Internet Bantu ‘Pewajaran’ Konten Pornografi?

 kids-ilust.jpg

Pornografi makin mudah diakses lewat internet. Hal ini dianggap menjadi penyebab makin banyaknya orang yang menganggap pornografi sebagai hal wajar. Demikian hasil studi dari para peneliti di Brigham Young University, Utah – Amerika Serikat. Penelitian ini melibatkan mahasiswa usia 18 sampai 26 tahun beserta 623 orang tua.

Dalam survei ini, 48 persen mahasiswa pria mengaku melihat pornografi secara rutin, jauh lebih banyak daripada mahasiswi. Pasalnya, hanya 3 persen saja di antara mahasiswi responden yang mengaku berbuat hal serupa.

Namun meski sangat sedikit mahasiswi yang mengaku melihat pornografi, 49 persen dari mereka dapat menerima bahwa pornografi merupakan hal wajar untuk mengekspresikan seksualitas. Di samping itu, survei ini juga mengungkapkan, 37 persen ayah dan 20 persen ibu mau menerima pornografi.

Para peneliti studi bertajuk ‘Generation XXX: Pornography Acceptance and Use Among Emerging Adults’ ini menyatakan bahwa kemudahan akses pornografi via internet dan perubahan norma sosial menjadi faktor utama yang menyebabkan pornografi makin diterima.

Disebutkan, internet memungkinkan kaum muda mengakses pornografi secara pribadi sehingga memicu fenomena tersebut. “Anda juga tak perlu membayarnya lagi,” tandas profesor Laura Walker, salah satu pelaku studi ini seperti dikutip detikINET dari Salt Lake Tribune, Selasa (18/12/2007). Bagaimana menurut Anda?

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 comments

  1. Pornografi suatu kewajaran, ekses-nya disfungsi seksual pada masyarakat juga meningkat, kebahagiaan rumah tangga berkurang, tingkat perceraian meningkat, generasi broken home menjamur, kekuatan generasi muda berkurang, akhirnya bangsa menjadi bangsa memble.
    Itu baru efek duniawi-nya doang, bagaimana dengan jutaan spesies monster yang timbul di alam barzakh, penderitaan di alam mahsyar, dan api neraka yang timbul karena tindakan ini?
    Seram…

News Feed