Skip to main content

Parlemen Malaysia Bahas Sebutan Sinis “Indon”

By December 3, 20119 Comments

Panggilan “Indon” bagi WNI di Malaysia mencuat di Parlemen Malaysia, Selasa malam (23/10), ketika sedang membahas anggaran kegiatan parlemen negara jiran ini.

Anggota parlemen Sri Aman, Jimmy Donald, mencuatkan isu ini karena Indonesia merasa terhina dan dipermalukan dengan panggilan Indon, padahal panggilan itu tidak ada maksud dan prasangka apa pun.

“Rakyat Malaysia tidak berniat merendahkan martabat dengan panggilan seperti itu,” katanya sebagai dikutip Berita Harian, Rabu.

“Rakyat Malaysia tidak prejudis (berprasangka, buruk red) terhadap warga Indonesia,” kata Jimmy.

“Saya diinformasikan bahwa rakyat Indonesia, termasuk pemimpin dan menterinya sangat sensitif dan tidak suka dipanggil Indon,” tambah dia.

“Ada tidak usulan anggaran untuk memberi pengertian supaya mereka (Indonesia) menyadari kita bukan prejudis dan merendah-rendahkan mereka?” katanya.

Dr Rahman Ismail, anggota parlemen dari Barisan Nasional untuk wilayah Gombak, mengatakan perlu adanya anggaran untuk menjelaskan hal itu kepada rakyat Indonesia terkait panggilan Indon.

Dr Rahman turut mendesak Kerajaan Malaysia untuk segera bertindak membendung prejudis rakyat Indonesia terhadap Malaysia yang dianggap sebagai sombong.