INDUSTRI MANTRA

INDUSTRI MANTRA

Saya punya hobi rutin ndeso alias menjadi orang desa sekaligus ritual penyederhanaan diri. Ini sudah menjadi semacam agenda tetap dalam kehidupan saya.

Saat berbincang-bincang, tema menyinggung hal-hal gaib. Ahmad Nahrawi, teman yang ahli pijat, melontarkan sebuah pertanyaan.

Saya ditanya tentang tuyul. Konon dia adalah makhluk supranatural atau siluman bertubuh seperti kurcaci yang pandai mencuri uang.

[ads1]

 

Saya cukup kewalahan menjawab. Karena itu, kepadanya, kuajukan beberapa pertanyaan berikut:
1. Apakah tuyul yang bertubuh kecil seperti bayi berusia 4 tahun itu bisa mengangkut uang yang sangat banyak itu?
2. Apakah uang kertas banyak yang dicurinya menjadi siluman dan tak terlihat seperti tuyul juga?
3. Apakah Tuyul hanya menyasar uang benda atau uang digital juga serta mampu menembus PIN ATM dan sistem keamanan bank?

Ahmad juga Asmawi, tuan rumah, hanya mesem mendengar pertanyaan-pertanyaan diatas. Ternyata cerita-cerita aneh itu, bila ditelusuri sumbernya, berujung pada “katanya”.

[ads1]

 

Tuyul, gondoruwo, babi ngepet dan ragam mitos yang sudah dianggap nyata membuat masyarakat awam cemas dan mencari solusi-solusi irrasional.

Saya mencurigai ada modus bisnis perdukunan dan industri jimat atau yang biasa disebut asma’ atau jezek berupa sabuk dan sebagainya yang dikendalikan oleh pemegang kuasa teologi.

News Feed