Mesir Tutup Kantor Cabang Telivisi Alalam


Aparat keamanan Mesir menggerebek kantor cabang televisi internasional Iran berbahasa Arab, alalam, dan menyita sejumlah peralatan dan sejumlah cd rekaman siaran.

Tindakan sewenang-wenang ini tentu saja mengejutkan karena sejak 2002 kantor alalam tidak pernah melakukan pelanggaran apapun.

Diduga tindakan ini adalah reaksi atas pemutaran film “Pembunuhan Sang Fir’aun” yang mengisahkan pembunuhan Anwar Sadat oleh Khalid Islambuli dan rekan-rekannya, arahan sutradara Iran.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pemerintah Mesir melakukan protes terhadap penayangan film tersebut. Namun pemerintah Iran, seperti disampaikan oleh Menlu Mottaki, menganggap pemutaran film tersebut sebagai hak warga negara yang tidak bisa diintervensi oleh pemerintah.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 comments

  1. wah kalo gitu alasannya mirip dengan Denmark dong, yang menyatakan penghujatan Nabi Saw adalah hak kebebasan berpendapat warga negaranya.

    menurutku mending hal2 yang esensial seperti kantor berita atau telekomunikasi lebih dipentingkan ketimbang pemuatan sejarah di tv. Sejarah Anwar Sadat bisa disebarkan lewat buku2 atau lainnya yang tidak blak2an seperti dibuat filmnya dan ditayangkan di tv. Bagaimanapun hubungan dengan negara tetangga harus dijaga, kecuali kalo negara tetangganya lagi keterlaluan.

  2. Mesir identik dengan negara Yahudi jadi tidak heran bila ada tv yang anti Yahudi, mesir akan melarangnya baik secara terang-terangan maupun secara diam-diam sehingga kita tidak heran walaupun berita tv itu membawa kebaikan bagi dunia islam karena Mesir takut boroknya ketahuan bahwa Mesir sudah di jajah Zionis

News Feed