meneng wae ben nga liya ngelu, omong opo toh peno iku, wes meneng ae

  37. mok pikir tulisane donald genah ta, koq sampeyan rekomendasino. Masih onok teologke nga jamin nek bener, wong wes owah kabeh sok keminter ngluwihi sing ngae urip, wes2 cuman golek sensasi dan asal beda…

  38. Klo cuman ngandalin akal belaka, gimana kita bisa percaya Tuhan wong Dia nya nga klihatan

  39. Shrnya klian smua ga usah memperdebatkan doktrin agama,krn doktrin agama yg buat manusia bro. Gak pernahkan TUHAN kt nyiptain agama. Mengenai YESUS sy cuman ngingetin aja Dia pernah ngomong ke gua klo ga bakalan ada satu orang pun yg bs menuju keselamatan tanpa lewat AKU jd jelaskhan klo Dia itu TUHAN, ga pernah ada khan nabi or rasul yg ngomong ky gt, nabi Muhammad aja minta pengikutnya spy berdoa buat Dia spy masuk surga. Tentang trinitas sy mau kasi perumpamaan telor aja deh, yg namanya telor khan ada kulit telor,putih telor,kuning telor tapi tetep semuanya disebut telor khan begitu jg manusia ada tubuh,jiwa,roh tp tetep dikatain manusia khan.

  40. Pelajari baik- Baik Kitab Suci Kalian Niscaya Kebenaran akan Muncul Terimalah Kebenaran itu TUHAN Itu Tunggal,Satu dia tidak beranak maupun diperanakkan,Jika kita berpendapat tanpa Niat atau belum mempelajari Kitab Suci kita masing-masing secara Tauhid yang ada kita hanya berpendapat tanpa tau Ilmunya dan yang keluar hanya Bualan-Bualan manis yang membuktikan Pendapat kita paling benar dan yang kita dapatkan adalah NOL BESAR,Jadi Lebih Baik Pelajari Kitab Suci Masing-Masing dengan niat Sungguh-Sungguh Mencari Kebenaran Niscaya Semuanya akan terbuka,:),Hanya Allah Yang tau 🙂 dan kita tidak akan pernah mengetahuinya kalua kita tidak mencarinya dengan sungguh-sungguh.

  41. Jika yesus takut akan Allah Berarti yesus bukan Tuhan,Jika semua umat kristiani menganggap sebagai Pengagum yesus berarti ummat kristiani harus meneladani perbuatannya dan mempercayai apa yg dikatakan Yesus karena dia adalah mahluk Mulia yang dipercaya TUHAN untuk menerima wahyunya,dan jgn lupa Nabi Isa as pernah berkata “Akan ada Nabi Ahir Zaman Setelah Aku”Jika Anda pengikut yesus yang setia Pelajarilah Bibllenya dengan niat Mencari Kebenaran Niscaya Kebenaran akan Muncul Tidak ada lagi Kebenaran Yang tertutupi dan bagi penganut agama samawi yg lainnya mari pelajari dengan sungguh2 Kitab Sucinya Masing2 Niscaya Kebenaran akan Muncul,Karena ALLAH merindukan kita untuk bisa disayangi olehNYA,Amin.

  42. Dari satu website jelas disebut bahwa yang disebut true belief itu adalah submission (penyerahan) terhadap Tuhan YME pencipta ALAM RAYA.

    Makanya gue out dari Indo aja soale disini kudu pake KTP beragama sih…

    Sekarang gue bisa dengan bebas mengatakan
    :Worshipper of GOD of Abraham, Isaac, and Jacob
    (Orang yang menyembah Tuhan-nya Ibrahim, Ishak dan Yakub)
    Berserah penuh buat nurutin and ngikutin kehendak-NYA semata…

    Gimana kita nyebutnya : ELAH/ALAH YHWH ELAH/ALAH HE IS THE GOD…

    Gue sih pake logika simple aja…
    Al-Masih itu kan Rahmat dari DIA, so kita wajib ngikutin ajaran-nya buat hanya menyembah dan berdoa kepada-NYA…

    Seenggak-enggaknya gak ada trinitarian yang nyerang gue disini…

    So, people masih mau ikutin yang keliru atau yang benar….

    Ini bukan masalah unitarian or trinitarian lagi.. ini masalah berjalan bersama Al-Masih (Yesus) artinya lo cuma pure tunduk, menyembah, dan berdoa kepada TUHAN pencipta alam raya… Gue hormat banget sama Yesus… jangan-jangan lebih hormat gue. karena dia adalah Rabbani, Master (ni sesuai sama terjemahan ibrani yang gue pelajari lo ya… kagak NGARANG!) Master = mengacu pada orang yang mengajari kita untuk melakukan sesuatu (yang baik)…
    Dia Messiah (yang diurapi)… diurapi untuk apa? ya untuk mengarahkan manusia ke jalan yang bener gitu loh…

    Sekarang kan banyak tuh lagi trend soal Anti-Christ… benernya kalo cara Ibrani mah disebut Anti-Messiah… nah apa salah satu ciri-ciri anti-messiah, ya itu tadi gak nurut ajaran yang diberikan sang Messiah itu sendiri… dan salah satu ajarannya sangat JELAS… Doa Bapa Kami.. intinya apa? Berdoa kepada TUHAN pencipta Alam semesta ini… Tuhan yang JELAS disembah oleh Nabi Musa, Abraham, Ishak, Yakub dst….

    Terserah ye gue mau dibilang Unitarian kek… Unicorn kek…
    nyang jelas mah… TUHAN YME itu satu….

    Okeh…

  43. Lha emangnya cuma kamu yang love ama Yesus, agama Islam aja amat love ama Yesus. Lo cari aja di Al-Quran, ayat mana yang mencela bahkan sedikitpun tentang Yesus. Yang ada hanyalah pujian dan perintah untuk memuji Yesus ini. Tapi di Al-Kitab kamu baca semua Keluaran 38, kamu perhatikan bagemana asal usul Peres dan Zerah. Kedua orang ini adalah hasil incest antara Yehuda (mertua) dan Tamar (menantu). Terus kamu baca semua Matius 1. Lihat bahwa kedua anak hasil incest itu adalah nenek moyang Yesus. Jadi begitulah Al-Kitab menceritakan tentang asal-usul Yesus, turunan incest. Kamu baca Al-Quran … tak ada secuilpun kata-kata yang menurunkan derajat Yesus, karena dia adalah Nabi dan Rosul menurut Al-Quran.

  44. Ini bukan cari sensasi bro … pertentangan antara trinitas dan unitas itu sudah ada sejak lama dan pecah (terjadi konfrontasi) pada konsili Nicea 325M. Yang unitarian antara lain St. Arius. Sedangkan trinitas didukung oleh kaisar Constantine yang pagan (bahkan sampe akhir hayatpun dia tidak pernah memeluk Kristen). Paganisme yang dianut Constantine ini percaya pada Mithra sebagai anak Tuhan (putra Dewa) yang lahir pada 25 Desember, dilahirkan oleh perawan, mati untuk menebus dosa-dosa manusia, dan disiksa di neraka kemudian bangkit kembali pada hari ke tiga. Jadi Trinitas itu adalah singkretisme antara paganisme yang dianut sang Kaisar dan sebagian rakyat Romawi dengan ajaran Kristen. Coba aja perhatikan waktu Paus Johanes Paulus II meninggal, kan jasadnya diletakkan menghadap matahari. Nah ini bukan ajaran agama tapi ajaran aliran paganisme penyembah matahari yang ritualnya masih melekat dalam gereja Katolik.

  45. I believe in One God & One Lord
    Aku percaya akan Satu Allah dan Satu Tuan

  46. Yang jelas Yesus itu bukan Tuhan !

  47. weleh2…………bicara tuhan……dan keyakinan…..TUHAN mana yg pantas di sembah?? ajaran yg mana yg benar..fikir2 dlu deh lau mau bicara kebenaran…..apakha tuhan yg bisa kta liat pntas di sembah? apakah yg di ciptakan sama dengn yg menciptakan,,tuhan yg mana???????
    asal bicara…ni no hp lau mau argumentasi tentang tuhan 081264866690..
    yg lapang dada dn sabar yg boleh debat..key

  48. yang benar akan menang ,bukab yg baik…sebab yg baik belum tentu benar…dan benar sudah pasti baik dn menang…..ada2 sj… 🙂

  49. IYA…………JANGAN LIAT AWAL..TPI LIAT AKHIRNYA……..NTAR LAU DA KIAMATKAN KTAHUAN MANA YG BENAR DAN MANA YG SALAH

  50. HEI AHMAD…LO SELALU MENCELA ARGUMEN ORG LAEN…GUE PINGIN DENGER ARGUMEN LO TENTANG TUHAN???????
    lo sendiri yakin gk adanya tuhan ALLAH????

