Israel Kembali Serang Udara Palestina

Ketegangan di Timur Tengah semakin meningkat. Militer Israel kembali melancarkan serangan udara ke wilayah Rafah, Palestina, Jumat (19/3) malam.

Dalam peristiwa ini, lima misil Israel menghantam sebuah bekas bandara, dan terowongan yang berada di dekatnya, serta menyebabkan 12 orang warga Palestina terluka. Israel mengklaim, serangan ini adalah serangan balasan, dari tembakan roket yang datang dari Gaza sebelumnya.

Ketegangan di Timur Tengah, meningkat sejak bulan lalu, saat Israel mendaftarkan dua tempat suci, yaitu Masjid Bilal di Bethlehem dan makam Ibrahimi di Hebron, sebagai warisan nasional mereka. Suasana semakin memanas, dengan aksi penyerbuan polisi Israel ke dalam kompleks Masjid Al Aqsa, dan menangkap puluhan warga. Israel juga membatasi akses ke dalam masjid.

Bentrokan terakhir terjadi di Yerusalem, setelah Israel mengumumkan, akan membangun 1600 unit apartemen untuk warga Yahudi di Yerusalem Timur. Rencana ini sebenarnya mendapat tentangan dunia internasional dan tim mediasi Palestina-Israel, karena telah menyalahi peta jalan damai.(Liputan6)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

  1. PBB dimandulkan saat menghadapi keganasan israel sehingga seolah tak berdaya apa2 bagaikan macan ompong.
    Kepongahan israel adalah akibat standar ganda negara barat dalam mensikapi masalah Timur Tengah.
    Tidak ada jalan lain kecuali Muqawamah yg dijalankan oleh rakyat sekitar konflik dan tidak perlu minta bantuan barat.
    Hizbullah dan Hamas adalah guru terbaik yg telah diuji kehebatannya dalam menghadang mesin perang israel yg ultra moderen.
    Kemenangan Darah atas pedang adalah keyakinan yang telah dibuktikan oleh sejarah Karbala.

News Feed