Intoleransi dan Kudeta terhadap Tuhan

Toleransi adalah kesadaran kebukan-tuhan-an. Intoleransi adalah klaim ketuhanan.

Toleransi adalah kesadaran akan keragaman, keterbatasan dan kenisbian.

Jadilah toleran bukan karena kelompok sekeyakinan Anda dikucilkan tapi karena toleransi adalah konsekuensi keberadaban.

Syarat-syarat jadi toleran adalah cerdas, rendah hati, tahu diri sbg makhluk, sadar keterbatasan, sadar hak orang lain dan yakin tidak terima wahyu.

Syarat jadi intoleran adalah takabur; merasa unggul dalam iman dan amal atas orang lain. Kesombongan paling buruk adalah klaim keunggulan iman.

Intoleransi meniscayakan pandangan dan sikap meremehkan keyakinan dan ibadah orang yang berbeda

Spritualitas adalah kesadaran. Ritualitas adalah ekspresinya.Tanpa spiritualitas, ritualitas bisa jadi sarana klaim keunggulan iman (intoleransi).

Kesombongan iman alias intoleransi adalah modus kudeta terhadap hak dan kemutlakan Tuhan.

Benih intoleransi adalah pemutlakan persepsi sendiri, yang tanpa sadar berarti mengaku sebagai sekutu Tuhan dalam kemutlakan.

Sombong karena kekayaan, kekuasaan atau ketenaran, itu biasa. Sombong karena klaim keyakinan dan kesalehan (intoleransi), itu baru rekor.

Untuk jadi teroris, harus radikalis. Untuk jadi radikalis, harus ekstremis. Untuk jadi ekstremis, harus fanatik. Untuk jadi fanatik, harus intoleran.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed