Skip to main content

Obama: Jangan Biarkan PBB Keluarkan Resolusi Kecam Israel

By January 10, 201210 Comments

Malcom X punya sebutan sinis untuk para afro-amerika yang berwatak Yankee, yaitu ‘house nigger’ karena selalu melayani kepentingan kaum bule sebagai babu, baby sitter, juru maasak dan sebagainya. Mungkikah julukan itu layak dianugerahkan kepada Barack Obama?

Senator Demokrat, sekaligus kandidat presiden AS, Barack Obama, pada 23 Januari, menulis surat kepada duta besar AS untuk PBB, Zalmay Khalizad, yang meminta sang dubes untuk memastikan agar Dewan Keamanan PBB tidak mengeluarkan pernyataan atau resolusi apa pun mengenai tindakan Israel terhadap Jalur Gaza.

Di awal karirnya, Obama relatif memiliki perspektif yang seimbang tentang konflik Israel-Palestina. Sebagai contoh, dalam kampanyenya untuk Kongres pada 2000, Obama mengkritik kebijakan pemerintahan Clinton yang mendukung pendudukan dan kebijakan-kebijakan Israel tanpa reserve.

Namun dalam dua tahun terakhir, Obama mulai mereposisi menjadi pendukung kebijakan pemerintah Israel garis keras. Bahkan dalam beberapa hal, pernyataannya tidak jauh berbeda dengan pemerintahan Bush.

Ketika diminta oleh beberapa aktivis perdamaian untuk mendesak pemerintah Israel agar mengakhiri kolonisasi dan pendudukan ilegal atas wilayah-wilayah Palestina, Obama berkata, “Kita jangan sampai mendikte apa yang terbaik buat Israel dan kepentingan keamanannya, dan jangan sampai ada perdana menteri Israel yang merasa dipaksa untuk maju ke meja perundingan.”

Berikut ini adalah surat sang Senator kepada Khalizad. Surat itu akan berbicara dengan sendirinya bagaimana kini Obama mulai belajar mencintai Israel.

Duta Besar Khalilzad yang terhormat,

Saya memahami bahwa hari ini Dewan Keamanan PBB bertemu berkaitan dengan situasi di Gaza, dan bahwa sebuah resolusi atau pernyataan akan segera dikeluarkan dari Dewan itu.

Saya mendesak anda untuk memastikan bahwa Dewan Keamanan tidak mengeluarkan pernyataan dan resolusi apa pun mengenai persoalan ini yang tidak sepenuhnya mengecam serangan roket (istilah roket selama ini agak berlebihan mengingat yang dimaksud sebenarnya adalah bom-bom pipa—red) oleh Hamas yang diarahkan kepada warga sipil di selatan Israel…

Semua kita prihatin mengenai dampak dari penutupan perbatasan terhadap keluarga-keluarga Palestina. Namun demikian, kita harus memahami mengapa Israel terpaksa melakukan hal itu…Israel memiliki hak untuk merespon sementara pada saat yang sama meminimalisasi dampaknya terhadap warga sipil.

Dewan Keamanan seharusnya secara jelas dan eksplisit mengecam serangan roket itu…jika ia tidak bisa menjadikan pemahaman ini sebagai poinnya, maka saya mendesak anda untuk memastikan bahwa ia tidak mengatakan sesuatu apa pun.

Barack Obama

Senator Amerika Serikat

(www.icc-jakarta.com)