Mesir Tahan Tokoh Hamas

aiman-taha

Israel dan Mesir berprilaku sama. Pihak berwenang Mesir mencekal anggota senior Hamas, Ayman Taha, kembali Jalur Gaza, Kamis (5/2), karena ia membawa uang kontan lebih dari 11 juta dollar di dalam tasnya.

Taha adalah bagian dari delegasi Hamas yang berada di Kairo pekan ini untuk berunding dengan intelijen Mesir mengenai gencatan senjata jangka panjang antara Israel dan kelompok-kelompok bersenjata Palestina di Gaza.

Kantor berita mesir, MENA, melaporkan, pejabat-pejabat Hamas akan kembali ke Kairo pada Sabtu untuk memulai lagi perundingan.

Sumber-sumber kepolisian di lintasan penyeberangan Rafah menuju Gaza mengatakan, pihak berwenang perbatasan menghubungi Kementerian Keuangan Mesir untuk meminta instruksi mengenai uang Taha.

Mereka menyatakan, uang kontan itu terdiri atas 9 juta dollar dan 2 juta euro (2,56 juta dollar). Kelima anggota lain delegasi Hamas, termasuk Jamal Abu Hashim dan Salah el-Bardawil, diizinkan menyeberang ke Gaza.

Dalam dua insiden terdahulu, Mesir mengizinkan Mahmoud el-Zahar, Menteri Luar Negeri Palestina dari gerakan Hamas, pergi kembali ke Gaza dengan membawa uang kontan masing-masing sekitar 20 juta dollar.

Uang itu diperlukan untuk membayar gaji pegawai ketika sanksi-sanksi Barat membuat pengiriman uang melalui bank sulit dilakukan.

Sanksi-sanksi itu masih diberlakukan dan Israel belum lama ini juga mencegah Pemerintah Palestina dukungan Barat melakukan pengiriman uang ke Jalur Gaza untuk membayar gaji pegawai mereka di sana.

Para pejabat Kementerian Keuangan Mesir belum bisa dihubungi untuk dimintai komentar mereka mengenai hal itu.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

  1. Gila… Mesir benar-benar tidak bisa dipercaya dan dan sangat diragukan netralitasnya dalam memfasilitasi perundingan antara Hamas dan Israil. Secara etika diplomatik, sangat tidak beradap menahan perwakilan berunding ditahan setelah mereka datang sebagai pihak yang diundang, apalagi perundingan masih dalam proses…
    Uang yang ia bawa tidak dibuktikan bahwa didapat dgn cara illegal, dan kalau disangkakan uang tersebut untuk kepentingan memperkuat Hamas, dan karena alasan itu ia ditahan, maka sikap Mesir sebagai mediator sudah sangat jelas terhadap Hamas. lalu apa yang bisa diharap dari mediasi itu? Mungkin bentuk formal saja yang tinggal ketuk palu dan keputusannya sudah ada diawal…

News Feed