Kampanye dalam Injury Time

2x3-pilih-agenda-perubahan2

Meski datang terlambat, ternyata tanda-tanda yang memberikan optimisme kian nampak. Hampir semua caleg PAN di daerah memberika dukungan kepada saya. Selain itu, karena hubungan kultural saya,sebagai non NU plus figur yang di-habib-kan, memberikan ruang gerak yang lebih besar bagi saya untuk melakukan sosialisasi.

Tentu, sebagai caleg, saya tidak luput dari serbuan para makelar politik yang umumnya mencari duit dengan memberika data-data fiktif peluag suara. Karena memang tidak membawa uang, rencana-rencana itu bubar secara otomatis.

Meski datang terlambat, strategi hemat pesona bisa membalikkan keadaan, karena gol bisa masuk saat injury time.

Dukungan teman-teman dalam bentuk apapun tentu tidak bisa dianggap kecil. Btw, ini bukan curhat,tapi pemberitahuan…. he he

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 comments

  1. Maju dan doronglah perubahan itu… semoga amanat rakyat sinergis dengan amanan Tuhan segala yang ada… Semoga curahan rahmat dan bimbingan Nya akan selalu bersama anda…

  2. Maju dan doronglah perubahan itu… semoga amanat rakyat sinergis dengan amanan Tuhan segala yang ada… Semoga curahan rahmat dan bimbingan Nya akan selalu bersama anda…

  3. Ass.Sayang ana lg dibatam.Tp sebagai salah satu bentuk dukungan,ana kenalkan antum dg sohib ana yg siap bantu antum dan dia cukup berpengaruh dikawasan tempurejo.Nama dan no hp sdh di akhina malik.

  4. A
    ssalamu’alaikum wr. wb
    Semoga kita semua tetap berada dalam jalur yang benar sesuai undang-undang politik Republik Indonesia.
    Saudaraku, Dr. Muhsin Labib, injury time, hemat pesona & gelombang dukungan dari teman, sahabat, keluarga & saudara separtai menjadi sebuah kekuatan yang pasti mampu menghilangkan kata terlambat dalam mengenalkan diri pada konstituent.

    Menurut amatan sederhana kami, yang berbeda 180 derajat dengan analisa TV tertentu tentang pengaruh kampanye pada detik detik akhir pengaruhnya sangat tipis. Yakinlah bahwa pendekatan yang jitu pada detik-detik akhir mampu meraih suara yang cukup berarti. Tentu kami jg punya dasar acuan yg jelas. Saat sekarang ini, hampir semua analisa menggunakan dasar pemilu tahun 2004 masih membuka ruang untuk diperdebatkan.

    Untuk kemenangan, ayo! maju terus bersama nilai-nilai kebenaran

  5. A
    ssalamu’alaikum wr. wb
    Semoga kita semua tetap berada dalam jalur yang benar sesuai undang-undang politik Republik Indonesia.
    Saudaraku, Dr. Muhsin Labib, injury time, hemat pesona & gelombang dukungan dari teman, sahabat, keluarga & saudara separtai menjadi sebuah kekuatan yang pasti mampu menghilangkan kata terlambat dalam mengenalkan diri pada konstituent.

    Menurut amatan sederhana kami, yang berbeda 180 derajat dengan analisa TV tertentu tentang pengaruh kampanye pada detik detik akhir pengaruhnya sangat tipis. Yakinlah bahwa pendekatan yang jitu pada detik-detik akhir mampu meraih suara yang cukup berarti. Tentu kami jg punya dasar acuan yg jelas. Saat sekarang ini, hampir semua analisa menggunakan dasar pemilu tahun 2004 masih membuka ruang untuk diperdebatkan.

    Untuk kemenangan, ayo! maju terus bersama nilai-nilai kebenaran

  6. Nah…bener kan ustad? Baru mau jadi anggota dewan udah banyak didatangi makelar2 politik. Nanti kalo usatd udah jadi, jumlah mereka naik 1000%. Semoga energi ustad untuk menjadi guru kita semua tidak terkuras habis di urusan politik.

