Mesir Kecam Film Iran tentang Sadat “Pembunuhan Sang Fira’un”

Hubungan Iran dan Mesir sempat memburuk setelah Mesir mengakui Isarel dalam Perjanjian Camp David. . Iran bahkan menjadikan nama Khalid Islambuli sebagai nama sebuah jalan raya di Tehran.

Namun pada masa presiden Mohammad Khatami, hubungan itu mulai membaik meski tidak pulih sepenuhnya. Terjadi beberapa kali kunjungan tingkat menteri antar dua negara terbesar di Timur Tengah itu.

Namun tampaknya hubungan kedua negara ini akan memburuk kembali setelah kasus film Iran berjudul “Pembunuhan Fira’un” yang mengisahkan pembunuhan mendian Presiden Mesir terbunuh, Anwar Sadat.

Mesir memanggil kuasa usaha Kedutaan Iran di Kairo dan menyampaikan nota protes atas film tersebut. Dilaporkan pula bahwa keluarga Anwar Sadat mengancam akan menggugat secara hukum produser film yang menggambarkan pembunuhan Anwar Sadat sebagai pembunuhan seorang martir terhadap seorang pengkhianat.

Sebagian pengamat menilai penayangan film ini di telivisi nasional Iran ditujukan sebagai bagian dari perang syaraf dengan Amerika dan rezim-rezim sekutunya di Timur Tengah yang menagkui eksistensi Isarel.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

  1. Allah berfimaى “dan selamanya orang-orang Yahudi dan Nasrani (Kristen) tidak akan pernah senang kepadamu (Muhammad) sehingga kalian mengikuti jejak langkah/millah mereka. Katakanlah Muhammad: “Sesungguhnya petunjuk Allah itu adalah pertunjuk (haq/kebenaran)”
    Memang seperti itulah sifat orang-orang Yahudi dan Nasrani. Mereka tidak akan pernah berhenti-berhentinya memaksakan kehendak/budaya/cara berfikir/kebiasaan mereka.
    Apapun akan mereka lakukan agar keinginan mereka tercapai. Mulai dari yang paling halus hingga yang paling busuk. Mulai bantuan pendidikan, obat-obatan hingga pembunuhan dan pembantaian.
    Jika kita membaca sejarah masa lalu, memang sejak nabi Musa as. kebiasaan orang orang israel suka melampaui batas. Salah satu cara mereka sekarang ini dalah dengan cara menghancurkan bangunan masjid, sekolah, rumah sakit bahkan tak luput dari kebiadan/keberingasan/kekejaman/kebinatangan. Inilah yang menyebabkan seluruh dunia sepakat untuk menghapus negara anjing ini dari peta dunia.
    saya peribadi sangat sepekat dengan apa yang dikatakan oleh Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad, bahwa holocuast tidak pernah terjadi atas orang-orang Yahudi di Jerman. Ini hanyalah cara/muslihat licik mereka agar dunia bersimpati kepada mereka (Israel Kera). disana dikatakan bahwa orang-orang Yahudi yang terbantai berjumah 6 juta. Padahal kita tahu bahwa saat ini saja jumlah mereka tidak lebih dari 7 juta saja.
    Okelah, holocaust “benar” terjadi pada mereka. Tapi kenapa rakyat Palestina yang harus menerima balasannya. Seharusnya jika mereka ingin menuntut balas mereka bisa mengganyang/menghancurkan Nazi yang ada di Jerman sana. Bukan malah berimigrasi dari Eropa ke Timur Tengah.
    Bahkan saya hanya MENGAKUI BAHWA HOLOCAUST YANG SESUNGGUHNYA TERJADI KEPADA RAKYAT PALESTINA.
    BY RIDHAL AHMADI

News Feed