  51. kasihilah sesama mu seperti mengasihi dirimu sendiri..
    Kliatanny pada lupa ma ajaran ini,pdhal ini yg utama stlh mencintai Tuhan dg sgenap hati n jiwa..
    Payah..
    Manusia mo mendiskusikan Tuhan..sok pinter..iman kalian tu sberapa?alami dulu ttg kehadiran Tuhan dlm diri kalian,baru ngomong..

  52. mungkin gak ya Tuhan ada di beberapa tempat scr bersamaan?
    katanya sih Maha Kuasa..mo jadi 10 gak bisa ya??

  53. Saya Muslim pribadi mengucapkan Selamat kepada kristen unitarian, kegelapan akan segera sirna yang selama ratusan tahun dimanipulasi oleh doktrin Trinitas buatan PAULUS dan masih banyak doktrin2 yang sehat harus di benahi. HIDUP AGAMA TAUHID

  54. Saya Muslim pribadi mengucapkan Selamat kepada kristen unitarian, kegelapan akan segera sirna yang selama ratusan tahun dimanipulasi oleh doktrin Trinitas buatan PAULUS dan masih banyak doktrin2 yang sesat harus di benahi. HIDUP AGAMA TAUHID

  55. alfiano leftrun djau

    katakanlah yang hak itu hak…dan batil itu batil….jangan di buat samar…
    but…lihat situasi kondisi…

    masalah siapa yang benar kita serain ketuhan aja…masing masing kan punya kitab suci…

    dan manusia jadi mulia karena akal (pengetahuan)….
    ingat adam ketika di tanya tentang nama nama…
    ingat ibrahim ketika mencari tuhannya….

    cobalah berdoa…hai yang menciptakan alam semesta yang menciptakan adam dan keturunannya….beri aku petunjuk seiapa yang paling bener…

    ah gitu aja deh….

  56. alfiano leftrun djau

    saudara ahmad…
    kamu mau bicara gaib…di islam lebih detail bicara gaib tapi itu masih bisa diterima oleh akal…ya akal sehat tentunya…sebenarnya agama itu akal…tapi jangan di akal akalin.brur…
    tuhan memberikan kemuliaan kepada manusia salah satunya akal…
    tuhan menciptakan segala sesuatu yang dimana akal bisa nerima (karena tuhan bukan orang gila) walaupun itu nanti melalui penelitian yang hasilnya qt tidak tau apakan esok ato seribu tahun kedepan….

    contoh sederhana kapal laut…secara logika besih pasti tenggelam but berdasarkan penelitian ini itu …eh ada juga km unsini…hahaha

  57. Alkitab tidak pernah mencatat Yesus secara persis mengucapkan kalimat, “Saya adalah Allah.” Namun ini tidak berarti bahwa Dia tidak memproklamirkan bahwa Dia adalah Allah. Ambil sebagai contoh kata-kata Yesus dalam Yohanes 10:30, “Aku dan Bapa adalah satu.” Sekilas sepertinya ini bukan sebuah pengakuan sebagai Allah. Namun coba perhatikan reaksi orang-orang Yahudi terhadap pernyataan Yesus, “Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah” (Yohanes 10:33). Orang-orang Yahudi memahami pernyataan Yesus sebagai pengakuan bahwa Dia adalah Allah. Dalam ayat-ayat berikutnya, Yesus tidak pernah mengoreksi apa yang dikatakan oleh orang-orang Yahudi dengan mengatakan, “Saya tidak mengklaim sebagai Allah.” Ini menunjukkan bahwa Yesus betul-betul berkata bahwa Dia adalah Allah dengan mengatakan, “Aku dan Bapa adalah satu.” (Yohanes 10:30). Yohanes 8:58 adalah contoh lainnya. Yesus mengatakan, “Sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.” Kembali, sebagai responnya, orang-orang Yahudi mengambil batu dan berusaha merajam Yesus (Yohanes 8:59). Mengapa orang-orang Yahudi berusaha merajam Yesus jikalau Dia tidak mengucapkan sesuatu yang mereka percaya sebagai penghujatan, yaitu mengakui diri sebagai Allah?

    Yohanes 1:1 mengatakan, “Firman itu adalah Allah.” Yohanes 1:14 mengatakan, “Firman itu telah menjadi manusia.” Ini dengan jelas mengindikasikan bahwa Yesus adalah Allah dalam wujud manusia. Kisah Rasul 20:28 memberitahu kita, “… untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri” (Kisah Rasul 20:28). Siapa yang telah membeli gereja dengan darahNya sendiri? Yesus Kristus. Kisah Rasul 20:28 mengatakan bahwa Allah telah membeli gereja dengan darahNya sendiri. Karena itu Yesus adalah Allah!

    Mengenai Yesus, Thomas, sang murid berseru, “Ya Tuhanku dan Allahku!” (Yohanes 20:28). Yesus tidak mengoreksi dia. Titus 2:13 mendorong kita untuk menantikan kedatangan Allah dan Juruselamat kita – Yesus Kristus (lihat pula 2 Petrus 1:1). Dalam Ibrani 1:8, Bapa berbicara mengenai Yesus, “Tetapi tentang Anak Ia berkata: `Takhta-Mu, ya Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaan-Mu adalah tongkat kebenaran.’”

    Dalam Wahyu, malaikat menginstruksikan Rasul Yohanes untuk hanya menyembah kepada Allah (Wahyu 19:10). Beberapa kali dalam Alkitab Yesus menerima penyembahan (Matius 2:11; 14:33; 28:9, 17; Lukas 24:52; Yohanes 9:38). Dia tidak pernah menegur orang-orang yang menyembah Dia. Kalau Yesus bukan Allah, Dia pasti akan melarang orang-orang menyembah Dia, sama seperti malaikat dalam kitab Wahyu. Masih banyak lagi ayat-ayat Alkitab yang berbicara mengenai keillahian Yesus.

    Alasan paling utama Yesus haruslah Allah adalah bahwa jikalau Dia bukan Allah, kematianNya tidak cukup untuk membayar hukuman dosa dunia (1 Yohanes 2:2). Hanya Allah yang sanggup membayar hukuman yang begitu besar. Hanya Allah yang dapat menanggung dosa seisi dunia (2 Korintus 5:21), mati dan dibangkitkan – membuktikan kemenanganNya atas dosa dan kematian

    lumayan juga pengetahuanmu samual tp sayang sesat,pelajaril lagi kitabmu jgn seperti ftrans donal pengetahuan setitik merasa tahu.donal dan kamu sama2 bodoh-bodoh tolol

  58. ALLAH adalah roh..jika kamu menilai semua berdasarkan logikamu sebagai manusia yg serba terbatas…kasihan kamu.hiduplah dalam ROH dan kebenaran maka kamu akan tahu siapa ALAAH siapa YESUS dan siapa ROH KUDUS

  59. kasihan banget ya kaum unitarian ini,kesesatan kalian akan membawa pada kebutaan kalian akan TRITUNGGAL KUDUS.kita lihat saja nanti sampai sejauh mana kalian bisa berkembang.kalo kalian mau berdialog untuk membuka kesesatan kalian,silakan datang ke pengajian injil ISCS setiap hari selasa minggu ke -2 di JL.WR SUPRATMAN 4 surabaya,nanti kalian tidak akan buta lagi dlam kesesatan kalian sebagai kaum unitarian.(itupun kalo kalian berani datang,siapkan saja sumber2 anda,pengetahuan anda,bahan-bahan kajian anda dan bukti2 ilmiah anda ttg KETUHANAN YESUS yang kalian tolak,jika munmgkin ajaklah pemuka kaum unitarian yang terpandai,terbaik dan ter ter yang lain,kita lihat nanti apakah logika anda bisa di terima oleh akal anda sendiri) saya tunggu (jika anda kaum unitarian punya nyali)

  60. YESUS tdk bisa disamakan dgn nabi mohammad.YESUS adalah FIRMAN ALLAH yang menjadi manusia yang dilahirkan lewat BUNDA MARIA.sementara nabi mohamad hanya penyampai FIRMAN ALLAH (mgkin krn mohamad buta huruf),makanya nabi mohamad selalu bilang ‘sesungguhnya ALLAH berfirman…….tp YESUS tdk pernah berkata spt itu, YESUS selalu bilang ‘sesungguhnya AKU berkata kepadamu…….itlah yg membedakan YESUS dgn MOHAMMAD.jadi kalo mmg mau disejajarkan YESUS = Al-QURAN krn sama2 fFIRMAN ALLAH.nabi mohamad = bunda maria krn sebagai perantara firman.mengertikah anda?

