Skip to main content

Mauritania Putuskan Hubungan Dengan Israel

By March 22, 2010One Comment

Mauritania telah memutuskan samasekali hubungan diplomatik dengan Israel, tegas menteri luar negeri negara Afrika baratlaut itu Sabtu malam, merampungkan proses yang telah dimulai tahun lalu.

Mauritania, negara Islam yang mencakup Afrika hitam dan Arab, telah menghentikan “hubungan diplomatiknya samasekali dan pasti dengan Isarel”, kata Naha Mint Nouknass di ibukota negara padang pasir itu, Nouakchott.

Pada suatu waktu, negara itu merupakan satu dari hanya tiga negara Arab yang memiliki hubungan diplomatik penuh dengan Israel, tapi pada Maret tahun lalu Mauritania mengusir wakil Israel dan menutup kedutaan besar negara Yahudi itu di Nouakchott. Dua negara Arab lainnya yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel adalah Mesir dan Jordania.

Tindakan itu terjadi setelah Mauritania membekukan hubungannya sebagai balasan terhadap serangan Israel di Gaza.

Lebih dari 1.400 warga Palestina, termasuk ratusan warga sipil, tewas dalam ofensif Israel yang dilancarkan dengan tujuan yang dinyatakannya untuk mengekang serangan roket dari Gaza itu. Tigabelas warga Israel, termasuk di antara mereka tiga warga sipil, juga tewas.

Pesawat Israel menyerang dua sasaran di Jalur Gaza, Jumat, satu hari setelah sebuah roket ditembakkan dari wilayah kantung Palestina itu. Tembakan roket itu, yang pertama dalam lebih dari setahun, menewaskan seorang pekerja Thailand di Israel.(antara)