Pakai Celana Melorot, Denda Rp1,8 Juta

Mereka yang gemar memakai celana di bawah pinggang alias melorot perlu berhati-hati jika melancong di kota Dublin, negara bagian Georgia, Amerika Serikat (AS). Pasalnya, pemakai celana dengan gaya tidak senonoh itu bakal dikenai denda hingga US$200 atau sekitar Rp1,8 juta.

Walikota Dublin, Phil Best, akan menandatangani amandemen undang-undang perilaku tidak senonoh pada pekan ini. Amandemen ini, menurut laman stasiun televisi CNN, akan memasukkan larangan bercelana atau pakai rok tiga inci di bawah pinggang, atau yang memperlihatkan kulit atau celana dalam.

“Kami mendapatkan beberapa keluhan dari masyarakat yang mengatakan mereka yang memakai celana di bawah pinggang adalah orang-orang yang kasar, dan kami diminta melakukan sesuatu terhadap hal itu,” ujarnya.

Keluhan ini menurutnya telah ada sejak setahun yang lalu, dia lalu melakukan riset menanggapi hal ini. Hasilnya, anggota dewan kota memutuskan bahwa pemakaian celana melorot masuk kedalam kategori yang sama dengan masturbasi, pencabulan, dan buang air kecil di tempat umum.

Polisi kota akan menindak mereka yang masih mengenakan celana ini dengan memberikan denda mulai dari US$25 sampai US$200, atau pelayanan sosial yang diperintahkan pengadilan.

Peraturan ini tidak hanya diberlakukan di Dublin saja. Riviera Beach, Florida, dan Flint, Michigan, telah melarang pemakaian celana melorot sejak beberapa tahun terakhir. DI Riviera Beach peraturan ini telah dinyatakan inkonstitusional setelah menjalani gugatan pengadilan.

Bahkan pemerintah Brooklyn, New York, mengkampanyekan anti celana melorot dengan rangkaian billboard yang menampilkan remaja pria mengenakan celana melorot dan tulisan “Angkat celanamu, angkat citramu”. (vivanews)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 comments

  1. kebohongan barat tetap aja kelihatan. mengapa mereka memperlakukan busana jilbab seperti yg ada sekarang. bukankah larangan berjilbab akan lebih bahaya dari pada sekedar kelihatan pantat dan celana dalamnya.

  2. Yah negri yang aturannya bukan dari Syariat Islam,juga penduduknya mayorotas Non muslim-pun masih punya etika,tapi mengapa Indonesia yang mayoritas kaum muslimin malah ikut-ikutan masyarakatnya memakai kostum yang seronok dan tidak beradab tersebut.
    Benar-benar masyarakat Indonesia pola pikir dan pola sikap nya sudah Copy paste menjiplak abis tanpa berpikir lagi bila akan menjiplak gaya hidup jahiliyah.

    Inilah salah satu keberhasilan para penjajah di dalam membodohkan umat Islam di Indonesia.

  3. assalamualaikum,
    ustadz ana minta tolong untuk di blogroll blog ana,
    semutjenius.wordpress.com
    atas kesediannya terima kasih

News Feed