IMAM HUSAIN VS KHALIFAH YAZID

 
Khalifah Yazid membantai Imam Al-Husain bersama keluarga dan para pengikutnya dengan klaim khilafah sah yang wajib dipatuhi. Tak hanya itu, karena membanggakan statusnya sebagai putra sahabat yang dilantik sebagai gubernur Syam oleh Khalifah Utsman, Yazid mengklaim diri sebagai Amirul Mukminin.
 
Karena termakan oleh propaganda klaim itulah, Imam Husain tidak hanya dibiarkan namun dianggap oleh umat yang beragama tanpa akal sebagai pemberontak terhadap pemimpin yang sah.
 
Karena Al-Husain dianggap sebagai pelaku makar terhadap pemerintahan yang dipegang oleh cucu konglomerat Mekah, Abu Sufyan, yang dianggap sebagai pemimpin kaum mukmin, sebagian dari masyarakat berpartisipasi dalam genosida Asyura. Sebagian beegabung dengan niat berjihad. Sebagian dari masyarakat yang kecanduan hoax berbalut teks agama ini menyumbangkan senjata dan llogistik Sebagian bahkan “bermaksud mengais pahala” dengan memasangkan pelana dan kendali di hidung kuda pasukan.
 
Motivasi pasukan utama Yazid tentu bukan pahala abal-abal balas dendam terhadap ayah Al-Husain dan imbalan harta.
 
Rezim-rezim Teluk adalah reinkarnasi rezim Yazid. Sedangkan para pencari pahala jiihad palsu pemimpi khilafah adalah jelmaan dari umat relijius minus akal sehat. Suriah dan Yaman kini adalah manifestasi Karbala
 
 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed