Merpati Luka

bagai merpati

ia menari

melayang-layang

melukis angkasanya

 

 

bagai merpati

ia tersentak

dihadang kawanan gagak

merekahlah lukanya

bagai merpati

ia terhuyung

menukik jatuh

mengalirlah darahnya

bagai merpati

ia menengadah

tertunduk lesu

mengucurlah derainya

bagai merpati

terseok-seok

berusaha bangkit

menguaplah asanya

bagai merpati

ia memekik parau

bertanya-tanya

itukah rekan induknya

bagai merpati

ia sekarat

menggelepar-gelepar

mereganglah nyawanya

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 comments

  1. Bagai Merpati,
    Ia lantunkan
    Nyayian duka
    penghinatan
    terhadap ayahnya
    dalam
    kuburnya
    yang sunyi sepi
    ………….

  2. Merpati… burung paling setia. Meski jauh ke mana pergi, ia tak pernah lupa sarangnya. Merpati adalah icon kejujuran, kesetiaan dan pesona. Tapi, merpati selalu saja menjadi burung yang teraniaya, karena ia tak punya cakar setajam elang, karena ia tak punya paruh sekokoh rajawali, karena ia tak pernah licik seperti gagak, karena ia hanya punya cinta. Tak mungkin induk merpati adalah gagak. Mustahil pula, anak merpati adalah Nasar. Merpati adalah merpati, burung yang tak pernah meninggalkan anak-anaknya sebelum bisa terbang sempurna dan lihai menari di angkasa.
    Merpati yang mengembara, pasti singgah mengais berkah, meski sarangnya diluluhlantakkan sekalipun.

News Feed