Perang Baliho dan Poster

Saya menerima SMS yang membuat saya terpingkal-pingkal. Saya tidak bisa memastikan serius atau tidak pengirimnya. Yang jelas, saya terhibur. Berikut isinya:

Dari pantauan semalam, www.rahat.com melaporkan, persaingan ketat di ajang perebutan juara umbul dan baliho untuk musim Maulid tahun ini.

Juri menetapkan bahwa baleho terbesar dimenangkan oleh Habib H.S Ass (6×20 m) mengalahkan Habib AS Alts (6×18 m). Sementara untuk kategori umbul-umbul dimenangkan oleh H. M. Fuwad Almsw yang menang tipis atas Habib H. J Ass dengan 545 umbul-umbul. Untuk kategori kebisingan sepeda motor kru, juri sedang melakukan verifikasi dengan mengukur tingkat kemacetan yang diakibatkan.

Demikian dilaporkan oleh Ben Sohib, repoter rahat.com.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 comments

  1. Sepertinya ajang bergengsi rahatAward harus segera mengumumkan pemenang dari dari nominasi2 di atas, dengan menghelat acara di hotel berbintang dan disiarkan langsung oleh seluruh TV di Indonesia…………
    Gimana ustadz …?
    sponsor utama : Sabun susu kambing dari bangil

  2. Well …

    Acan’ itu temennya temen harim ana, katanya dulunya bandel dikit. Kalo yang laennya ana gak kenal2 banget juga. Habis mukanya mirip2, bajunya mirip2, sorbannya mirip2, sama … itu lho, selendang semper dibahunya coraknya KEREN !! (Minta Alamat Consultan Fashion-nya Doooongggg!!!)

    Alhamdulillah … SEKARANG sudah pada jadi habib. Cepet juga yaa ‘Tad. Ana liat fotonya “bederet” GEDE banget di JALANAN. Apa nyetaknya di Ali Toli2 ???

    Yang ana mau tanya, kursusnya dimana sehh ? Sukses banget gitu lho !
    Apa biayanya seperti S2 gitu … trus gimana cara daftarnya.
    Lokasi ujiannya ikut RAYON’ dimana ? Kursus kilatnya pake sistem SKS apa paket semester ?. Soalnya ana GAK ADA KERJAAN Ust’. Dari pada nganggur, enakan jadi Habib. Pahalanya banyak, pasti masuk sorga. Sukses dunia akhirat. Aminnnn.

    Selain itu, nggak menyimpang dari prinsip2 ke-ekonomian indonesia. Dengan modal sekecil2nya, Faedahhh sebesar2nya.(‘Bukan korupor ‘Tad)
    Kalo ‘Bule kan moda kapitalis superholding. Modal besar untung Besar. Capital Formation.

    Trus’ Ustad …
    Ana juga mau belajar caranya “sekali ngomong, truusss pada ikut” model terbaru. Tapi bukan ilmu hipnotis Ustad. Sekalian metode rekruitmen pengawal. Berapa UMR pengawal gituan, konstum, …

    Habis itu, ana juga mau dong belajar “seluk beluk” naik motor rame2 yang aman. Kalo bisa, belajar juga gaya akrobatik diatas motor pake GOTONG’ bendera 5 meteran. Caranya ngelobi polisi dan kecamatan, belajar DEKOR spanduk sama baliho. Juga caranya Blokir jalanan dengan efektif dan efisien, biar gak di ‘Sumpahin orang.

    Yang terakhir ‘Tad …
    Ana mau juga diajarin kuat pidato 2-3 jam. Tema-nya satu, tapi ngomongnya bisa muter-muter seliwer sambil ‘nahan iler. Soalnya ana paling gak kuat nahan iler ‘n pipis ….

    Piiissssss……..

  3. Maulidan dalam pidato bin rahman ass…, memuja-muja abubakar, umar, dan utsman… keteladanan Nabi Muhammad tak diceritakannya dengan baik… (di sebuah masjid besar psr minggu, jaksel.. kemaren..), maulidan aneh…

  4. Dari Imam Ali ar-Ridha AS :
    “Bila golongan kami (Bani Hasyim) berbuat amal dan kebaikan, maka pahalanya adalah dua kali. Pertama untuk perbuatan baik tersebut, kedua untuk tindakannya yang telah mengharumkan nama datuknya, Rasulullah SAW. Namun bila ia berbuat sesat, maka dosanya pun akan berlipat dua. Pertama karena dosanya itu sendiri, dan yang kedua karena tindakannya telah mencemari kemuliaan al-Musthofa SAW.”
    Afwan sebelumnya….
    Wallahu’alam.

News Feed