Inna lillah! Israel Lakukan Serangan Darat!

serangan-darat1

Militer Rezim Zionis Israel kemarin malam (03/1) memulai serangan daratnya ke Gaza dari beberapa titik.  Televisi-televisi Aljazeera dan Alalam menayangkan kesibukan rumah sakit Gaza kewalahan menanpung korban gugur karena jumlah lemari pendingin tidak memadai dan jumlah dokter tidak cukup untuk merawat korban luka sehingga sebagian wafat karena kehabisan darah dan tidak tertangani secara maksimal.

Sebagaimana dilaporkan  IRIB, berita dimulainya serangan darat ini menjadi berita paling hangat di media massa internasional. Sumber tadi menyebutkan, berdasarkan keterangan saksi mata, pasukan Israel bergerak menuju Gaza dari empat titik.

Para pejuang Palestina juga menggunakan ranjau dan berhasil menghancurkan sejumlah tank Israel. Akibatnya banyak tank Zionis yang terpaksa ditarik mundur. Sementara itu, pesawat tempur Israel terus membombardir berbagai wilayah di Gaza.

Laporan terbaru menunjukkan bahwa jumlah syuhada Palestina mencapai 465 orang yang diperkirakan jumlah tersebut akan terus bertambah menyusul peningkatan serangan militer Israel. Bombardir yang terjadi di wilayah utara Gaza mengakibatkan gugur syahidnya seorang anak kecil dan tujuh warga sipil lainnya.

Para pejuang Palestina juga menyatakan bahwa perlawanan atas serangan darat militer Israel telah menewaskan lima tentara Zionis dan menciderai 25 orang lainnya.

Sementara itu Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) menyatakan, para pejuang Palestina akan mengubah Jalur Gaza menjadi kuburan masal bagi para agresor Zionis.

Pejabat senior Hamas, Ismail Ridwan, kemarin malam (03/1) dalam komunike  yang disiarkan oleh Televisi Al Alam menegaskan bahwa Rezim Zionis Israel akan kalah dalam serangan daratnya ke Gaza. Ia menambahka, serangan militer Zionis ke Gaza tidak akan berjalan mudah dan para pejuang Palestina akan mengubah Gaza menjadi kuburan masal bagi para penyerang.

“Kalian akan kalah dan kemenangan gerakan perlawanan Palestina telah terlihat dan dalam waktu dekat akan terwujud,” tegasnya ditujukan kepada apara agresor zionis.

Dalam statemen tersebut, Hamas mengapresiasi perlawanan, keteguhan, dan ketabahan bangsa Palestina serta meminta mereka untuk tidak memperhatikan isu bohong yang dilontarkan oleh Rezim Zionis.

Yang memprihatinkan adalah pernyataan Uni Eropa malah seolah menjadi jubir Israel dengan mengatakan bahwa serangan darat Israel atas Gaza bersifat defensif, bukan agresif.

Hingga saat ini tidak satupun negara Arab yang berinisiatif untuk memberikan bantuan militer. dan hanya sibuk memberikan pernyataan kecaman dan simpati.  (alalam/aljazeera/irib)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 comments

  1. eh, aduh!
    salah masukin comment, ustadz. mohon cepet dihapus!
    aminnya itu bukan buat artikel yang ini. tapi artikel yang sebelum ini. yang si perdana menteri Turki coba ngasih mediasi! asyik comment gak lihat judul artikelnya udah ganti. ma’af…ma’af…

  2. Saya percaya kata-kata ulama sekaliber Sayyid Hassan Nasrullah yang mengatakan Hamas akan meraih kemenangan dg kesabaran dan perlawanan gigih sampai titik darah penghabisan akan jadi kenyataan karena didasari alasan-alasan kuat yang mungkin banyak orang tidak tahu. Btw, ayo demo terus, usir dubes AS, Mesir, dan Saudi !!

News Feed