Goodness is Godliness Goodness is Godness

Goodness is Godliness Goodness is Godness.
Disebut perbuatan baik atau kebaikan karena memuat ketulusan. Ketulusan berarti pelaku tidak merencanakannya sebagai investasi.
Semua perbuatan baik mengandung unsur kebertuhanan, secara sadar atau tidak, karena tanpa ketuhanan, memperoleh feedback adalah tujuannya.
Sebagian orang mereduksi perbuatan baik hanya sebagai pemberian sesuatu yang berguna secara material dan emosional kepada orang lain.
Bila ketulusan dan kebertuhanan merupakan parameter dan substansi kebaikan, maka yang terlihat baik mungkin tidak baik dan sebaliknya.
Kebaikan meliputi semua perbuatan tulus yang mengandung kebertuhan eksplisit seperti orang-orang saleh dan implisit seperti relawan-relawan kemanusiaan.
Bila kebertuhanan bisa dipastikan sebagai unsur utama bahkan tunggal dalam sebuah perbuatan baik, maka ia dapat dianggap sebagai kesalehan.
Kebaikan tanpa tujuan kita meraih kenyamanan psikis atau melepaskan diri dari rasa bersalah akibat ketakadilan sosial adalah kesalehan.
Perbuatan positif dan berguna bagi sesama tanpa unsur ketulusan (kebertuhanan) tetaplah perbuatan baik, namun bukanlah kesalehan.
Perbuatan baik dengan objek horisontal (sesama) yang tulus adalah kesalehan. Perbuatan baik dengan objek vertikal yang tak tulus bukanlah kesalehan.
Kebaikan tanpa tujuan meraih kenyamanan psikis atau melepaskan diri dari rasa bersalah akibat ketakadilan sosial adalah kesalehan.
Semua perbuatan baik dengan ketulusan mengandung unsur kebertuhanan. Semua perbuatan yang mengandung kebertuhanan adalah kesalehan.
Bila kenyamanan diri bukan tujuan sebuah perbuatan positif, dapat dipastikan bahwa Tuhan adalah tujuannya meski mungkin pelaku tak mesadarinya.
Bila kenyamanan diri bukan tujuan sebuah perbuatan positif, bisa dipastikan bahwa Tuhan adalah tujuannya meski mungkin pelaku tak menyadarinya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed