Skip to main content

ISTIKHARAH

By March 8, 2017No Comments

Sebelum mengambil keputusan besar, sebagian orang yang sangat berhati-hati melakukan sejumlah tindakan positif, seperti beristikharah dan berkonsultasi dengan orang-orang yang diyakini mampu memberikan saran jalan keluar sekaligus motivasi untuk memantapkan hatinya.
Ada sebuah ucapan yang diyakini oleh sebagian orang sebagai hadis, “Orang yang beristikharah tak akan kecewa. Orang yang beristisyarah (meminta pendapat orang lain) tak akan menyesal.”
Istikharah sering dipahami sebagai satu-satunya untuk mengambil keputusan apapun, bahkan untuk hal-hal rutin dan niscaya.
Sebagian orang menganggap istikharah sebagai cara mudah melepaskan beban berpikir dan penutup semua pertimbangan.
Sebagian orang melakukan istikharah sebagai justifikasi “untung-untungan” atau “gambling” atau tindakan tanpa pertimbangan akurat.
Sebagian orang beristikharah untuk menimbang suatu tindakan yang jelas harus dillakukan, tidak samar.
Sebagian orang beristikharah untuk melakukan satu tindakan, bukan salah satu dari beberapa pilihan tindakan.
Sejatinya istikharah dilakukan karena alasan-alasan sebagai berikut: a) menghadapi dua atau beberapa pilihan yang terlihat baik dan menguntungkan, b) menjadi keputusan besar dan tidak rutin, c) menghadapi sebuah masalah yang samar.
Ada banyak cara beristikharah, istikharah dengan shalat dan istikharah dengan Ouran. Hasil dari istikharah dengan shalat lebih lama diketahui, karena harus menunggu mimpi dan takwilnya dari orang yang ahli. Sedangkan hasil istikharah dari Quran lebih sederhana, objektif dan singkat.
Istikharah dengan Quran adalah sebagai berikut:
1. Berwudhu dan ambil Al Qur’an dengan sikap tawadhu’ dan ikhlas.
2. Baca Surat Al Fatihah (1 x)
3. Baca Surat Al Ikhlas (3 x)
4. Baca Surat Al Falaq (1 x)
5. Baca Surat An Nas (1 x)
6. Baca doa: “Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma innii tawakkaltu alayka fii ghaybika waqultu bikitaabika fa-arinii ma huwal maktuubi fii sirrikal maknuuni fii ghaybikal mahzuuni. Allahumma Antal haqqu anzilil haqqa alal haqqi birahmatika yaa arhamarraahimiin.”
7. Bersolawat (10 x)
8. Buka Al Quran sekenanya, lalu buka lagi tujuh lembar berikutnya. Kemudian lihat baris ke-7 dari atas. Pada baris itu, carilah huruf yang berdiri sendiri (tidak gandeng dengan yang lain) yang pertama kali. Huruf itulah yang akan menjadi petunjuk.