  7. selamat kepada Ustadz Labib. tampaknya pasukan Tim Sukses yang ‘tidak kentara’ (baik dari kalangan jin dan manusia) telah memberikan bukti yang gamblang, bahwa pilihan strategi dan taktik politik antum justru sangat kena dan tepat. Tapi kok tadi masih nyebut nyebut kehabiban antum ? Katanya gelar habib dan Sayyid justru telah membebani antum ? mana yang benar ?

    Baru tahu ya, ummat antum punya ‘cara tersendiri’ untuk memuliakan antum. Seribu kali antum menolak diketahui identitas genetiknya sebagai Alawi, toh ummat antum punya ‘daya tekan’ tersendiri untuk tetap menyapa antum dengan Habib Muhsin Labib………

    pada komunitas tertentu di jawa timur, habaibisme ini masih identik dengan potensi budi luhur. jadi, jangan disia siakan kesempatan eksploitasi Habaibisme ini, Tuan ! apalagi ini injury time .

    Jangan lupa pastikan para pemilih benar-benar mengerti cara mencontreng antum dengan benar. jangan lupa pula ; SUARA TERBANYAK YANG MENENTUKAN !

    Catatan : jangan-jangan Senayan nanti akan dijubeli para imigran dari Hadramaut. maklum, banyak hidung mancung yang berlaga dalam Pileg ini. ada Hamid Basyaib, itu pentolan Freedom Institute, maju caleg juga dari PDIP !

    Ana jadi teringat dengan judul buku baru : HADRAMI AWAKENING .

    he he he . salam.

  8. selamat kepada Ustadz Labib. tampaknya pasukan Tim Sukses yang ‘tidak kentara’ (baik dari kalangan jin dan manusia) telah memberikan bukti yang gamblang, bahwa pilihan strategi dan taktik politik antum justru sangat kena dan tepat. Tapi kok tadi masih nyebut nyebut kehabiban antum ? Katanya gelar habib dan Sayyid justru telah membebani antum ? mana yang benar ?

    Baru tahu ya, ummat antum punya ‘cara tersendiri’ untuk memuliakan antum. Seribu kali antum menolak diketahui identitas genetiknya sebagai Alawi, toh ummat antum punya ‘daya tekan’ tersendiri untuk tetap menyapa antum dengan Habib Muhsin Labib………

    pada komunitas tertentu di jawa timur, habaibisme ini masih identik dengan potensi budi luhur. jadi, jangan disia siakan kesempatan eksploitasi Habaibisme ini, Tuan ! apalagi ini injury time .

    Jangan lupa pastikan para pemilih benar-benar mengerti cara mencontreng antum dengan benar. jangan lupa pula ; SUARA TERBANYAK YANG MENENTUKAN !

    Catatan : jangan-jangan Senayan nanti akan dijubeli para imigran dari Hadramaut. maklum, banyak hidung mancung yang berlaga dalam Pileg ini. ada Hamid Basyaib, itu pentolan Freedom Institute, maju caleg juga dari PDIP !

    Ana jadi teringat dengan judul buku baru : HADRAMI AWAKENING .

    he he he . salam.

  9. salam alaikum….
    ya kalo ustad labib berhasil menduduki kursi dewan…kita khawatir kerja intelektual ustad jadi minim dan kurang greget. Meski tentu bisa mewarnai di dalam pemerintahan…tapi barangkali tampilnya antum sebagai tokoh intelektual muda muslim mungkin masih sangat diharapkan oleh tidak sedikit dari kalangan kalo memang antum “gagal” menduduki kursi dewan….
    barangkali Gol di injury time itu “berbau kebetulan” dan bukan hasil kerja sama tim yg bagus…. sekaligus menyakitkan bagi lawan…
    m. alcaff

News Feed