Mengapa Jakarta Macet?

 macet.jpg

1. Gara-2 orang sering sembarangan membuang makanan, maka tikus berkembang biak dengan cepat dan jumlahnya bertambah banyak dengan cepat

2. Gara-2 tikus bertambah banyak, maka kucing juga makin banyak di Jakarta

3. Gara-2 kucing bertambah banyak, anjing-2 rame-2 pada beranak, karena mereka takut nantinya kucing mengalahkan mereka, dan bukannya anjing mengejar kucing tapi anjing dikejar kucing

4. Gara-2 anjing bertambah banyak, maka bermunculanlah di Jakarta para penggemar daging ‘guk-guk’

5. Para penggemar daging ‘guk-guk’ ini pada beli metro mini dan bus buat cari nafkah

6. Karena kebanyakan metro mini dan bus… macet deh Jakarta..

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 comments

  1. HORAS BAH, GAK ADA BERAS MAKAN GUK-GUK BAH
    Penggemar Daging Guk-Guk terdiri dari 3 suku besar di Indonesia, dilihat dari jenis cara mereka meracik menjadi makanan. Kalau berupa rendang/kuah merah sudah pasti dari Andalas sana dan kalo makanannya berupa Rica-rica/kuah kuning sudah pasti dari Celebes. Kalo cuma di bakar saja (seperti kambing guling) sudah pasti Torang Punya Gaya Jo. (Semua tau koq suku” yang dimaksud)

  2. Gokon DOHOT MARHITE JO….OLO BOASA SONGONI….MESTINA PEMPROV DKI DO NA MANGURUS I SUDE….UNANG SALAHON HUTING dohot BIANG

  3. yang jelas, Jakarta macet karena orang-orang pada mau berangkat kerja, solusi paling efektif, adalah libur kerja atau idul fitri setiap hari, atau bisa juga pemerintah DKI Jakarta mengadakan hari PHK masal…

News Feed