  61. Yesus itu Tuan bukan Tuhan………… yesus itu Anaknya….anak Maria……bapaknya gak ada yang tahu wong Maria waktu itu masih gadis…terus di kawin deh ama Yusup jadi bapak tirinya Tuan Yesus adalah yusup…..kok tuhan punya Bapak tiri ya…? kan Tuhan itu kuasa ya…? kenapa Yesus gak berdiri sendiri aja atuh tanpa proses persalinan kan bisa toh…?intinya ujug ujug jleg we….biar manusia yakin yesus itu jelmaan Tuhan……itulah kan tiada yang mustahil bagi Allah bapak hahahahah bapakmu maksudnya hahahaha.

  62. Coba rekan-rekan baca juga buku “Menuju Dialog Teologis Kristen – Islam” Karya Bambang Noorsena. Semoga Banyak pencerahan buat rekan-rekan. Bismil Abi wal Ibni war Ruhil Quddusi, Al-Ilahuw Wahid, Amien. Oh iya…untuk saudara-saudara lainku yang beragama muslim, selama ini pemahaman saudara tentang Kristen mungkin seakan sangat jauh dengan iman saudara….Kristen yang berkembang di Indonesia sebagian besar adalah Kristen yang dibawa oleh budaya Eropa, apalagi era modern sekarang ini. Teks pengakuan Iman dalam liturgi berbahasa Arami dalam geraja kuno (gereja mula-mula) yang sekarang dipkaia oleh saudara seiman kita Ortodox Syria di damascus dan Kristen Koptik di timur tengah termasuk arab :
    kami percaya kepada satu-satunya Ilah yaitu Allah, Bapa (Al-Wujud, yang berdiri pada Dzat-Nya sendiri) yang Mahakuasa, Khalik Langit dan bumi, segala sesuatu yang kelihatan dan yang tidak kelihatan. Dan kepada satu-satunya Tuhan (Rabb), yaitu “Isa Al-Masih, Putra Allah Yang Tunggal (Akal Allah atau firman yang kekal), yang dilahirkan dari Bapa (Al-Wujud) sebelum segala abad, Terang yang keluar dari sumber Terang, (firman) Allah yang keluar dari (Wujud) Allah, dilahirkan dan bukan diciptakan, yang satu dengan Allah dalam Dzat-Nya yang Esa, yang mellalui-Nya segala sesuatu diciptakan. Untuk kita manusia dan demi keselamatan kita, telah nuzul dari surga, dan dari perawan Maryam yang Suci, Walidatul illah dan telah menjadi Manusia…..dst…..(mohon kiranya gereja-gereja yang selama ini belum menggunakan Pengakuan Iman atau syahadat agar memperbaharui iman kita dengan pengucapan ini, untuk gereja-geraja protestan maupun katolik yang telah memakai pengakuan Iman/syahadat…..semoga senantiasa bisa memperbaharui iman dan mengingatkan kita akan ajaran yang Tauhid. (GKI, GKJ, GKJW, GKPB, GPIB, HKBP, GKJTU, Gereja Pasundan, Gereja Ende, dan gereja-geraja lain sudah banyak yang memasukkan Syahadat dalam peribadatannya)

  63. Saya katolik, dan saya percaya Yesus. Kalau ada orang yang tidak memercayai Trinitas dan lain sebagainya, itu adalah hak anda. Jangan melucuti kebebasan orang dalam berpikir. Asalkan tetap tidak menggangu HAM boleh saja, monggo

  64. Kristen pd saat ini adalah hasil distorsi yg dilakukan Paulus, yaitu ajaran menyembah berhala dan trinitas. Itu benar2 dogma.

  65. TRINITAS=DOGMA.
    Salaam, brother.

  66. We Muslims respect you, brother.

  67. Allah itu SATU, untuk SELURUH UMAT. Bukan “Tuhan masing2 agama”.

  68. Makanya ISLAM datang ke Bumi, karena Kristen sudah dirusak.

  69. ALLAHU AKBAR

  70. TRITUNGGAL MAHA KUDUS MENURUT IMAN GEREJA MULA-MULA YANG ORTHODOX
    by Adam Wahyudin on Tuesday, April 26, 2011 at 3:14pm
    by Persatuan Gereja Orthodox Indonesia on Thursday, November 18, 2010 at 12:35pmOleh : Rm. Daniel Bambang Allah Yang Esa, FirmanNya dan RohNya.(Allah Yang Esa Sebagai Tritunggal Maha Kudus)Landasan Pemahaman Berdasarkan Pengakuan Iman NikeaMengenai keberadaan Allah Yang Esa itu Pengakuan Iman Nikea selanjutnya mengatakan bahwa .Allah yang hanya satu dan diberi gelar “Sang Bapa, Yang Mahakuasa” ini memiliki keberadaan yang sangat unik, karena di dalam kesatuan diriNya itu Dia memiliki “Anak Tunggal” yang bukan berasal dari luar kodrat Allah namun “yang diperanakkan dari Sang Bapa” bukan dengan suatu permulaan waktu tetapi “sebelum segala zaman” yaitu dari dalam kekekalan. Berarti dalam kekekalan itulah Allah ini dalam kodratnya sendiri “memperanakkan Anak Tunggal” sebagai pancaran atau pantulan diriNya sendiri yang adalah Terang (Nur) itu. Sehingga Anak Tunggal Allah yang berada kekal dalam kodrat Allah ini disebut “Terang yang keluar dari Terang” . Sebagai pancaran dari Nur yang adalah Allah, maka jelas yang terpancar atau terpantul berwujud Nur pula. Karena hanya ada satu Allah yang bersifat Nur, maka Allah yang Satu ini pastilah Allah yang Sejati.Pancaran Diri Allah yang sejati yang berasal dari kodrat diriNya yang berwujud “Nur yang keluar dari Nur (Allah)” ini, jelaslah memiliki sifat yang sama dengan Allah yaitu “Allah Sejati yang keluar dari Allah sejati” . Dengan demikian pancaran Nur Ilahi yang berkodrat Allah sejati itu bukan mahluk, yaitu Dia “bukan diciptakan” namun “diperanakkan” yaitu dikeluarkan secara kodrati dari kodrat Ilahi sendiri di dalam kekekalan, sehingga kodratNya sama dengan asal-usulNya: Allah yang Esa. Berarti Nur yang keluar dari Nur ini berada dalam “Satu dzat hakekat dengan Sang Bapa” karena Allah itu memang hanya satu yang “Dzat hakekatNya” satu pula..Mengikuti rincian makna Pengakuan Iman ini kita melihat sekarang bahwa yang disebut “Anak Allah” ini bukan makna kata jasmaniah. Sebab meskipun ada kata-kata “diperanakkan” dan “Anak Tunggal”, tetapi kita tak menjumpai kata “Ibu” atau yang “wanita pengandung Anak Allah”. Tak pula kita jumpai kata kapan saat Anak Allah itu dilahirkan. Dia diperanakkan di luar waktu, “sebelum segala zaman” , berarti Dia diperanakkan terus menerus di dalam dzat-hakekat Allah yang satu itu. Karena arti “memperanakkan” disini adalah mengeluarkan, atau juga memantulkan, berarti Allah selalu memantulkan Cahaya DiriNya dalam DiriNya sejak kekal, dan itulah makna diperanakkan itu. Siapakah yang disebut Anak Allah yang berasal dari dalam Diri Allah Yang Esa ini? Dijelaskan oleh Pengakuan Iman itu “Yang MelaluiNya segala sesuatu diciptakan” Dan kita tahu menurut Alkitab bahwa Allah menciptakan segala sesuatu melalui “FirmanNya” atau “SabdaNya” .Jika demikian jelas yang dimaksud Anak Tunggal disini bukanlah makhluk atau ciptaan yang diadakan oleh Allah, namun Ia adalah Firman Allah yang kekal, yang melaluiNya Allah mengadakan sekalian makhluk atau segenap ciptaan. Itulah sebabnya Ia satu dzat-hakekat dengan Allah, dan memiliki sifat Ilahi, dan keluarNya dari Allah sendiri, karena Ia berada satu di dalam Allah Yang Esa itu sendiri. Karena Allah yang Esa itu disapa dengan gelar kias sebagai “Bapa”, maka “Firman Allah” yang berasal dari kandungan dzat Allah dan yang keluar dari Allah Yang Esa itu disebut dengan gelar kias “Anak”. Karena Allah itu Esa,, maka FirmanNya juga hanya ada satu saja. Padahal Firman Allah ini diberi gelar kias sebagai “Anak”, maka jelas Firman yang hanya satu itu, disebut dengan gelar kias “Anak Tunggal Allah”, karena Allah memang tak beranak maupun diperanakkan dalam pengertian jasmani yang kita kenal. Firman Allah yang kekal itu disebut “Anak Yang Tunggal” (“Firman itu….sebagai Anak Tunggal Bapa…”, Yohanes 1:14), serta “Anak Tunggal Allah/Bapa” yaitu Firman Yang Kekal itu dinyatakan sebagai yang “ada di pangkuan Sang Bapa” (Yohanes 1:18 ), dan ”pangkuan Bapa” adalah “Dzat-Hakekat Bapa/Allah”. Dengan demikian Firman Allah yang dikiaskan sebagai “Anak Tunggal Allah” itu memang berada dalam “Dzat Hakekat Allah” yang Esa itu. Sedangkan mengenai Roh Allah yang kekal dikatakan:: “…Roh …menyelidiki…hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah…..yang tahu, apa yang terdapat dalam diri manusia, …roh manusia sendiri yang ada di dalam dia……..yang tahu, apa yang terdapat dalam diri Allah…Roh Allah” ( I Korintus 2:10-11).Roh Allah berada dalam Diri Allah, sebagaimana roh manusia ada dalam diri manusia. Firman Allah ada di “pangkuan Bapa” yaitu dalam hakekat Bapa yang satu. Dengan demikian dalam dzat-hakekat Allah yang Esa itu berdiamlah FirmanNya yang kekal dan RohNya yang kekal. Sehingga hanya Allah Yang Esa (Bapa) itu sendiri, beserta Firman serta RohNya yang ada di dalam Diri dan Dzat-HakekatNya Yang Esa itu saja yang mengerti dzat-hakekat dari pada Allah tersebut.Jadi disamping FirmanNya sendiri itu, Allah yang Esa ini juga memiliki Roh Kudus, yaitu Roh yang “Keluar dari Sang Bapa” , yang berarti Roh ini asalnya juga dari Sang Bapa (Allah Yang Esa) itu dan berdiam di dalam Diri Allah Yang Esa itu. Dengan demikian Allah yang Esa itu merupakan pokok dan sumber yang dariNya Anak Tunggal Allah (”Firman Allah yang hanya satu-satunya”) diperanakkan sejak kekal (“Diperanakkan dari Sang Bapa”) dan dariNya pula Roh Kudus itu dikeluarkan dari kekal (“Keluar dari Sang Bapa”). Melalui Anak Tunggal (“FirmanNya yang hanya Satu”) ini Allah menciptakan (Allah..Pencipta… ) segala sesuatu (“yang melaluiNya segala sesuatu diciptakan”). Padahal dalam Kitab Suci yang menjadi sarana penciptaan dalam diri Allah adalah “Firman Allah” berarti yang dimaksud dengan Anak Allah itu, sebagaimana yang telah kita katakan diatas, tak lain adalah “Firman Allah” sendiri.Itulah sebabnya Ia satu dalam dzat-hakekat Allah. Tetapi dalam memberikan hidup dan kehidupan kepada segala sesuatu yang telah diciptakan melalui “Firman”Nya yaitu “Anak Tunggal” Nya itu Allah menggunakan RohNya yang disebut Roh Kudus (“Roh Kudus…Sang Pemberi Hidup….”). Demikianlah maka Roh Kudus sebagaimana Anak Allah yang melaluiNya Allah menciptakan segala sesuatu itu, menjadi “Tuhan” (Penguasa) bagi segenap mahluk. Maka jelaslah Allah itu memang satu, sehingga Roh Kudus itu “bersama dengan Sang Bapa” artinya dari dalam hakekat Allahlah Roh Allah berasal, “dan Sang Putra” karena Anak Allah yang adalah “Firman Allah” beradanya dalam dzat hakekat Allah yang Esa bersama dengan Roh Allah sendiri, “disembah dan dimuliakan” .Demikianlah penyembahan ummat Kristen kepada Allah Yang Esa itu penyembahan yang bersifat hidup dan intim, karena Dia menyembah Allah melalui Firman Allah yang mengantar manusia kepada Allah, dan melalui Roh Allah yang memberikan terang dan hidup untuk menyatu dengan Allah yang Esa itu. Dan fakta keberadaan Allah yang Esa yang demikian inilah yang dalam theologia Orthodox disebut sebagai “Tritunggal Mahakudus”.Hal-hal yang keliru dalam Pemahaman Tritunggal Maha KudusIstilah “Tritunggal Maha Kudus” untuk menyebut Allah yang Esa yang sejak kekal memiliki Firman dan Roh dalam diri dan dzatNya yang serba esa ini sering dimengerti secara salah oleh orang diluar Iman Orthodox. Kata ini memang tak terdapat dalam Kitab Suci dan pertama kali digunakan oleh Theophilus dari Antiokhia di Gereja Timur dalam bahasa Yunani “Triados” dan Tertulianus dari Gereja Barat dengan istilah bahasa Latin “Trinitas” dalam usaha untuk menjelaskan tentang fakta yang terdapat dalam Kitab Suci mengenai Allah Yang Esa yang disebut Bapa, yang memiliki Firman yang disebut Putra/Anak dan Roh yang disebut Roh Kudus yang bersifat Kekal, dan hubungan Firman Allah dan Roh Allah itu dengan Allah Yang Esa itu sendiri.Jadi yang dimaksud dengan Tritunggal bukanlah mengenai ajaran bahwa ada Tiga Ilah yang terpisah-pisah yang disebut Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus seperti yang kita jumpai dalam ajaran Mormon. Bukan pula terdiri dari Isa, Maryam dan Allah, sebagai tiga tuhan bersatu. Malah bukan pula sebagai Isa dan Jibril ( karena istilah Kristen “Roh Kudus” itu disamakan dengan ajaran dalam Islam dimana nama lain dari malaikat Jibril adalah “Rohul Qudus”) yang dipersekutukan dengan Allah, seperti yang kita jumpai dalam tulisan-tulisan polemik beberapa penulis Muslim dalam serangannya terhadap faham Tritunggal ini. Bukan pula Tritunggal ini tiga Nama yang berbeda dari satu Tuhan Yesus Kristus. dimana “Bapa” disamakan dengan gelar :”Tuhan”, dan “Anak” disamakan dengan gelar “Yesus” serta “Roh Kudus” disamakan dengan gelar “Kristus”, namun wujudnya adalah satu yaitu “Tuhan Yesus Krisus” yang dilahirkan Maryam itu.Jadi menurut faham ini Allah yang Esa itulah Tuhan Yesus Kristus. Faham ini banyak kita jumpai dalam beberapa kelompok denominasi Protestan non-klasik di Inondonesia ini. Memang faham ini sangat bertentangan dengan data Kitab Suci yang telah kita bahas diatas. Tak pula Tritunggal itu berarti hanya tiga fungsi dari Allah yang Esa, semisal orang satu yang dapat berfungsi sebagai bapak, anak dan suami tergantung pada situasinya. Sebagaimana yang difahami oleh beberapa kelompok tertentu dalam denominasi Protestan klasik. Dan bukan pula Tritunggal itu sebagai suatu “keluarga ilahi” yang terdiri dari Bapa, Ibu (“Roh Allah” sering dianggap bersifat feminin oleh kelompok tertentu) dan AnakNya. Tidak pula ini suatu keluarga ilahi yang terdiri dari Bapak dan Anak yang diikat oleh kasih yang disebut Roh Kudus. Sebagaimana yang difahami oleh kelompok Protestan sempalan tertentu.Dan Tritunggal itu bukan juga semacam gambaran psykhologis dalam Allah Bapa itu kehendak, Anak itu kata-kata atau akal-budinya serta Roh Kudus itu adalah semacam emosi ilahi yang bernama kasih, seperti yang diajarkan oleh Santo Agustinus dari Gereja Barat. Dan bukan pula Tritunggal itu adalah proses dan tahap yang dilalui Allah dalam sejarah: dalam Perjanjian Lama Allah yang Esa itu disebut Bapa, dalam Perjanjian Baru Allah yang tadinya disebut Bapa itu sekarang disebut Anak, dan dalam Gereja Allah Yang Esa yang tadinya disebut Bapa dan Anak itu sekarang disebut Roh Kudus, seperti yang diajarkan oleh aliran dispensasionalis tertentu dari kelompok Protestan sayap kiri. Dan ajaran Tritunggal Mahakudus ini berbeda sama sekali dengan faham “Trimurti” dalam Agama Hindhu. Karena Brahma, Wisnu dan Shiwa dalam agama Hindhu adalah dewa yang terpisah-tepisah yang memiliki keluarga masing-masing lengkap dengan anak-anak dan isteri-isteri mereka masing-masing. Meskipun jika masing-masing dianggap sebagai manifestasi-manifestasi dari “Brahman” (Sang Hyang Widhi) yang satu. Karena masing-masing manifestasi itu berdiri sendiri-sendiri dengan karya-karya yang saling tak terkait satu sama lain.Tidak pula Tritunggal Mahakudus itu dapat disamakan dengan ajaran Kebatinan “Pangestu” tentang “Tri Purusa”, dimana dimengerti bahwa Tuhan yang satu itu berada dalam tiga “faset” : Sang Suksma Kawekas yang diparalelkan dengan Sang Bapa, Suksma Sejati yang disamakan sebagai Sang Putra dan Roh Suci yang adalah inti terdalam dari roh manusia sendiri (kelihatan faham “pantheisme” disini, suatu faham yang ditolak Gereja Orthodox: Roh Suci dalam Gereja Orthodox adalah Roh yang ada di dalam Diri Allah, dan bukan inti terdalam dari roh manusia ). Dimana Suksma Kawekas digambarkan sebagai Omnipotensi (jadi bukan pribadi atau hypostasis seperti yang diajarkan oleh Iman kristen Orthodox) atau Samudera keilahian yang diam tak bergerak, sedangkan Suksma Sejati digambarkan sebagai samudera keilahian yangt mulai bergerak, dan Roh Suci adalah uap samudera yang keluar akibat gerak samudera keilahian tadi (inilah faham “emanasi” yang juga ditolak Gereja Orthodox).Berarti terdapat dua kali pemunculan baru di dalam Allah, yaitu munculnya gerakan samudera keilahian : Sang Suksma Sejati, serta munculnya uap air samudera keilahian: “Roh Suci” dari “gerak samudera keilahian”: Suksma Sejati (sesuatu yang baru muncul bukanlah sesuatu yang kekal, dalam Allah tak ada yang baru semuanya “qodim” dan “azali” menurut Iman Kristen Orthodox).. Semuanya itu tidak ada sangkut pautnya dengan ajaran Tritunggal Maha Kudus dalam Iman Kristen Orthodox. Namun yang disebut Tritunggal dalam ajaran Iman Kristen Orthodox sebagaimana yang jelas diajarkan Kitab Suci adalah penjelasan akan keberadaan yang ada di dalam diri Allah yang Esa yang sejak kekal memiliki “Firman” dan “Roh” yang berada satu di dalam Dzat-Hakekat Allah yang Esa itu.Tritunggal Maha Kudus adalah Allah Yang Esa ituDengan panjang lebar diatas telah kita bahas bahwa Iman Kristen Orthodox adalah suatu Iman yang menekankan Tauhid (Ke-Esa-an Allah) sebagaimana yang nyata dalam ayat-ayat Alkitab berikut ini, yang juga telah kita kutip diatas: ”Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu Esa! ( Ulangan 6:4), Akulah yang terdahulu ( berarti: tak ada Ilah lebih tua dari Allah Yang Esa ini, berarti Allah tak berorang-tua, atau tak diperanakkan) dan Akulah yang terkemudian ( berarti: tak ada Ilah baru yang lebih muda atau lebih kemudian dari Allah yang Esa ini, atau Allah itu tak beranak melalui kelahiran dari seorang isteri); tidak ada Allah selain daripadaKu ( berarti: Allah tak memiliki tandingan atau sekutu” ( Yesaya 44:6), “ Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain; kecuali Aku tidak ada Allah” ( Yesaya 45:6). ”Jawab Yesus: Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa” ( Markus 12:28).Dan Allah Yang Esa itu diidentikkan dengan “Bapa” : ”Demikianlah kata Yesus……:Bapa….Engkau, satu-satunya Allah yang benar…” (Yohanes 17:1-3), “ Namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu:Bapa…” ( I Kor.8:6). Dan kebenaran ayat-ayat Kitab Suci ini diringkas dalam Pengakuan Iman Gereja Orthodox ( Pengakuan Iman Nikea): ”Aku percaya pada Satu Allah, Sang Bapa, Yang Mahakuasa…” Allah yang Esa yang disebut Bapa ini – bukan karena jenis kelamin, tetapi sebagai kata kias karena Dia adalah asal-usul dari segala sesuatu, pemelihara segala sesuatu, pemberi segala sesuatu, dan pembimbing segala sesuatu – adalah pencipta segala sesuatu. Dia menciptakan segala sesuatu itu melalui “FirmanNya” ( Kejadian 1, Mazmur 33:6, Yohanes 1:1-3), dan memberi hidup kepada segala sesuatu melalui “RohNya” ( Ayub 33:4), FirmanNya Allah itu selalu “bersama-sama” dengan Allah, artinya berada di dalam kodrat dan Hakikat Allah sendiri ( Yohanes 1:1-3), sedangkan Roh Allah itu “keluar dari Bapa “ ( Yohanes 15:26), berarti asalnya ada di dalam Bapa yaitu Allah yang Esa itu ( I Kor.2:10-11).“Firman Allah” yang melaluiNya Allah menjadikan alam semesta ini juga disebut “Anak” ( Yohanes 1:3, Ibrani 1:2) karena FirmanNya Allah, yaitu IlmuNya Allah atau Akal-Budi Allah itu pasti “dikandung “ dalam Dzat Hakekat Allah sendiri sehingga jika Firman itu dinyatakan atau diucapkan keluar dari Allah maka “seolah-olah” dilahirkan atau diperanakkan, dan dalam pengalaman manusia apa yang dilahirkan itu pastilah disebut sebagai “Anak”, jadi “Firman Allah” adalah “Anak” yang diperanakkan dari dalam Pikiran Allah tadi, itulah sebabnya Firman Allah disebut Anak Allah, meskipun Allah itu secara biologis tak beranak maupun diperanakkan..Ini disebabkan, karena Allah sebagai asal-usul dan tempat beradanya Firman itu disebut Bapa. Karena Allah itu Esa maka FirmanNya juga cuma satu, dan Firman Allah itu disebut “Anak”, maka “Firman Allah” yang cuma satu, atau “Anak yang satu-satuNya” ini jelas disebut “Anak Tunggal”, itulah sebabnya “Firman Allah” disebut “Anak Tuggal Allah” dalam Kitab Suci (Yohanes 1:18, 3:16).Sedangkan Roh Allah (yaitu prinsip kehidupan dan kuasa Allah) yang ada di dalam hakekat Allah yang satu bersama “Firman” itu disebut Roh Kudus .Dengan demikian dalam Iman Kristen Orthodox Roh Kudus bukanlah nama Malaikat Jibril, namun Roh Allah sendiri. Malaikat Jibril adalah ciptaan dari Roh Kudus ini juga, sebab Malaikat Jibril itu diberi hidup oleh Allah melalui RohNya ini juga sebagaimana makhluk-makhluk lainnya. Karena Allah itu Esa, yaitu Bapa tadi, maka haruslah memang FirmanNya (Anak) itu berasal dari dan berdiam di dalam Allah yang Esa yaitu Bapa ini, demikian pula RohNyapun harus keluar dari dan berdiam dalam Bapa yang Esa ini, dengan demikian Keesaan Allah terjaga. Karena memang Allah itu Satu, Esa, tiada tandingan atau sekutu bagiNya. Jadi Tritunggal Maha Kudus adalah Allah yang Esa (Sang Bapa) yang memiliki dalam dzat-hakekatNya yang Esa Firman yang kekal ( Anak) dan Roh yang kekal ( Roh Kudus) yang berada dan melekat satu di dalam DiriNya yang Esa itu.Jadi istilah “Tritunggal Mahakudus” itu bukan berbicara mengenai jumlah Allah, namun mengenai keberadaan di dalam diri Allah yang Esa tiada berbilang dan satu tiada bandingan itu. Iman Kristen Orthodox tidak percaya adanya Allah yang lebih dari satu karena Allah itu Esa menurut Alkitab. Jadi Tritunggal bukanlah “Tiga” Ilah seperti yang dikatakan dalam An-Nissa 171:’Hai ahlil Kitab! Janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu….dan janganlah kamu katakan:Tuhan itu tiga!….” .Tritunggal bukanlah “Tiga Tuhan yang terpisah-pisah” atau “Tiga Tuhan yang digabungkan” atau “Tiga Tuhan yang dipersatukan” , namun itu adalah sebutan bagi Allah Yang Esa itu sendiri yang dalam dzatNya memiliki Kalimat dan Ruh yang kekal tanpa awal maupun akhir. Bukan pula Allah dalam pemahaman Tritunggal itu sebagai “yang ketiga daripada yang tiga” seperti yang dikatakan dalam Al-Maidah 72 karena Allah itu hanya satu-satunya dan yang pertama dalam DiriNya yang Esa yang memiliki Kalimat dan Ruh kekal itu. Serta lebih bukan lagi jika Allah itu adalah “Isa dan ibunya” sebagai tuhan-tuhan/ilah-ilah “disamping Allah” seperti yang dikatakan dalam Al-Maidah 116, sebab Tritunggal itu bukan terdiri dari unsur-unsur makhluk, karena Allah itu tak terdiri dari unsur-unsur, namun Dzat azali dari Allah sendiri yang memiliki Kalimat dan Roh yang kekal itu.Maryam tak pernah disebut sebagai IsteriNya Allah, sebagai tandingan atau pasangan dari Allah Bapa. Jika sampai ada pemikiran yang demikian jelaslah itu pemikiran yang amat sesat, dusta dan terkutuk. Maryam adalah “hamba Allah” (Lukas 1:38), sama seperti “Isa”pun adalah “Hamba Allah” dalam penjelmaanNya sebagai manusia ( Filipi 2: 5-7).Makna HypostasisBagi Iman Kristen Orthodox Allah itu Esa karena Bapa itu Esa, sebagaimana dinyatakan oleh Kitab Suci : ” …bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu :Bapa…” ( I Kor. 8:6), dan yang juga diteguhkan oleh Pengakuan Iman Gereja : ”..Satu Allah, Sang Bapa…”. Sehingga Sang Bapa itu pokok dan sumber di dalam diri Allah yang Esa.. Karena Bapa itu adalah Allah yang hidup maka Bapa itu bukan sekedar suatu keberadaan ilahi tak berpribadi, namun Ia adalah Allah yang berpribadi, atau berhypostasis. Sedangkan “Firman” atau “Kalimatullah” di dalam Alkitab ditegaskan bahwa Firman Allah itu bukan hanya sekedar serangkaian bunyi dan suara yang memiliki makna dalam wujud kata dan kalimat, sebagaimana “firman/kata-kata” yang dimiliki manusia. Allah tidak sama dengan manusia,oleh karena itu FirmanNyapun tak sama dengan kata-kata manusia. Sementara kata-kata manusia adalah sesuatu yang tercipta dan benda mati namun Firman Allah itu disebut sebagai “Firman yang Hidup” (I Yohanes 1:1), karena memang “Dalam Dia/Firman itu ada hidup” ( Yohanes 1:4), sebab “…Anak/Firman mempunyai hidup dalam diriNya sendiri (Yohanes 5:26). Itulah sebabnya Ia dapat menjadi sarana Theophania (“tajjali, penampakan Ilahi”) dan akhirnya dapat menjelma manusia yang hidup. Karena Firman itu hidup maka Ia mempunyai kesadaran, dan karena mempunyai kesadaran Ia dapat dikasihi Allah ( Yohanes 17:24).Keberadaan Firman Allah yang semacam inilah yang dikatakan bahwa Firman itu memiliki “hypostasis” (“realitas kongkrit”). Demikian juga Roh Allah meskipun itu adalah prinsip hidup dan kuasa di dalam diri Allah sendiri, namun karena Roh Allah ini mempunyai ciri sebagai “Roh yang memberi hidup” (Roma 8:1), sebagaimana juga yang ditegaskan oleh Pengakuan Iman Gereja Orthodox, bahwa “Roh Kudus” itu adalah “Sang Pemberi Hidup”, maka ini berarti bahwa “Roh Allah”pun memiliki hidup itu sama seperti yang dimiliki Firman. Karena Roh itu sama seperti Firman Allah berada di dalam Diri Allah Yang Esa, dan Roh itu sama-sama memiliki Hidup seperti Firman, maka pastilah Hidup yang ada dalam Roh itu adalah Hidup yang sama, yaitu HidupNya Bapa seperti yang ada di dalam Firman juga. Jadi jelas dalam Allah itu hanya ada “Satu Hidup” saja yang Bapa itulah sumberNya hidup tadi. Ini makin menegaskan EsaNya Allah itu. Demikianlah sebagaimana Firman yang hidup itu memiliki “hypostasis” (“realitas kongkrit”) karena memiliki hidup, maka Rohpun untuk alasan yang sama juga memiliki “hypostasis” (“realitas kongkrit”). Sehingga di dalam diri Allah Yang Esa itu terdapat tiga hypostasis. Tiga hypostasis ini sama sekali tidak bisa dipisahkan karena melekat satu dalam diri Bapa, dan dalam dzat-hakekat Allah yang Esa, namun ciri-ciriNya dapat dibedakan.Ciri-Ciri Khas HypostasisCiri-ciri khas yang membedakan dari ketiga hypostasis (realitas kongkrit) di dalam diri Allah yang Satu itu adalah demikian: Hypostasis Bapa sebagai wujud dari Allah Yang Esa mempunyai ciri khas dari kekal-azali sampai kekal-abadi tak berpermulaaan serta tak berpenghabisan. Ciri khas yang lain dari Wujud Allah atau hypostasis “Bapa” adalah tidak diperanakkan oleh siapapun, namun ada dengan sendirinya. Namun karena dalam diri Bapa ini terdapat “FirmanNya”, maka dari kekal-azali sampai kekal-abadi “hypostasis Bapa” atau “Wujud Allah” itu selalu mewahyukan “FirmanNya” di dalam DiriNya Yang Esa itu, dan proses “pewahyuan Firman Allah” (“tajjali Allah dalam sifat “Firman”Nya) di dalam hakekat Allah yang Esa inilah yang disebut bahwa “Bapa memperanakkan hypostasis Putra” Ini bermakna bahwa tidak ada waktunya dimana Bapa ini tidak mengenal diriNya melalui “pewahyuan FirmanNya” dalam diriNya yang Esa, atau dengan kata lain tak ada waktunya “Bapa tidak memperanakkan Sang Putra”. Tanpa awal dan tanpa akhir Allah Yang Esa selalu mengenal diriNya di dalam FirmanNya (Matius 11:27) atau “Sang Bapa ini selalu memperanakkan hypostasis Putra” didalam dzaat-hakekatNya yang Esa.Selanjutnya ciri khas dari “hypostasis Bapa” atau “Wujud Allah” itu adalah memiliki RohNya sendiri atau “Roh Kudus” yang sejak kekal-azali sampai kekal-abadi berada satu dan melekat dalam dzat-hakekat Allah yang satu itu ( I Kor. 2:11), serta keluar dari Allah ini (Yohanes 15:26).KeluarNya Roh Kudus dari Allah di dalam dzat-hakekatNya Yang Esa berlangsung dari kekal-azali sampai kekal-abadi, tanpa awal dan tanpa akhir. Dengan demikian ciri khas hypostasis Bapa adalah Ia adalah prinsip ke-Esa-an di dalam Diri Allah, Ia adalah Pokok dan Sumber dari FirmanNya dan RohNya, karena Firman Allah dan Roh Allah itu berada satu di dalam dzat-hakekat Allah yang satu, dan dariNya Firman Allah “diperanakkan” serta dariNya Roh Allah “keluar”.Sedangkan ciri khas dari hypostasis Anak atau Firman Allah/Kalimatullah adalah Ia bersemayam dalam Allah Yang Esa sebagai Kalimatullah yang kekal. Namun melalui Firman ini juga keberadaan Allah yang tersembunyi itu dinyatakan., karena Allah mengenal diriNya atau ber”tajjali” di dalam FirmanNya ini. Sehingga Firman Allah ini dinyatakan sebagai “cahaya kemuliaan Allah dan gambar Wujud Allah” ( Ibrani 1:3), karena sebagai yang dinyatakan atau diperanakkan Bapa Ia jelas memiliki keberadaan sebagai “Gambar Allah” itu sendiri (Kolose 1:15). “Diwahyukan”atau sebagai “tajjali” Allah itulah ciri khas dari hypostasis Firman Allah itu. Inilah yang disebut dengan bahasa theologis sebagai yang “diperanakkan dari Sang Bapa” sebelum segala zaman itu. Jadi Ciri khas dari Firman Allah atau hypostasis Sang Putra itu adalah “diperanakkan dari Sang Bapa” ini. Karena Ia bukan Wujud Allah namun Firman Allah maka Ia tidak menjadi sumber keluarNya Roh Kudus, hanya Bapa atau hypostasis Wujud Allah saja yang menjadi sumber keluarNya Roh Kudus. Firman Allah ada sejak kekal karena Sang Bapa ada sejak kekal.Sedangkan ciri khas daripada Roh Kudus sebagai hypostasis dari prinsip hidup dan kuasa di dalam Allah Yang Esa itu, adalah bahwa Ia bersemayam di dalam Diri Allah ( I Kor. 2:10-11). Karena Roh Allah juga disebut “nafas Allah” ( Mazmur 33: 6), maka sebagai nafas Allah jelas Ia keluar dari Allah. Itulah sebabnya ciri khas Roh Kudus adalah bahwa Ia “keluar dari Bapa”, sesuai dengan pernyataan Alkitab “…Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa…” ( Yohanes 15:26), sebagaimana yang juga ditegaskan dalam Pengakuan Iman Gereja Orthodox : ”…Roh Kudus….yang keluar dari Sang Bapa….” “KeluarNya” Roh Kudus dari Bapa ini tidak disebut “diperanakkan” sebagaimana keluarNya Firman Allah dari Bapa. Karena “Firman Allah” keluar dari Allah sebagai sarana “tajjali” Allah sehingga Allah mengenal diriNya melalui FirmanNya ini, karena itulah Firman Allah disebut “Gambar Allah”, dan sekaligus Anak Allah, karena seorang anak adalah gambaran dari bapanya, dengan demikian keluarNya ini disebut sebagai “diperanakkan”. Sedangkan Roh Kudus keluar dari Allah bukan menjadi sarana “tajjali” atau sarana penyataan diri Allah, namun sebagai lingkup yang didalamNya “tajjali” Allah dalam FirmanNya itu dapat difahami, dimengerti, serta terlaksana. Jadi seolah-olah Roh Kudus adalah sebagai “tempat” yang memungkinkan terjadinya tajjali atau penyataan diri Allah di dalam FirmanNya kepada DiriNya sendiri itu.Demikianlah ciri-ciri khusus dari masing-masing hypostasis dalam diri Allah Yang Esa, dan masing-masing ciri khas itu tidak dipunyai oleh hypostasis yang lain, dan tak boleh dikacaukan. Hypostasis Bapa itu tak diperanakkan juga tak memperanakkan secara biologis. Namun hypostasis Bapa itu “mewahyukan FirmanNya” dalam dan kepada diriNya dalam arti ini Bapa dikatakan “memperanakkan Sang Putra, dan karena Bapa itu memiliki nafasNya atau prinsip hidupNya, maka sebagai nafas atau prinsip hidup itulah Bapa dikatakan sebagai sumber “keluarNya Roh Kudus”. Sedangkan hypostasis Putra atau Firman Allah itu berciri diperanakkan yaitu diwahyukan atau sebagai sarana “tajjali” oleh Bapa. Dan hypostasis Roh Allah, atau Sang Roh Kudus itu bercirikan “keluar dari Sang Bapa”. Keadaan Allah yang demikian ini kekal adanya.
    Trinitas memang tidak pernah ada di Perjanjian lama maupun Perjanjian Baru, tetapi tersirat dala surat-suratnya……Ingat..konsep INJIL dalam IMan kristen, jelas tidak sama dengan konsep AlQuran dalam Islam. Sangat Jauh. Kalimatullah dalam Islam, NUzul berupa Kitab Alquran melalui (Nabi) Muhammad…sedangkan konsep Dalam Iman Kristen Kalimatullah (Firman Allah) Nuzul Dalam Diri Sayidina Al-Masih (sepertti gelar Isa Kalimatullah dan Rohullah)melalui sang pengantara Perawan Maryam. Dilahirkan tetapi tidak diciptakan seperti Allah menciptakan ADAM. Menuhankan Isa tidak berarti Menyekutukan Allah. Allah itu ESa…dia 1 Zat 1 hakekat yang terdiri atas Roh Allah dan Sabdanya yang kesemuanya itu melekakt 1 Hakekat.

  71. la illaha ilallah.
    Tiada tuhan selain allah.
    Yg jelas dalam kepercayaanku mengikuti Ibrahin/abraham yang meng-Esakan Allah.
    Jika ada yg mengatakan ajaran saya salah, monggo silahkan kritik nabi allah Ibrahin/abraham, yg menegakkan tauhid. Tuhan Itu 1(tunggal).

    La illlaha illallah

  72. Mbullet….Kasian Agama besar yg dulu di takuti Orang Yahudi kok pengikutnya masih berdebat masalah Tuhannya….Ok.salut Kaum Unitarian…kau benar…..Bibel menjelaskan Yesus bukan Tuhan ada 88 kali di sebut…..

  73. ckckc….. keren abis…
    tersenyum dan bangga juga saya lihat semua comment yang ada di sini….luar biasa haha….

    Bermacam-macam tingkat pemahaman seseorang bisa di ketahui dari comment yang disampaikan…

    Jujur bagi yang mengatakan bahwa Tuhan itu Kuasa dan bisa menjadi apa yang dia mau…itu pemikiran yang terlalu berlebihan..

    Penginna sich menganggap Tuhan itu Maha kuasa, ternyata Malah menghina Tuhannya itu sendiri

    Saking Hebatnya Tuhan bisa jadi apa saja yang Dia mau, Dia berubah jadi nyamuk, trus nyamuk tersebut aku tepuk pake tangan misalnya , mati nyamuk(Tuhan) tersebut.. Gimana ????

    Hebat mana aku sama nyamuk ????

    PLease deh….jangan sok berfilsafat atau bertasawuf tentang Tuhan..Kecuali kalo punya DASAR yang kuat.

    “dan tidak ada seorang pun yang setara denganNYa”

    Tidak ada yang menyamainya …..

    Sekarang gini….Tuhan = pencipta
    Roh = ciptaan Nya (makhluk)

    Misal Tuhan adalah Roh

    kalo disederhanakan : pencipta adalah makhluk !!!

    Apakah mungkin Tuhan menciptakan dirinya ??

    Untuk apa Tuhan menciptakan dirinya ??

    haha…kalo cuma bisanya berfilsafat tentang Tuhan, yang namanya manusia pasti merasa paling benar……

    Pernahkah manusia berfilsafat tentang dirinya ….

    Who am I ?

    What I live for ?

    Where from/to do I ?

  74. trinitas ngawur. hanya orang bodoh yg mau mengikuti ajaran ini. jelas2 dulu mula2 muncul ajaran yg dianggap melenceng ini malah di pakai.
    ini penghinaan bagi Allah tuhan yg maha kuasa. rupa2 nya para pemeluk kristen khusus nya trinitas ga ngrti sejarah kristen itu sendiri.
    trinitas yg di menangkan atas unitarian dgn politik dan kekerasanya dan pembantaianya malah dipakai sbg ajaran yg shahih dan rumus keselamatan.
    ajaran manapun dan kpn pun agama samawi psti mengajarkan menyatakan tiada tuhan selain Allah

  75. gunakan akal sehat, hati yg bersih, dan jgn penuhi hawa nafsu dalam memahami dan mencari kebenaran agama.
    ajaran agama manapun kami bisa katakan benar klo mmg benar, tp klo salah mau apa lg hrus kita luruskan.
    kuncinya jgn mencari kebenaran sesuai hawa nafsu kita. berpedomanlah kpd ajaran para nabi trdahulu ttg keesaan tuhan. tak ada satu nabi pun mengajarkan tuhan itu sprti yg di gambarkan dlm ajaran trinitas. sangat tdk rasional, tdk logis dan membingungkan umat.
    knp hanya mengakui tuhan itu esa, susah?

  76. sekilas Info Qs 40:73 kemudian dikatakan kepada mereka: “Manakah berhala-berhala yang selalu kamu persekutukan, 74 (yang kamu sembah) selain Allah?” Mereka menjawab: “Mereka telah hilang lenyap dari kami, bahkan kami dahulu tiada pernah menyembah sesuatu”. Seperti demikianlah Allah menyesatkan orang-orang kafir. 75 Yang demikian itu disebabkan karena kamu bersuka ria di muka bumi dengan tidak benar dan karena kamu selalu bersuka ria (dalam kemaksiatan). 76 (Dikatakan kepada mereka): “Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahannam, sedang kamu kekal di dalamnya. Maka itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong”.

    Qs 13:5 Dan jika (ada sesuatu) yang kamu herankan, maka yang patut mengherankan adalah ucapan mereka: “Apabila kami telah menjadi tanah, apakah kami sesungguhnya akan (dikembalikan) menjadi makhluk yang baru?” Orang-orang itulah yang kafir kepada Tuhannya; dan orang-orang itulah (yang dilekatkan) belenggu di lehernya; mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.

    Qs 9:68 Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka, dan Allah melaknati mereka, dan bagi mereka azab yang kekal.

    Qs 5:9 (5:8) Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

    Qs 5:3 (5:2) Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syi’ar-syi’ar Allah, dan jangan melanggar kehormatan bulan-bulan haram, jangan (mengganggu) binatang-binatang had-ya, dan binatang-binatang qalaa-id, dan jangan (pula) mengganggu orang-orang yang mengunjungi Baitullah sedang mereka mencari kurnia dan keridhaan dari Tuhannya dan apabila kamu telah menyelesaikan ibadah haji, maka bolehlah berburu. Dan janganlah sekali-kali kebencian( mu) kepada sesuatu kaum karena mereka menghalang-halangi kamu dari Masjidilharam, mendorongmu berbuat aniaya (kepada mereka). Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.

    Qs 10:27 Dan orang-orang yang mengerjakan kejahatan (mendapat) balasan yang setimpal dan mereka ditutupi kehinaan. Tidak ada bagi mereka seorang pelindungpun dari (azab) Allah, seakan-akan muka mereka ditutupi dengan kepingan-kepingan malam yang gelap gelita. Mereka itulah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

    Qs 2:62 Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

    Qs 23:101 Apabila sangkakala ditiup maka tidaklah ada lagi pertalian nasab di antara mereka pada hari itu, dan tidak ada pula mereka saling bertanya. 102 Barangsiapa yang berat timbangan (kebaikan)nya, maka mereka itulah orang-orang yang dapat keberuntungan. 103 Dan barangsiapa yang ringan timbangannya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal di dalam neraka Jahannam.

    Mat 13:49 Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar,13:50lalu mencampakkan orang jahat ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.

    Mat 12:36 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman.

  77. Sekilas info Matius 1:18 Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.

    Wahyu 2:18-23 “Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Tiatira: Inilah firman Anak Allah, yang mata-Nya bagaikan nyala api dan kaki-Nya bagaikan tembaga:Aku tahu segala pekerjaanmu: baik kasihmu maupun imanmu, baik pelayananmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa pekerjaanmu yang terakhir lebih banyak dari pada yang pertama.Tetapi Aku mencela engkau, karena engkau membiarkan wanita Izebel, yang menyebut dirinya nabiah, mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Ku supaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala.Dan Aku telah memberikan dia waktu untuk bertobat, tetapi ia tidak mau bertobat dari zinahnya.Lihatlah, Aku akan melemparkan dia ke atas ranjang orang sakit dan mereka yang berbuat zinah dengan dia akan Kulemparkan ke dalam kesukaran besar, jika mereka tidak bertobat dari perbuatan-perbuatan perempuan itu. Dan anak-anaknya akan Kumatikan dan semua jemaat akan mengetahui, bahwa Akulah yang menguji batin dan hati orang, dan bahwa Aku akan membalaskan kepada kamu setiap orang menurut perbuatannya.

    Sekilas info renungan bagi semua umat silahkan kunjungi link dibawah ini dan klik pada komentarnya
    https://njlajahweb.blogspot.co.id/2015/02/pertama-tama-saya-mohon-maaf-yang.html#comment-form

    http://www.laskarislam.com/t10322-lagu-rohani-kristen-bisa-mengisi-kekosongan-hati?highlight=kekosongan

    http://www.laskarislam.com/t10479-sekilas-infoku?highlight=sekilas+info
    http://www.laskarislam.com/t10335-ajal-bisa-menjemput-kapan-saja-dimana-saja-dalam-keadaan-apapun-dan-bisa-jadi-itu-adalah-yang-tersayang-entah-itu-orang-atau-bayi-atau-diri-kita?highlight=ajal+bisa
    http://www.laskarislam.com/t10402p175-yesus-bukan-tuhan
    http://www.laskarislam.com/t9769p125-sha-sha-belajar-kristen?highlight=yuk+belajar+kristen
    http://www.laskarislam.com/t9769p150-sha-sha-belajar-kristen?highlight=yuk+belajar+kristen
    http://www.sarapanpagi.org/kumpulan-theology-njlajahweb-vt8496-60.html
    http://www.sarapanpagi.org/bukti-yesus-bukanlah-tuhan-vt7529-140.html
    http://www.sarapanpagi.org/tritunggal-vt8510-100.html
    http://www.sarapanpagi.org/tanggapan-dr-tuduhan-muslim-ayat2-injil-yg-palsu-ngawur-vt8472-80.html
    http://www.laskarislam.com/t3583-inilah-ciri-ciri-orang-yang-beriman-kepada-yesus?highlight=yesus+bukan+Tuhan
    http://www.laskarislam.com/t10402p175-yesus-bukan-tuhan?highlight=yesus+bukan+Tuhan
    http://www.laskarislam.com/t10383p100-memosisikan-kembali-yesus-kristus-sebagai-utusan-allahbapa-dan-bukan-sang-pengutus?highlight=yesus+bukan+Tuhan
    http://www.sarapanpagi.org/kumpulan-theology-njlajahweb-vt8496.html
    http://www.sarapanpagi.org/kumpulan-theology-njlajahweb-vt8496-20.html
    http://www.sarapanpagi.org/kumpulan-theology-njlajahweb-vt8496-40.html
    http://www.sarapanpagi.org/kumpulan-theology-njlajahweb-vt8496-60.html

    Tuhan Yesus memberkati

  78. Sekilas info Saat kapanpun KeilahianYesusKristus juga RohKudus bisa disebut Allah, (hanya jika berdasarkan KualitasKeilahian)

    Demikian juga saat kapanpun Yesus juga RohKudus bisa disebut Utusan, (hanya jika berdasarkan “selain” dalam hal KualitasKeilahian.

    14:13 dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.
    14:14 Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”
    +++
    16:26 Pada hari itu kamu akan berdoa dalam nama-Ku. Dan tidak Aku katakan kepadamu, bahwa Aku meminta bagimu kepada Bapa,
    16:27 sebab Bapa sendiri mengasihi kamu, karena kamu telah mengasihi Aku dan percaya, bahwa Aku datang dari Allah.
    ( Sebutan Tuhan sebenarnya tidak ditujukan pada Manusia Yesus, tapi pada KualitasAllah yang terkandung dalam KeilahianYesus )

    5:3 Tetapi Petrus berkata: “Ananias, mengapa hatimu dikuasai Iblis, sehingga engkau mendustai Roh Kudus dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu?
    5:4 Selama tanah itu tidak dijual, bukankah itu tetap kepunyaanmu, dan setelah dijual, bukankah hasilnya itu tetap dalam kuasamu? Mengapa engkau merencanakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah.”
    +++
    13:2 Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus: “Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka.”
    ===

    Qs 11:37 Dan buatlah bahtera itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang zalim itu; sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.
    Qs 21:29 Dan barangsiapa di antara mereka, mengatakan: “Sesungguhnya Aku adalah tuhan selain daripada Allah,” maka orang itu Kami beri balasan dengan Jahannam, demikian Kami memberikan pembalasan kepada orang-orang zalim
    Qs 29:8 Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu-bapaknya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya. Hanya kepada-Ku-lah kembalimu, lalu Aku kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.
    Qs 70:40 Maka Aku bersumpah dengan Tuhan Yang memiliki timur dan barat, sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.

    3:22 Berfirmanlah TUHAN Allah: “Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.”

    28:17 Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu.
    28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.

    5:13 Dan aku mendengar semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya, berkata: “Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!”
    5:14 Dan keempat makhluk itu berkata: “Amin”. Dan tua-tua itu jatuh tersungkur dan menyembah.
    ***
    21:14 Dan tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar dan di atasnya tertulis kedua belas nama kedua belas rasul Anak Domba itu.


    8:2 Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: “Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku.”
    8:3 Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: “Aku mau, jadilah engkau tahir.” Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.

    9:18 Sementara Yesus berbicara demikian kepada mereka, datanglah seorang kepala rumah ibadat, lalu menyembah Dia dan berkata: “Anakku perempuan baru saja meninggal, tetapi datanglah dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, maka ia akan hidup.”
    9:19 Lalu Yesus pun bangunlah dan mengikuti orang itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya.

    28:5 Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu: “Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu.
    28:6 Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring.
    28:7 Dan segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya aku telah mengatakannya kepadamu.”
    28:8 Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus.
    28:9 Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: “Salam bagimu.” Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya.
    28:10 Maka kata Yesus kepada mereka: “Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku.”

    1:17 Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: “Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir,
    1:18 dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.
    1:19 Karena itu tuliskanlah apa yang telah kaulihat, baik yang terjadi sekarang maupun yang akan terjadi sesudah ini.

    1:6 dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya, — bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Amin.
    1:7 Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin.
    1:8 “Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa.”

Leave a Reply