Skip to main content

Khawatir Hezbollah Menangkan Pemilu, Wapres AS Kunjungi Lebanon

By May 23, 20092 Comments

Joe Biden, wakil Presiden AS secara tak terduga melakukan kunjungan ke Lebanon. Ia melakukan pembicaraan dengan Michele Soleiman, Presiden Lebanon lalu Perdana Menteri, Fuad Seniora dan Nabih Berry, Ketua Parlemen.

Kedatangan Biden sangat mengejutkan karena sebelumnya Menlu Clinton telah ditugaskan untuk memantapkan strategi baru di kawasan Timur Tengah terutama menghadapi meluasnya pengaruh Iran di Lebanon, Palestina, Irak, Pakistan dan Afganistan.

Menjelang pemilihan legislatif Lebanon, Amerika merasa perlu untuk mengutus wapresnya untuk memastikan bahwa hasil pemilu akan menguntungkan strategi politiknya. Sebagaimana dikatakan oleh Biden sendiri, Amerika bersedia membantu Lebanon secara finansial dan lainnya bila hasil pemilu sesuai dengan pandangan dan harapannya.

Dalam konferensi pers, Biden mengatakan bahwa bantuan ekonomiĀ  dan militer Amerika bergantung kepada formasi pemerintah yang akan terbentuk dan politik yang akan diambilnya.

Menurut para pengamat, sebagaimana dilaporkan televisi aljazeera, itu merupakan intervensi Amerika yang mengharapkan agar sekutunya di Lebanon untuk melakukan segala cara demi menggagalkan kemenangan Hezbollah dan faksi-faksi pendukungnya.

Dari Nabatiyeh, Hasan Nasrullah, Sekjen Hezbollah, dalam pidato di hadapan puluhan ribu masaa, menuduh Amerika telah melakukan campur tangan dan berusaha mengacaukan demokrasi demi kepentingan imperialistiknya.