Lebanon Lanjutkan Pembasmian Mata-mata Israel

Pihak militer Libanon telah menangkap enam lagi orang yang dicurigai melakukan kegiatan mata-mata untuk Israel. Demikian dikatakan sumber keamanan Libanon, Jumat (25/2/2020) kemarin.

Orang-orang itu ditangkap dalam empat serangan terpisah pekan ini. Mereka kemudian diperiksa mengenai pemberian informasi pada Israel tentang para anggota Hizbullah dan gerakan mereka. Beberapa dari mereka didapati memiliki alat komunikasi yang canggih.

Pada Rabu lalu, penuntut militer Libanon telah mendakwa tiga warga Libanon karena melakukan kegiatan mata-mata untuk Israel sebagai bagian dari penyelidikan spionase yang berlangsung hampir satu tahun yang mana sedikitnya 17 tersangka telah ditahan.

Sejauh ini, Israel belum berkomentar mengenai penangkapan-penangkapan itu. Sedangkan Hizbullah, yang didukung oleh Iran dan Suriah, telah minta hukuman mati bagi semua tersangka yang dihukum karena melakukan kegiatan mata-mata untuk Israel. Hizbulah dan Israel berperang 34 hari pada 2006.

Gelombang penangkapan itu dimulai pada April 2009 dengan penahanan seorang bekas jenderal bintang satu di direktorat keamanan umum.

Beberapa pejabat senior keamanan Libanon menyatakan, penangkapan-penangkapan itu telah menimbulkan pukulan besar pada jaringan mata-mata Israel di Libanon.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 comments

News Feed