Skip to main content

Kongres AS Ajukan Ahmadinejad ke DK-PBB

By September 24, 2011No Comments

Tak cukup puas dengan mengajukan Iran ke DK-PBB atas tuduhan ‘tanpa bukti’ program senjata nuklir, Kongres Amerika Serikat (AS) dengan suara mayoritas [411 vs 2], Rabu 20 Juni 2007, menyepakati Resolusi H. Con.Res.21 yang mendesak DK-PBB untuk mendakwa Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad, telah melanggar Konvensi 1948 tentang Genosida dan Piagam PBB berdasarkan atas pernyataannya bahwa ‘Israel harus dihapuskan dari peta dunia’.

Resolusi itu lahir sehari setelah Perdana Menteri Israel, Ehud Olmert, bertemu dengan Presiden Bush. Setelah pertemuan itu, Buah mengatakan, “Sebagai sekutu kuat Israel, saya memandang hal itu [pernyataan Ahmadinejad—red.] sebagai ancaman serius bagi keamanan Israel.”

Dua anggota Kongres yang menolak resolusi itu adalah Ron Paul (Republikan) dan Dennis Kucinich (Demokrat).

Dalam siaran pers yang dirilis kantornya, Kucinich menyatakan bahwa terdapat keraguan rasional dalam kaitan dengan akurasi penerjemahan kata-kata Ahmadinejad yang dikutip dalam resolusi tersebut. “Kenyataan bahwa pernyataan Presiden Ahmadinejad dapat diterjemahkan sebagai seruan untuk “perubahan rezim” [di Yerusalem—red.], sama seperti seruan pemerintahan Bush untuk “perubahan rezim” di Irak dan Iran, menjadikan resolusi ini sangat ironis,” tegas Kucinich.

Sebelum resolusi itu ditetapkan, Kucinich berupaya untuk memasukkan ke dalam Catatan Kongres dua terjemahan independen yang dikutip dari The New York Times dan Middle East Media Research Institute, yang berisi perbedaan signifikan dengan terjemahan yang dikutip Kongres dari banyak media lainnya. Namun, para anggota lainnya secara resmi memblok upaya itu.

“Saya menolak resolusi-resolusi yang memberikan landasan bagi dilancarkannya upaya ofensif yang tidak berdasar,” sebut Kucinich dalam siaran persnya itu.

Profesor Juan Cole, Guru Besar Studi Timur Tengah dari University of Michigan, memuji integritas kedua kongresman tersebut. Menurut Cole, Ahmadinejad hanya menyerukan perubahan rezim, bukan bangsa. Jadi, seruan seperti itu tidaklah sama dengan seruan untuk memusnahkan manusia, atau genosida. “Sepanjang yang saya ketahui, Ahmadinejad tidak pernah menyerukan seorang manusia pun untuk dibunuh,” tulis Cole dalam blognya yang terkenal, informed comment.

“Jika Ahmadinejad adalah seorang maniak genosida, yang hanya ingin membunuh Yahudi, maka mengapa terdapat lebih daripada 20 ribu orang Yahudi di Iran dengan seorang wakil mereka di parlemen? Bukankah seharusnya dia memulai hal itu [genosida] di negerinya sendiri jika memang itu yang dimaksudkannya?” tulis Cole retorik.

Menurut Cole, sikap Ahmadinejad terhadap Israel adalah perubahan rezim Zionis melalui referendum yang diikuti seluruh penduduk asli tanah historis Palestina, dari semua bangsa dan setiap agama. Menyerukan referendum untuk melucuti sebuah pemerintahan bukanlah sebuah seruan untuk melakukan genosida. Ahmadinejad sendiri tidaklah berkeberatan terhadap sebuah negara Yahudi. Dia hanya berpendapat bahwa negara seperti itu seharusnya berlokasi di wilayah Eropa, Jerman misalnya, daripada mengusir bangsa Palestina dari tanah-tanah mereka. “Dia [Ahmadinejad] mungkin mengatakan sesuatu yang tidak realistik tetapi jelas tidak menyerukan pembunuhan orang-orang Yahudi, atau genosida,” lanjut Cole.

Sumber:

http://wpherald.com/articles/5217/1/US-House-accuses-Iran-of-genocide/UN-urged-to-press-charges-against-Iran.html

http://campaignsandelections.com/oh/releases/index.cfm?ID=1328

http://www.juancole.com/

dikutip dari http://husainku.wordpress.com/