Mabes TNI: Malaysia Bangun Helipad Tanpa Izin RI

Lagi-lagi, ketegangan muncul dari perbatasan. Malaysia dinilai secara sepihak membangun helipad yang letaknya 7 meter dari perbatasan. Mabes TNI mengungkapkan, Malaysia tidak pernah meminta izin kepada pemerintah Indonesia untuk membangun helipad tersebut.

Dalam perjanjian Sosek Malindo disepakati tidak ada kegiatan di perbatasan sepanjang 2 kilometer dari Indonesia dan Malaysia. Jika ada kegiatan misalnya di wilayah Malaysia di dalam garis 2 kilometer itu, harus meminta persetujuan dari Indonesia.

Begitu juga sebaliknya, jika Indonesia ada kegiatan harus meminta izin Malaysia. “Namun oleh Malaysia ini dilanggar. Mereka membangun tanpa persetujuan Indonesia,” Kapuspen TNI Marsekal Muda Sagom Tamboen saat dihubungi detikcom, Rabu (11/6/2008).

Sagom mengatakan, penemuan adanya helipad ini setelah adanya patroli gabungan antara Departemen Kehutanan, TNI dan Polri di wilayah perbatasan. “Tadinya kita dapat informasi helipad itu dibangun di wilayah kita. Tapi setelah dicek masih di wilayah Malaysia, tapi ini tetap saja melanggar karena daerahnya harus bebas kegiatan,” tutur Sagom.

Sagom mengatakan, pemerintah Indonesia dalam waktu dekat akan meminta penjelasan dan klarifikasi kepada Malaysia. “Tentunya pelanggaran ini akan kita protes,” tambah Sagom.

Sagom menyatakan, saat ini TNI akan terus memperketat pengawasan di perbatasan. “Kita memang sudah menempatkan pasukan di perbatasan. Namun memang tidak semua kita awasi karena begitu luasnya,” tambah Sagom.(detik.com)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed