Aan, “New Kid on The Blog”

Ada pendatang baru di dunia blog. Pengelolanya bukan kid sih, karena sudah tidak imut-imut lagi. Tapi yang membuat saya berkenan untuk memasukkan alamat blognya dalam list “link” blog STOA adalah namanya yang angker, “Republik Anarki”.

Anak indo (blasteran Jawa Madura) ini memang sosok anarkis. Suka berantem tapi cengeng kalo dengar derita orang lain apalagi cewek.

Kita memanggilnya Aan. Belum apa-apa sudah mengisi blognya dengan posting-posting dahsyat.

Bila berkenan, sila mampir. Lebih menyenangkan, bila memberikan comment disitu.

Ada yang berpendapat bahwa nge-blog adalah cermin narcicme, tapi menurut saya, ngeblog adalah mimbar ceramah, apalagi sejak 3 tahun ini saya sudah tidak laku lagi di majelis taklim. Jadi, itung-itung berdakwah. Aan juga mau dakwah, katanya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 comments

  1. hemmm udah kami lihat ust, dah dibaca
    juga salah satu tulisannya
    ada yang ngajak para pembaca wat menerima perokok juga malah
    fulgaritsa tulisannya juga tidak mencerminkan sebagai seorang pendakwah
    jadi mau berdakwah untuk siapa kalau isnya porno2 juga…
    walah sampen baca dulu dunk tulisannya…..
    wasalam

  2. Maaf, mas. Saya tidak merasa perlu mendakwahi seseorang atau banyak orang. Melalui blog, saya sekedar mencipratkan gagasan. Jika tulisan saya (aku, kawanku dan majalah porno) di Republik Anarki, Anda maknai sebagai aib, maka bagi saya, Anda saja yang ngeres. Fiksi singkat itu menggugat pesinetron yang berpose bugil di majalah, sementara di acara TV, dia berperan sebagai ustad. Bukan mau pamer, tapi fiksi saya itu pernah dimuat di salah satu majalah nasional di REpublik Indonesia.

News Feed