Ilmuwan Iran Masuk 10 Jenius Paling Ulung

ali-yazdani

Dr Ali Yazdani, dosen fisika Universitas Princeton Amerika Serikat baru-baru ini diumumkan sebagai salah satu dari 10 jenius ulung muda versi majalah ilmiah “Popular Science”.

Siaran pers Kedubes Iran di Jakarta, Jumat, yang mengutip laporan Kantor Berita Mahasiswa Iran (ISNA) menyebutkan, 10 dosen pilihan tersebut dinilai paling cerdas sepanjang tahun 2008 karena melahirkan kamajuan-kemajuan luar biasa bagi masa depan.

Mereka terdiri atas para peneliti dan pakar muda yang melakukan kegiatan di bidang kreasi, namun tidak diketahui banyak oleh masyarakat umum.

Daftar orang-orang jenius itu diajukan berdasarkan inisiatif dari berbagai lembaga, para rektor universitas dan penerbit pers ilmiah.

Pemimpin Redaksi “Popular Science” Mark Janut mengatakan, majalahnya menghargai para intelektual muda yang melihat dunia dengan pandangan dasar dan selalu membuat penemuan.

Popular Science menulis kecerdasan dan kreativitas Dr. Yazdani terlihat sejak remaja ketika berada di Iran. Di masa itu, ia menunjukkan kepada teman-teman kelasnya cara memperbaiki televisi.

Yazdani selanjutnya pergi ke AS dan belajar jurusan mekanik kuantum di Universitas California dan pada tahun 1995 ia meraih gelar doktor dari Universitas Stanford. Setelah menyelesaikan studinya, ia melakukan riset di lembaga kajian Almaden di perusahaan IBM.

Yazdani sejak tahun 1997 hingga 2005 mengajar di jurusan fisika, Universitas Illinois, dan sejak tahun 2005 aktif sebagai dosen fisika di Universitas Princeton.

Laporan temuan Dr Yazdani di bidang pembuatan super konduktivitas yang sangat panas dipublikasikan oleh majalah Science dan Nicher.

Selama dua tahun, ia bersama dengan sebuah tim dari Universitas Princeton bekerja untuk proyek ini.

Siaran pers Kedubes Iran tak menyebut nama sembilan ilmuwan lainnya.

(antara21/11/08)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 comments

  1. btw, masihkah dia warga negara Iran…
    atau pertanyaannya apakah beliau masih dalam kelompok warga iran yg mendukung revolusi Imam Khomeini ?..sebab banyak juga org iran yg diluar Iran yg membenci RII

News Feed