Skip to main content

Kunjungan Ahamdinejad ke Irak, Pukulan Telak buat AS dan Sindiran buat Para Pemimpin Arab

By March 2, 20084 Comments

Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad memulai kunjungan bersejarah ke Irak. Kunjungan ini untuk mempererat persaudaraan antara 2 negara yang pernah diguncang perang selama 8 tahun.

Talabani menyebut kunjungan Ahmadinejad itu bersejarah. “Ini adalah satu halaman baru dalam sejarah hubungan antara dua Negara,” kata Ahmadinejad.”Kami telah melakukan pembicaraan yang baik dalam suasana persahabatan dan membangun . Kami memiliki pengertian yang sama mengenai berbagai hal dan kedua pihak bertekad akan memperkuat kerjasama dalam bidang-bidang politik, ekonomi, dan kebudayaan

Ia mengatakan rakyat Irak menghadapi saat-saat sulit. “Tetapi seperti yang Anda ketahui, rakyat Irak akan mengatasi situasi itu dan Irak besok akan menjadi sebuah negara yang kuat, maju dan khas,” kata Ahmadinejad sambil senyum. “Sebuah Irak yang bersatu, kuat, dan maju adalah keinginan semua negara di kawasan ini,” katanya. “Rakyat Irak dan Iran akan selalu saling membantu… Kunjungan ini membuka satu halaman baru dalam hubungan bilateral dan satu suasana baru di kawasan ini.”

 Beberapa bulan lalu, seraya memuji keberanian Ahamdinejad untuk berkunjung ke Irak, Talabani menyindir para pemimpin Arab yang enggan berkunjung ke Iran sejak kejatuhan rezim Saddam. Selain untuk mempererat persaudaraan, kunjungan ini juga sebagai tanda kepada Amerika Serikat, apa yang dituduhkan Presiden George W Bush tidak benar. “Kelakuan Amerika Serikat menghadirkan negara lain sebagai tersangka dimana saja ketika mereka merasa putus asa. Tidak lucu kan, dengan menempatkan 160 ribu tentaranya, Amerika menuduh kita (Iran) untuk ikut campur,” ujar Ahmadinejad Sabtu 1 Maret 2008 kemarin.

Berdasarkan laporan Televisi CNN, Fox News AS, BBC Inggris dan sejumlah media massa dukungan Israel, kunjungan Ahmadinejad ke Irak akan kian mempererat hubungan kedua negara dan hal ini makin mengkhawatirkan AS dan Rezim Zionis Israel. Menurut laporan ini, kunjungan fenomenal Ahmadinejad ke Irak jika dibandingkan dengan kunjungan diam-diam Presiden AS, George W Bush ke Baghdad akan mengakibatkan lemahnya pengaruh AS di negara ini. Media massa Irak menyatakan, di antara kekhawatiran AS dan Israel terhadap lawatan dua hari Ahmadinejad ke Irak memudarnya pengaruh para agresor bangsa Irak.